Tue. Jul 23rd, 2024

IHSG Anjlok 1,7% pada Sesi I, Ini Kata Analis

matthewgenovesesongstudies.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada sesi pertama perdagangan saham Rabu (29/5/2024). Analis memperkirakan tekanan pada IHSG akan datang seiring melemahnya bursa saham Asia dan rupee.

Penutupan usaha pertama; Rabu 29 Mei 2024, IHSG turun 1,7 persen menjadi 7.130,21 mengutip data RTI. Indeks LQ45 turun 1,62 persen menjadi 886,22. Seluruh indeks saham utama berada di bawah tekanan.

Pada sesi pertama, IHSG sempat mencatatkan tertinggi 7.282 dan terendah 7.127,20. Sebanyak 384 saham melemah sehingga menekan IHSG. Sebanyak 163 saham menguat dan 212 saham mendatar.

Total frekuensi perdagangan sebanyak 696.658 kali dengan volume perdagangan 9,3 miliar. Saham tersebut memiliki nilai perdagangan harian sebesar Rp 7,1 triliun. Posisi dolar AS terhadap rupee berada di kisaran 16140.

Sebagian besar sektor ekuitas mengalami tekanan, kecuali saham transportasi yang menguat 0,35 persen. Sementara sektor dana energi menguat 0,52 persen; Sektor dana utama turun 0,64 persen dan sektor industri turun 0,49 persen.

Serta 1,49 persen pada sektor dana non-edar; 0,66 persen pada sektor dana operasional; 0,24 persen pada sektor pelayanan kesehatan; 1,42 persen pada sektor keuangan; Sektor dana real estat turun 0,65 persen. Kemudian, sektor dana teknologi turun 2,42 persen dan sektor dana infrastruktur turun 2,57 persen.

Saham GOTO turun 5,41 persen menjadi Rp 70 per saham di sesi pertama. Harga saham GOTO dibuka pada Rp 73 per saham. Saham GOTO sempat tertinggi Rp 73 dan terendah Rp 70 per saham. Total frekuensi perdagangan sebanyak 16.309 kali untuk 15.657.622 saham. Kesepakatan itu bernilai Rp 109,9 miliar.

 

Saham BBCA turun 1,34 persen ke Rp9.175 per saham. Harga saham BBCA turun 25 poin menjadi Rp9.275 per saham. Harga saham BBCA berada pada level tertinggi Rp 9.325 dan terendah Rp 9.150 per saham. Total volume perdagangan sebanyak 25.475 dan volume yang diperdagangkan sebanyak 551.809 lembar saham. Nilai transaksinya Rp 508,9 miliar.

Menurut Analis PT MNC Sekuritas Herditya Vichaksana, koreksi IHSG sebagian besar terkoreksi pada hari Rabu. 29 Mei Tahun 2024 sejalan dengan pergerakan pasar saham Asia.

“Di sisi lain, pergerakan IHSG dipengaruhi oleh penguatan harga minyak global yang mengancam inflasi. Kemudian turunnya nilai tukar dolar terhadap rupee yang kini berada di level 16.156 menyebabkan pelemahan IHSG,” kata Herditya. Saham TELE hingga matthewgenovesesongstudies.com. Saham HADE naik, saham NICL naik 50 persen, saham NICL naik 20,81 persen, saham BMBL 16, dan saham PAMG naik 67 persen dan naik 15 persen.

  Yang paling merugi adalah saham HELI yang turun 25 persen, saham ANDI yang turun 20 persen, saham MDRN yang turun 20 persen, saham PTRO yang turun 19,88 persen, dan saham VIVA yang turun 16,67 persen.

  Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensinya antara lain: Saham BBRI diperdagangkan 55.436 kali Saham ATLA diperdagangkan 42.238 kali Saham BBCA diperdagangkan 25.473 kali Saham ASII diperdagangkan 23.277 kali Saham BRPT diperdagangkan 19.614 kali

  Saham teraktif berdasarkan nilainya antara lain: Saham BMRI senilai Rp 1,3 triliun Rp 534 miliar saham BBCA Rp 508 miliar saham BBRI Rp 491,6 miliar Rp 462,8 miliar saham AMMN  

 

Pasar saham di Asia dan Pasifik atau biasa disebut bursa saham Asia bergerak mixed pada perdagangan Rabu ini. Saham teknologi Nvidia naik 7% setelah Nasdaq Composite mencapai rekor baru di atas 17,000 untuk pertama kalinya di Wall Street.

Investor akan menilai angka inflasi Australia di bulan April, dengan inflasi diperkirakan akan turun menjadi 3,5% dari 3,4% di bulan Maret.

Pada Rabu (29/5/2024), S&P/ASX 200 melemah 0,29% menjelang pengumuman CPI Australia, seperti dikutip CNBC. 

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,18%, sedangkan indeks saham Topix sedikit di atas datar.

Kospi Korea Selatan turun 0,26%, sedangkan indeks Kosdaq yang lebih kecil turun 0,44%.

Indeks saham Hang Seng Hong Kong berada di level 18.697, menunjukkan pembukaan yang lemah dibandingkan penutupan HSI di level 18.821,16.

Sementara itu, Di Wall Street Amerika Serikat (AS), S&P 500 hanya menguat 0,02%, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 0,55%.

Reli Nvidia menutupi masalah di pasar yang lebih luas, namun blue-chip Merck Dow Jones dan saham-saham layanan kesehatan lainnya mengalami penurunan.

Sementara itu, Lebih dari 350 saham S&P 500 berubah negatif pada sesi tersebut. layanan kesehatan indeks; Sektor industri dan keuangan ditutup lebih dari 1% di zona merah.

 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *