Mon. Jul 15th, 2024

Bisa Ditiru! Ini Cara Unik Agen BRIlink di Gresik untuk Jaga Pelanggan Tetap Setia

Melansir matthewgenovesesongstudies.com, bisnis di Gresik memerlukan perencanaan yang matang. Bukan sekedar perencanaan, tapi juga membangun pola pikir yang kuat, agar kesuksesan bisa diraih. Hal itulah yang dilakukan Muhammadun, 51 tahun, asal Gresik, Jawa Timur.

Makhamdoun menceritakan, dirinya adalah seorang sopir truk dan bekerja di toko furnitur selama 15 tahun sebelum menjadi agen BRILink. Setelah bekerja ‘di jalanan’ dan menyadari bahwa hidupnya berantakan karena lebih banyak tanggung jawab terhadap keluarganya, ia mencoba bisnis lain, yaitu konter telepon seluler dan aksesoris.

“Setelah menikah dan mempunyai anak, saya baru merintis usaha konter telepon seluler dan mulai menjual produk di etalase. Kemudian saya ditawari Kementerian BRI untuk bergabung di Unit Domus sebagai agen BRILink.” kata Muhammadun. . Di bawah bimbingan Petugas Cabang (BO) Agen BRILink Unit Domus di Jalan Geding Watu, RT 01 RW 05, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Makhamdoun saat itu mengaku masih awam dan belum mengetahui bagaimana menjalankan tugasnya sebagai agen BRILink. Selain itu, menurutnya, membangun bisnis dan menjadi agen BRILink pasti membutuhkan ruang usaha yang besar. Meski demikian, ia meyakini menjadi agen BRILink adalah salah satu pilihan terbaik. 

Selama menjadi agen BRILink, ia melakukan pendekatan unik dalam mencari nasabah dan dikenal luas di masyarakat setempat. Untuk melakukan hal tersebut, Makhamdoun membuat program yang berjalan secara rutin dan menarik minat pengguna.

“Di sini saya ada transfer BRI, transfer antarbank, tarik tunai, tabungan, pembelian pulsa, pembayaran listrik, pembayaran cicilan pinjaman, pembayaran PDAM, pembayaran telepon, pembayaran multifinance, pembelian asuransi dan pembayaran BPJS. Transfer antarbank masih yang paling diminati. “Yang paling besar, saya mulai dikenal masyarakat karena saya membuat program setiap lima transaksi, dapat minuman gratis,” ujarnya.

Untuk memastikan pelanggan tetap setia, Makhamdun kembali menghadirkan program menarik yaitu program struk kertas senilai Rp 500. Jika sudah mengumpulkan banyak kwitansi, bisa ditukarkan dengan uang tunai atau barang lain yang setara dengan nilai dan jumlah kwitansi, jelasnya.

“Tujuan dari program ini adalah agar pelanggan tetap setia dan tidak menyalahkan. Misalnya menerima 10 struk, maka dalam satu kali transaksi tidak akan dikenakan biaya. pergi, sehingga pelanggan di sini setia bertransaksi,” imbuhnya. Berkat inovasinya, Muhammadun menjadi favorit para pelanggannya. Ia pun mengaku usahanya perlahan berkembang hingga mampu membiayainya. Dapatkan pinjaman modal dari BRI dalam bentuk KUR.

“Alhamdulillah situs saya banyak transaksinya, rata-rata 10.000 transaksi per bulan, sekitar 200-300 transaksi per hari. Pendapatan bulanan saya juga sangat bermanfaat. Saya bisa menabung sebagian pendapatan saya dari AgenBRILink. Rata-rata. Saya masih dapat penghasilan sekitar 3 juta – 5 juta bisa ditabung,” ujarnya.

Pada tahun 2022, Muhammedun juga berencana menjadi mitra Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) terkait operasional dan pengembangan bisnis dan agen BRILink. Untuk mencari pelanggan, ia selalu bersosialisasi dengan masyarakat setempat, itu kuncinya dan harus ia lakukan. Selain menawarkan transaksi, ia juga dapat membantu BRI memberikan referensi dan informasi kepada masyarakat yang membutuhkan pinjaman atau tabungan.

“Jadi saya tinggal menghubungi petugas bank BRI yaitu Menteri BRI, baru Menteri BRI yang memprosesnya. Bahkan saat ini saya rekanan UMi dan banyak yang mengajukan pinjaman KECE ke saya.” Maksimal Rp 5 juta untuk kredit KECE,” ujarnya.

Saat ini, Muhammadun membagikan umi kepada ratusan warga sekitar dengan pinjaman rata-rata Rp 1-3 juta. Soal pelunasan, pihaknya mengaku nasabahnya bisa dengan mudah membayar cicilan bulanannya. Baginya, menjadi agen penyalur UMi tidaklah mudah, karena ada tantangan dari kompetitor dan rentenir di desanya.

“Saya berencana memberantas rentenir di desa saya dan ada warung yang selalu dikunjungi rentenir,” ujarnya.

Berkat kegigihan dan kerja kerasnya, keberadaan AgenBRILink telah memberikan banyak manfaat bagi kehidupan Muhammadun dan keluarganya. Salah satunya bisa berangkat umrah.

“Saya berangkat umrah sebagai ucapan terima kasih kepada AgenBRILink BRI pada tahun 2017, dan setiap tahunnya saya sering mendapatkan hadiah dari program AgenBRILink. Masyarakat sekitar sini, bahkan pengurus RT RW, sangat mendukung saya.

Melalui profesinya sebagai agen BRILink, Makhamdoun juga bisa membangun rumah dan toko, serta menyekolahkan anaknya.

“Saya juga berterima kasih kepada BRI karena dengan menjadi agen BRILink saya bisa membangun rumah dan melakukan pembelian dalam jumlah besar, membeli mobil, menyekolahkan anak saya dan kedepannya saya akan menyekolahkan anak saya di AgenBRILink”, tegasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Sperry menambahkan keberadaan AgenBRILink diharapkan mampu membangun ekosistem ekonomi mikro, salah satunya penyaluran kredit melalui agen mitra BRILink UMi. Agen Mitra UMi merupakan agen yang fokus pada penyaluran pinjaman ultra mikro di masyarakat, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat kepada seluruh pelaku UMKM agar terhindar dari praktik rentenir.

“Penyaluran Agenbrilink diharapkan dapat menyadarkan masyarakat luas akan layanan perbankan dan membuka lebih banyak peluang usaha dan usaha,” tegas Supari.

 

(*)

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *