Sat. Jul 13th, 2024

Alasan Bank Mandiri Lepas 60% Saham Mandiri Inhealth

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjual dan mengalihkan 600.000 saham atau 60% dari total saham yang diterbitkan Mandiri Inhealth kepada IFG Life pada 26 Juni 2024.

Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (EIB) tanggal 27 Juni 2024, Senin (7 Januari 2024), penjualan Mandiri Inhealth melibatkan Bank Mandiri dan IFG Life: perusahaan yang dikendalikan langsung atau tidak langsung oleh: Transaksi afiliasi termasuk dengan mengambil ini menjadi pertimbangan. Pemerintah Indonesia.

Sebagaimana disebutkan dalam keterbukaan informasi BEI, “Transaksi ini dilakukan bersama dengan afiliasinya, mengingat penjualan Mandiri Inhealth dilakukan dalam rangka konsolidasi sektor asuransi dalam negeri dengan IFG, induk perusahaan asuransi negara. perusahaan.” .

Transaksi tersebut diyakini membutuhkan sinergi antar afiliasi untuk mencapai tujuan tersebut. Ia mengatakan: “Kami berharap penjualan ini dapat meningkatkan potensi sinergi bisnis dan melengkapi kemampuan yang ada untuk memberikan manfaat yang lebih luas dan optimal bagi perusahaan.”

Sedangkan Bank Mandiri memperoleh dana Rp 1,71 triliun dari penjualan Mandiri Inhealth. Transaksi penjualan Mandiri Inhealth telah diselesaikan berdasarkan POJK No. Ini bukan merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud pada ayat 1. Pada tanggal 17 Desember 2020, nilai transaksi tersebut mewakili 0,59% modal Perseroan berdasarkan laporan keuangan tahunan. melaporkan laporan keuangan konsolidasi Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, sehingga menghasilkan ambang batas transaksi signifikan yang ditentukan sebesar 20%. tidak mencapai. Pasal 3 ayat 1 POJK n. 17/2020.

Setelah transaksi penerbitan saham Mandiri Inhealth, Bank Mandiri kini memiliki 200.000 lembar saham Mandiri Inhealth senilai Rp 200 miliar atau 20% dari total saham yang diterbitkan Mandiri Inhealth.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Darmawan Junaidi resmi meluncurkan fitur baru pada aplikasi Livin’ by Mandiri. Kali ini tersedia fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi nasabah.

Darmawan menegaskan rangkaian fitur yang diluncurkan merupakan upaya inovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Tentu saja tidak termasuk layanan transaksi perbankan.

“Saya percaya inovasi dan kualitas adalah kunci untuk memberikan pengalaman perbankan terbaik kepada nasabah kami. “Di Bank Mandiri, janji kami adalah memberikan kemudahan dan kenyamanan melalui inovasi terdepan,” kata Darmawan saat kampanye bertajuk #BeyondSuperAPP yang digelar di Sarina, Jakarta, Jumat (28 Juni 2024).

Darmawan mengatakan, fitur terbaru Livin’ KPR akan memudahkan nasabah dalam mengajukan KPR. Pelanggan dapat mengajukan KPR di Livin’ by Mandiri sambil mencari rumah yang sesuai dengan kebutuhannya.

Kehadiran kapabilitas Livin’ KPR diharapkan dapat mengefektifkan akuisisi KPR dan menambah portofolio Mandiri KPR di tahun 2024. Saat ini, beban KPR Bank Mandiri meningkat 31,4% year-on-year, ujarnya.

Fitur ini menawarkan beragam keuntungan, antara lain pilihan properti yang beragam, suku bunga yang kompetitif, potongan harga penawaran, dan penyelesaian aplikasi yang mudah. Pelanggan dapat dengan mudah mencari properti berdasarkan preferensi harga dan ketersediaan utilitas terdekat. 

Sekaligus Anda dapat membuat rencana keuangan dengan fitur simulasi cicilan dan memantau status permohonan KPR Anda secara real time dengan KPR Tracking.

“Sebagai super app finansial dan gaya hidup terkemuka, Livin’ by Mandiri telah menjadi kebutuhan pokok dalam mempermudah transaksi sehari-hari dan memberikan hiburan yang membawa kebahagiaan bagi pengguna seperti fitur Livin’ KPR dan Livin’ Sukha,” ujarnya.

 

Darmawan mengatakan hingga Mei 2024, pengguna terdaftar aplikasi Livin’ by Mandiri telah mencapai 25,4 juta. Angka ini meningkat sebesar 37% (year-over-year) dibandingkan tahun sebelumnya. 

Berdasarkan jumlah tersebut, total nilai transaksi Livin’ by Mandiri hingga akhir Mei 2024 mencapai Rp 1,552 triliun dengan volume transaksi tahunan sebesar 1,45 miliar (ytd).

“Sejak diluncurkan pada Oktober 2021, Livin’ by Mandiri telah memenuhi kebutuhan nasabah akan tabungan, perdagangan, pinjaman, dan pengembangan keuangan melalui ratusan fitur inovatif. Nasabah dapat membuka rekening baru di 120 negara menggunakan kartu SIM lokal. ” jelasnya.

Pada kuartal pertama tahun 2024, Livin’ by Mandiri akan menyediakan fungsi pembayaran QRIS yang memungkinkan pemilihan tiga sumber pembiayaan (deposito, kartu kredit, pascabayar), Tap to Pay, QR Cross Border dan solusi Forex yang memungkinkan pelanggan melakukan transaksi. transaksi di luar negeri. Tanpa konversi. 

Selain transaksi finansial, nasabah juga dapat menikmati layanan Livin’ by Mandiri yang disesuaikan dengan kebutuhan gaya hidup melalui fitur Sukha. 

Pelanggan dapat membeli tiket konser, membeli tiket pesawat, kereta api, dan transportasi lainnya dari ratusan merchant online tanpa harus berpindah aplikasi, serta menikmati konten menarik dari SukhaTV, SukhaReels, dan SukhaNews.

 

 

Sebelumnya, Darmawan Junaidi, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, mendemonstrasikan keunggulan aplikasi Livin’ by Mandiri. Bahkan, mereka mengklaim super app tersebut bisa diakses dari mana saja di Tanah Air.

Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa aplikasi yang dikembangkan Bank Mandiri tidak kalah saingnya dengan negara lain. Dia mengatakan tidak ada bank di negara lain yang bisa mendaftarkannya.

“Kami ingin seluruh masyarakat Indonesia menyadari bahwa ada keunggulan kompetitif di luar super apps yang dimiliki perbankan Indonesia,” kata Darmawan saat kampanye bertajuk #BeyondSuperAPP yang digelar di Sarina, Jakarta, Jumat (28 Juni 2024).

“Sebenarnya produk seperti Livin’ di negara lain mungkin belum ada yang tersedia di seluruh dunia, apalagi di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Tercatat, Livin’ Mandiri mampu menjangkau 120 negara di seluruh dunia. Calon pelanggan dapat mengakses aplikasi menggunakan kartu SIM lokal.

“Jangan sampai kelewatan. Aku punya teman yang pernah pakai Livin, dan teman yang belum pakai Livin pasti iri. Beyond banyak sekali kemudahan, minat, dan penawaran menariknya. Super app Livin’,” tuturnya.

Hingga Mei 2024, jumlah pengguna terdaftar aplikasi Livin’ by Mandiri telah mencapai 25,4 juta. Angka ini meningkat sebesar 37% (year-over-year) dibandingkan tahun sebelumnya. 

Padahal, berdasarkan jumlah tersebut, total nilai transaksi Livin’ by Mandiri hingga akhir Mei 2024 mencapai Rp 1,552 triliun dengan volume transaksi tahunan sebesar 1,45 miliar (ytd).

 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *