Tue. Jul 16th, 2024

IHSG Berbalik Arah ke Zona Merah, Saham GOTO Stagnan

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Indeks harga saham (IHSG) bergerak ke zona hijau pada awal sesi perdagangan Jumat (1/3/2024). Penguatan IHSG menyebabkan bursa Asia tertinggal dan sebagian besar saham melemah.

IHSG dibuka pada 7.315,83, melemah tipis dari penutupan 7.316,11 akibat revisi data RTI. Pada pukul 09.23 WIB, IHSG menguat 0,16 persen di level 7.328. Pukul 09.47 WIB IHSG berubah arah ke Zona Merah. Indeks LQ45 naik 0,17 persen menjadi 991. Sebagian besar tolok ukur berubah menjadi hijau.

Pada awal perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 7.331,31 dan terendah 7.310,99. Sebanyak 219 produk menguat yang mendongkrak IHSG. Sebanyak 196 saham melemah dan 203 saham menguat.

Total perdagangannya sebanyak 236.503 kali dengan volume perdagangan 3,1 miliar. Saham tersebut memiliki omzet harian sebesar Rp 1,5 triliun. Posisi dolar AS terhadap rupee adalah 15.688.

Indeks saham terbesar (IDX-IC) menopang indeks saham energi naik 0,48 persen, indeks saham modal naik 0,57 persen, indeks saham non pertumbuhan naik 0,15 persen, indeks saham naik 0,41 persen, kesehatan tingkat. Terjadi peningkatan sebesar 0,20 persen. Selain itu, indeks saham naik 0,21 persen, indeks infrastruktur naik 0,20 persen, dan indeks transportasi naik 0,62 persen.

Sedangkan sektor keuangan mengalami penurunan sebesar 0,42 persen dan sektor teknologi sebesar 0,34 persen.

Pada awal sesi perdagangan, saham GOTO berada di harga Rp 71 per saham. Saham GOTO berada pada harga tertinggi Rp 71 dan terendah Rp 70 per saham.  Jumlah perdagangannya sebanyak 3.796 kali dengan 3.538.204 perdagangan. Omset harian sahamnya Rp 22,5 miliar. Posisi dolar AS terhadap rupee adalah 15.680. Kajian IHSG

IHSG turun 0,2 persen menjadi 7.316 pada perdagangan Kamis 29 Februari 2024 berdasarkan survei PT Ashmore Management Indonesia. Sektor perbankan melemah kecuali BBNI yang menguat 0,4 persen. Saham BMRI melemah 1,75 persen, saham BBRI melemah 1,6 persen, dan saham BBCA melemah 1,3 persen.

Sementara itu, sektor komoditas mengalami tekanan. Saham MBMA turun 2,4 persen dan saham PTBA turun 2,3 persen. Sementara itu, saham GOTO turun 5,3 persen karena reaksi investor terhadap pengembalian sukarela dan keraguan terhadap kesepakatannya dengan Grab termasuk di antara yang mendapat keuntungan terbesar: Saham MUTU naik 18,60 persen, saham TAYS naik 14,74 persen VISI. ,61 persen Saham Manga menguat 9,45 persen Saham AHAP menguat 8,97 persen

  Top Losers antara lain: Saham STAR 6,74 persen SOTS turun 6,98 persen saham WIDI 6,74 persen saham MENN turun 10 persen saham INDO turun 5 persen Saham dengan kinerja terkuat berdasarkan frekuensi termasuk: Saham LMAX 56.910 kali berlangganan BDKR, saham 1.314 saham IN berlangganan Saham VISI 9.469 kali berlangganan Saham PSAB diambil bagian sebanyak 8.690 kali

  Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain: Saham AMMN senilai Rp183,3 miliar Saham BMRI, Saham BBCA senilai Rp173,2 miliar, Saham BBRI senilai Rp137,6 miliar Saham EXCL senilai Rp117,4 miliar 110,1

Fanny Suhrman, Direktur Analisa Bisnis BNI Sekuritas, mengatakan IHSG masih berpotensi bergerak sideways dan berpeluang menguat dalam skala kecil pada Jumat 1 Maret 2024. “Level resistance di 7.350-7.400 dan support di 7.250-7.280”.

Adapun stock picks BNI Sekuritas pada Jumat (1/3) adalah sebagai berikut:

 

1. BBRI: Beli Saat Lemah

Beli di 6050, cut loss jika tembus di bawah 6000.

Jika tidak tembus ke bawah 6050, kemungkinan besar akan naik ke 6225-6325 dalam jangka pendek.

2. MIDI: Beli secara terpisah

Beli di 426, potong jika tembus di bawah 420.

Jika tidak tembus ke bawah 420, kemungkinan besar akan naik ke 436-446 dalam jangka pendek.

3. TLKM : Pembelian Pribadi

Beli di harga 4000, potong jika tembus di bawah 3960.

Jika tidak menembus di bawah 4000, kemungkinan akan naik ke 4050-4100 dalam jangka pendek.

4. MDKA : Pembelian Pribadi

Beli di 2260, cut loss jika tembus ke bawah 2240.

Jika tidak menembus di bawah 2240, mungkin dalam beberapa waktu akan naik ke 2300-2360.

5. SIDO: Pembelian Pribadi

Beli di 615, potong jika tembus di bawah 605.

Jika tidak menembus di bawah 605, mungkin dalam beberapa waktu akan naik ke 625-650.

6. BBTN: Kerentanan Beli

Beli di 1420, cut loss jika tembus ke bawah 1410.

Jika harga tidak menembus di bawah 1410, harga mungkin akan naik ke 1460-1480 dalam jangka pendek.

Saham-saham di Asia Pasifik terus membuka perdagangan Jumat (1/3/2024) mengikuti Wall Street. Di sisi lain, investor menunggu data kinerja Tiongkok.

Berdasarkan CNBC, sebagian besar saham Asia melemah pada Kamis 29 Februari 2024. Indeks CSI 300 Tiongkok naik hampir 2 persen menjadi ditutup pada 3,516.08 menjelang pembacaan pembelian bulan Februari oleh para manajer.

Data resmi diperkirakan menunjukkan PMI berada pada angka 49,1, menurut jajak pendapat Reuters. PMI Manufaktur Caixin diperkirakan sebesar 50,6. Angka PMI di atas 50 menunjukkan ekspansi, sedangkan angka di bawah menunjukkan kontraksi.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,72 persen pada perdagangan terbuka. Indeks TOPIX menguat 0,50 persen. Di Australia, indeks ASX 200 naik 0,1 persen.

Sementara itu, indeks Hang Seng berjangka di Hong Kong berada di level 16.455, mengindikasikan pembukaan yang lebih rendah dibandingkan penutupan terakhir di level 16.511,44. Sementara itu, pasar saham Korea Selatan sedang libur.

Di Wall Street, indeks Nasdaq mencatatkan rekor penutupan pertamanya sejak November 2021 pada perdagangan Kamis seiring menguatnya saham-saham chip dan teknologi.

Indeks Nasdaq naik 0,90 persen menjadi ditutup pada level tertinggi sepanjang masa di 16.091,92. S&P 500 juga naik 0,52 persen menjadi 5.096,27. Dow Jones Industrial Average naik 0,12 persen.

Data tadi malam menunjukkan bahwa dolar AS menguat seperti yang diperkirakan pada bulan Januari, yang merupakan ukuran utama yang digunakan oleh Federal Reserve Bank untuk menilai inflasi.

Menurut Dow Jones Industrial Average, harga konsumen tidak termasuk harga pangan dan energi naik 0,4 persen di bulan Januari dan 2,8 persen dari tahun sebelumnya.

 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *