Fri. Jul 19th, 2024

Bank BJB Bakal Tebar Dividen Rp 1 Triliun

By admin Jun16,2024 #bank #Bank BJB #BEI #BJBR #dividen

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta PT Banka Pembangunan Daerah Jawa Barat i Banten Tbk (BJBR) atau Banka BJB, dalam Rapat Umum Tahunan (RUPST) menyetujui pembayaran dividen tunai sebesar Rp 1 triliun atau setara Rp 95,05 kepada pemegang sahamnya. per saham.   Berdasarkan informasi yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (4/4/2024), Bank BJB meraih laba bersih sebesar Rp172.000.000.000 pada tahun 2023, 58,27 persen dari laba bersih tersebut berupa uang tunai. dividennya mencapai Rp 1 triliun. Keputusan ini setara dengan Rp 95,05 per saham. Sedangkan sisanya sebesar Rp716,21 miliar atau 41,73 persen dibukukan sebagai laba ditahan.  Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Bank BJB meraih kinerja keuangan positif pada tahun 2023. Pada tahun 2023, Bank BJB membukukan laba sebesar Rp 2,14 triliun dengan non-performing loan (NPL) yaitu kredit macet yang terjaga dengan baik. tingkat 1,35 persen. Selain itu, total aset Bank BJB pada tahun 2023 sebesar Rp188,2 triliun, meningkat dari sebelumnya sebesar Rp181,2 triliun. Total aset Bank BJB tumbuh menjadi yang terbesar di antara bank pembangunan daerah (RBD) Indonesia. Bank BJB menyatakan dana pihak ketiga (DPK) meningkat 4,17% year-on-year menjadi Rp 136,61 triliun. Rasio permodalan bank juga kuat, yakni 20,05%. Bank juga menghasilkan pendapatan bunga sebesar Rp14,26 triliun, meningkat dibandingkan tahun lalu sebesar 4,57%. Sementara beban bunga BJB meningkat 37,63% menjadi Rp7,19 triliun. Dengan demikian, pendapatan bunga bersih bank tersebut mengalami penyesuaian sebesar 15,98% year-on-year menjadi Rp7,06 triliun.   Penafian: Semua keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. matthewgenovesesongstudies.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Dalam Rapat Umum Tahunan (RUPST) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (Bank BJB) menyepakati perubahan klasifikasi direksi dan wali amanat.

Dirut Bank BJB, Direktur Yuddy Renaldi, memaparkan hasil rapat yang memutuskan menunjuk Ventje Raharjo, mantan Direktur Utama Masyarakat Ekonomi Saría Indonesia (MEKSI), sebagai Ketua Dewan Pengawas Bank BJB.

Jabatan pimpinan yang baru akan berlaku setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan uji kemampuan dan kepatutan serta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan terkait, jelas Yuddy, Selasa, dikutip Antara. /4/2024). Dewan kemudian menunjuk Hana Dartiwan sebagai CFO menggantikan Nia Kanio. Selain itu, Yusuf Saadudin ditunjuk sebagai Direktur Bisnis Konsumer dan Ritel.

Susunan komisaris dan direksi baru BJB adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris Komisaris Utama Independen: Ventje Raharjo Komisaris: Tomsi Tohir Komisaris: Rudie Kusmayadi Komisaris Independen: Diding Sakri Direksi Direktur Utama: Yuddy Renaldi Direktur Kepatuhan: Cecep Trisna Chief Financial Officer: Hana Dartiwan Direktur Perdagangan dan UMKM : Nancy Adistyasari Direktur Konsumer & Retail: Yusuf Saadudin Direktur IT & Transaction Banking: Rio Lanasier Direktur Operasional: Tedi Setiawan

Sementara itu, perseroan juga memaparkan hasil keuangan tahun 2023 dalam RUPST.

Bank BJB membukukan laba Rp 2,14 triliun dan rasio kredit bermasalah (NPL) atau rasio kredit macet bertahan di level 1,35 persen.

Selain itu, total aset Bank BJB pada tahun 2023 sebesar Rp188,2 triliun juga meningkat dari sebelumnya sebesar Rp181,2 triliun.

Presiden Yuddy Renaldi, Direktur Bank BJB di Jakarta, Selasa. mengatakan total aset perseroan tumbuh terbesar di antara bank pembangunan daerah (RBD) lainnya.

“Ini merupakan koordinasi yang solid atas kerja sama seluruh insan Bank BJB untuk memulai dan menggerakkan perekonomian daerah serta memperkuat eksistensi perseroan di dunia perbankan,” ujarnya.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *