Fri. Jul 19th, 2024

Cerberus Darts Club, Dari Bekasi Menjaga Eksistensi Darts

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta- Berawal dari Steffan Sukandar yang ingin bermain dart sebagai alat untuk meningkatkan trafik pengunjung MomoCha Bubble Tea Shop, Steffen Sukandar dan kawan-kawan kemudian mendirikan Darts Club pada 1 Mei 2015 yang diberi nama Cerberus Darts Club, yang sampai saat itu. kini menjadi satu-satunya gedung dansa yang menunjang eksistensinya di Bekasi, Jawa Barat.

Enam anggota pertama Klub Dart yang bermoto “Berbeda pemikiran dan ide tapi kita tetap bersama” adalah Steffen Sukandar, Raichel, Andre, Rizki, Richard dan Albert. Dari 6 orang tersebut, Cerberus tumbuh dan membuat kekacauan di dunia harta karun hingga masih bisa eksis hingga saat ini.

“Cerebrus awalnya dimulai karena kami ingin mengikuti turnamen Dartslive. Saat itu saya masih duduk di bangku SMA. Steffen adalah kaptennya dari awal. Richard, salah satu pendiri Cerberus Darts Club, menjelaskan seperti yang dikatakan Cerberus.

Seperti klub Dart lainnya, Cerberus dalam perkembangannya mempunyai banyak anggota, antara lain Cerberus X, Cerberus Y, Cerberus Z, Cerberus Frost, Cerberus Volts, Cerberus Éclair, Cerberus Infinite dan Cerberus Immortal.

Beberapa prestasi yang diraih Cerberus Darts Club antara lain Joint 3rd Super League Season 3, Joint 3rd Double C Flight Darts Live Open Malaysia 2016, Juara Grup & Joint 3rd B Flight Super 2 Season 1 2017, Juara POLO Season 1 Divisi 2 Tahun 2017, Premier Juara Liga Musim 1 – Divisi S2 2017, Liga 3 Super 2 Musim 2 AA Penerbangan 2017.

Anggota Klub Dart Cerberus adalah kaum muda dan dipimpin oleh kaum muda. Hal inilah yang membedakan Cerebrus dengan klub Dart lainnya.

Para pemuda dan pemudi yang bergabung dengan Cerebrus biasanya adalah mereka yang belum banyak mengetahui tentang rejeki.

Beberapa di antaranya kemudian menjadi pemain dart profesional dan meraih kesuksesan di tingkat nasional dan internasional. Frangky dan Jessica Christina, runner-up kedua dan ketiga pada National Darts Championship Series 01 adalah dua anggota Cerberus Darts Club yang bergabung saat remaja.

“Dulu aku main dart sama Momocha karena seru. Lalu Steffen diajak gabung Cerebrus di tahun 2016 kalau gak salah. Saat aku gabung Cerberus, awalnya aku belajar dart dengan baik dan mengikuti kompetisi, “ucapnya. Frangky menjelaskan bagaimana dia bisa memasuki Cerberus pertama kali.

Berbeda dengan Frangky, Jessica Christina yang awalnya bergabung karena Cerebrus Darts Club adalah Klub Dart yang dekat dengan tempat tinggalnya, tampaknya memiliki ikatan kekeluargaan yang kuat dengan sesama Cerebrus Center.

“Kita sudah bersama selama lebih dari 8 tahun atau kurang, bisa dibilang kita Cerebrus sudah tumbuh bersama mulai dari sekolah, kuliah, kerja, ada yang menikah. Harapannya kita bisa selalu bersama dan berkembang terutama dalam hal harta. Cerberus adalah salah satu sahabatku, jika kami putus di kemudian hari, kami harap kami akan tetap berhubungan.”

Cerebrus kini kembali beraksi karena dart terus berkembang sebagai olahraga setelah sempat terhenti selama pandemi Covid-19.

Banyak kompetisi lokal yang mulai diadakan secara rutin di bidang panahan. Salah satu turnamen tingkat nasional yang cukup diminati dan diminati banyak kalangan dunia dart di Indonesia adalah turnamen Dart Nasional yang akan segera memasuki seri ketiga. Untuk pertama kalinya, setelah masing-masing hanya satu turnamen di dua seri sebelumnya, National Darts Championship Series 03 akan menyelenggarakan turnamen dart tunggal.

“Seluruh anggota baik senior maupun peserta baru sudah siap untuk mengikuti National Darts Championship Seri 03. Kami masih menunggu peraturan National Darts Championship Series 03 terbit terlebih dahulu. Untuk program grup, kemungkinan besar kami akan mengirimkan 2 orang. tim 3 “Untuk penyelenggara acara, bisa kami sampaikan kepada seluruh peserta, setidaknya tingkatkan jam terbang kompetisinya karena di Indonesia kompetisi panahan masih sangat sedikit, jadi jika ada kesempatan kenapa tidak? Jangan pakai itu,” kata Steffen Sukandar, Kapten Cerebrus Darts Club.

Popularitas permainan dart kini sedang meningkat karena terhenti akibat wabah Covid 19 yang terjadi secara sistematis, Steffen diidentifikasi sebagai salah satu pendorongnya.

“Kami berharap kedepannya akan ada lagi turnamen dart di Indonesia yang dapat menjadi wadah sukses bagi para pemain dart di Indonesia. Saya yakin Turnamen Dart Nasional yang diadakan oleh Grup Hiburan Indonesia ini akan menjadi awal yang baik sebagai landasan pengembangan. anak panah hari ini.” akan terjadi di masa depan di Indonesia. “Cerebrus pasti.”

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *