Tue. Jul 16th, 2024

ITAGI Ingatkan Masyarakat, Vaksin Dengue Harus Lengkap 2 Dosis agar Efektif Lindungi Dari DBD

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Masyarakat yang ingin menerima vaksin demam berdarah untuk mendapatkan kekebalan terhadap demam berdarah dengue harus melengkapi vaksin dosis penuh agar efektif. Ketua Kelompok Penasihat Teknis Imunisasi Indonesia (ITAGI) Prof. Dr. Bapak Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K).

Vaksin demam berdarah dosis penuh diberikan dalam dua dosis dengan selang waktu tiga bulan. Shri menjelaskan, vaksin pertama yang diberikan hanya untuk membuat memori sel, bukan untuk membuat antibodi sehingga perlu dilakukan suntikan kedua.

“Vaksinasi ini jangan hanya selesai satu kali saja karena sebenarnya suntikan pertama hanya untuk pembentukan sel memori, bukan untuk menghasilkan antibodi yang tinggi. Oleh karena itu suntikan kedua juga harus selesai tepat waktu,” kata Sri dalam diskusi di Jakarta. , Minggu, seperti dilansir ANTARA.

Di Indonesia, vaksin demam berdarah merupakan salah satu inovasi pengobatan penyakit demam berdarah yang sudah menjadi penyakit rutin tahunan yang terdapat di berbagai daerah di tanah air.

Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat jumlah kasus demam berdarah di Indonesia mencapai 131.501 pada minggu ke-23 tahun 2024.

Dari seluruh kasus tersebut, Provinsi Jawa Barat mencatatkan jumlah kasus DBD tertinggi yakni sebanyak 32.761 kasus. Berikutnya ada Provinsi Jawa Timur dengan 19.679 kasus dan DKI Jakarta di peringkat ketiga dengan 9.156 kasus.

Sementara itu, angka kematian akibat DBD meningkat menjadi 799 pada minggu ke-23 tahun ini.

 

Meskipun vaksin demam berdarah belum dimasukkan dalam program vaksinasi nasional, namun vaksin ini direkomendasikan oleh banyak organisasi profesi medis untuk membangun kekebalan terhadap infeksi demam berdarah pada masyarakat untuk mengurangi jumlah kasus.

Berdasarkan rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), masyarakat yang menerima vaksin harus memenuhi persyaratan usia 6-45 tahun. Di atas usia tersebut, vaksinasi tidak dianjurkan.

 

Saat ini, organisasi medis yang merekomendasikan vaksinasi demam berdarah antara lain Persatuan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Rekomendasi tersebut menunjukkan bahwa vaksin demam berdarah efektif meningkatkan kekebalan pada penerima yang menerima vaksin demam berdarah dosis penuh.

Nantinya, penerima vaksin demam berdarah dosis penuh akan memiliki kekebalan terhadap empat jenis virus demam berdarah, yaitu DENV1, DENV2, DENV3, dan DENV4.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *