Mon. Jul 15th, 2024

10 Cara Ampuh Mengatasi Overthinking, Bantu Hentikan Kebiasaan Berpikir Berlebihan

 

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Overthinking atau overthinking diartikan sebagai pola pikir yang berulang-ulang dan tidak produktif. Hal ini biasanya menimbulkan perasaan cemas dan tidak nyaman.

Menurut terapis berlisensi Chay Tanchanco, LMFT, di masa lalu, berpikir berlebihan adalah alat bertahan hidup yang berguna untuk menghadapi bahaya.

Namun saat ini, Tanchanco mengatakan dia tidak lagi menghadapi bahaya yang sama seperti nenek moyangnya. Namun, otak masih bekerja dengan cara yang sama.

“Di dunia modern, otak mencoba memprediksi bahaya sambil menghadapi stigma, ekspektasi, dan perlindungan yang kompleks dari masyarakat saat ini,” tambah Tanchanco.

Menurut terapis berlisensi Kimberly Martin, LMFT, ada beberapa cara terjadinya overthinking, antara lain: Perenungan. Berpikir berulang dan fokus pada pikiran dan perasaan negatif Terlalu waspada. Selalu menilai potensi bahaya. berpikir negatif Dengan asumsi hal terburuk akan terjadi

Jika overthinking mengganggu keseharian Anda, cobalah tips mengatasi overthinking berikut ini, seperti dilansir Mindbodygreen pada Kamis, 4 Juli 2024. 1. Sadarilah bahwa Anda sedang overthinking.

Untuk menghentikan kebiasaan berpikir berlebihan, Anda bisa memulainya dengan langkah sederhana yaitu menyadari bahwa Anda sedang melakukannya.

 “Menyadari bahwa Anda terlalu banyak berpikir adalah langkah pertama untuk menghentikan perilaku tersebut,” kata terapis berlisensi Cynthia Siadat, LCSW.

Ketika Anda menyadari bahwa Anda terlalu banyak berpikir, Anda bisa mulai melatih mindfulness atau perhatian. Perhatian penuh dapat membantu Anda mengamati siklus pola pikir yang berlebihan.

Dengan memahami seluruh bagian dari pola overthinking ini, Anda bisa lebih mudah keluar dari siklus tersebut dan menghentikan kebiasaan overthinking.

Saat Anda mulai berpikir berlebihan, penting untuk segera mengenali tanda-tandanya agar momen tersebut bisa dijadikan isyarat untuk melakukan aktivitas guna mengalihkan perhatian Anda.

Siadat mengemukakan gagasan kegiatan ringan sebagai berikut: Gerakan praktis. Bangun dan berjalan ke ruangan lain atau membersihkan rumah dapat membantu mengalihkan pikiran negatif. Aktivitas fisik yang sehat. Minum segelas air putih atau melakukan aktivitas fisik ringan dapat memberikan efek positif bagi tubuh dan pikiran kita. Gerakan yang menyenangkan. Menari atau peregangan dapat membantu meningkatkan mood Anda.

Aktivitas fisik yang seimbang dan sehat juga terbukti berdampak positif pada emosi. Dengan memberi kesempatan pada tubuh Anda untuk bergerak, Anda dapat membantu meredakan pikiran-pikiran yang berlebihan dan tidak membantu.

“Pelatihan mindfulness bisa menjadi aktivitas/keterampilan sehat yang memungkinkan Anda berlatih mengalihkan pikiran ke masa kini, bukan masa lalu atau masa depan,” kata Martin.

Misalnya, ia merekomendasikan aktivitas mindfulness seperti berikut: Latihan pernapasan Meditasi Eksplorasi tubuh Relaksasi otot progresif Berjalan Latihan kekuatan Menari Peregangan Menari Berkebun

“Kuncinya adalah tetap mengetahui apa yang Anda alami secara internal dan/atau eksternal saat ini,” katanya. 4. Jangan menekan pikiran negatif

Martin mengatakan bahwa menekan pikiran negatif dapat menyebabkan berpikir berlebihan.

“Seperti ketika seseorang menyuruhmu untuk tidak menyentuh sesuatu, itu membuatmu semakin ingin menyentuhnya,” ujarnya.

Jika Anda sering mengalami pikiran negatif yang terus-menerus, cobalah perhatikan kapan hal itu muncul sambil mencari cara untuk mengatasinya.

“Saat Anda merasa siap, Anda bisa mulai menantang pikiran negatif tersebut dan menghindari terjebak dalam pola berpikir berlebihan,” jelas Martin.

Menulis jurnal adalah cara yang berguna untuk mengungkapkan pikiran berlebihan Anda karena begitu Anda menuliskannya di atas kertas, pikiran tersebut dapat diproses dan dilepaskan.

Anda bisa memulainya dengan menuliskan pemikiran Anda terlebih dahulu, lalu mengembangkan kebiasaan mencatat hal-hal yang Anda syukuri dalam jurnal.

Selain itu, cobalah metode lain untuk mengekspresikan pikiran Anda, seperti menggambar atau berkreasi. 6. Ubah lingkungan Anda

Terkadang berada di suatu tempat bisa menyebabkan Anda berpikir berlebihan. Oleh karena itu, pindah ke tempat baru atau mengubah lingkungan tempat Anda berada bisa sangat membantu.

“Memutar white noise atau musik santai juga dapat membantu mengalihkan pikiran, menenangkan pikiran yang tidak diinginkan, dan mengingatkan otak untuk beristirahat,” saran Martin.

 

Jika terlalu banyak berpikir disertai rasa khawatir, cemas, dan pikiran tertekan, melakukan sesuatu yang Anda sukai bisa menjadi penawar yang ampuh.

Lakukan aktivitas favorit yang membuat Anda tidak fokus, seperti mengajak hewan peliharaan jalan-jalan, menelepon teman, atau memasak makanan favorit dengan hati-hati. 8. Beri diri Anda kasih sayang

Jika pikiran Anda yang berlebihan cenderung berkisar pada perasaan ragu atau ragu pada diri sendiri, Siadat menyarankan untuk menerapkan rasa self-compassion.

 “Meningkatkan praktik self-compassion bisa jadi sulit terutama bagi orang-orang yang merasa terlalu banyak berpikir,” jelas Siadat.

Jika Anda terlalu memikirkan suatu masalah, cobalah membicarakannya secara langsung dengan orang tersebut alih-alih memikirkannya sendiri.

Kekhawatiran merupakan hal yang wajar, apalagi jika kepercayaan masih rapuh. Cara terbaik untuk memahami orang lain adalah dengan membuka jalur komunikasi yang jelas.

Jika Anda belum siap untuk berbicara langsung dengan orang yang membuat Anda terlalu banyak berpikir, hubungi ahli kesehatan mental, seperti psikoterapis.

Berbicara dengan profesional dapat membantu Anda mengidentifikasi kebiasaan dan pola yang mungkin tidak Anda sadari. Terapis dapat bertindak sebagai pihak ketiga yang netral yang dapat membantu Anda mengatasi pola pikir Anda yang berlebihan. 10. Jangan terlalu keras pada diri sendiri

“Overthinking bukanlah suatu kelemahan. Overthinking adalah akibat alami dari menjadi cerdas dan berada di tengah tekanan kehidupan modern yang kompleks,” Siadat mengingatkan.

Ketika berpikir berlebihan menghalangi kehidupan yang memuaskan, ini menunjukkan bahwa Anda perlu mencari cara lain yang lebih efektif untuk menghadapi tantangan yang Anda hadapi.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *