Mon. Jul 15th, 2024

Jumlah Investor Terus Naik, Ini Alasan Kripto Jadi Aset Investasi Pilihan

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Jumlah investor mata uang kripto di Indonesia terus bertambah, dan menurut data yang dirilis Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), jumlah investor aset kripto mencapai 20,16 juta investor pada April lalu. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat di Indonesia semakin tertarik dengan aset kripto.

Apa saja faktor yang mempengaruhi masyarakat untuk memilih berinvestasi di aset kripto? Chief Marketing Officer (CMO) Tokocrypto Wan Iqbal menjelaskan, ada beberapa alasan mengapa kripto menjadi aset pilihan masyarakat Indonesia saat ini. 

Iqbal mengatakan, inflasi yang tinggi memaksa masyarakat mencari aset investasi yang return-nya bisa lebih tinggi dari tingkat inflasi. Inilah yang dapat ditawarkan oleh aset kripto, terutama Bitcoin.

“Saat ini kita sedang menghadapi inflasi dengan kenaikan harga, kenaikan harga komoditas dan diskon. “Jadi sebagai individu, kita membutuhkan investasi yang memberikan return yang baik dan kita berharap bisa bertahan lebih lama dari inflasi,” kata Iqbal dalam acara Tokocrypto Media Luncheon, Kamis (13/6/2024). 

Iqbal menambahkan, selama 10 tahun terakhir sejak 2013 hingga 2023, harga Bitcoin berhasil kembali hampir 300 kali lipat dalam jangka panjang. Meski berisiko tinggi, pergerakan harga Bitcoin cenderung bullish dalam jangka panjang. 

“Dalam jangka panjang, penggunaan Bitcoin dan manfaatnya terus meningkat. “Makanya bitcoin menjadi pilihan anak muda, karena prospek jangka panjangnya bagus,” pungkas Iqbal.

Selain itu, lingkungan investasi kripto mendapat angin segar dari faktor lain. Penggunaan Bitcoin dan aset kripto lainnya secara institusional terus berkembang karena beberapa perusahaan besar mempertimbangkan kripto sebagai bagian dari portofolio investasi mereka. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap potensi aset digital dalam jangka panjang. 

Tanggung jawab: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Teliti dan analisis Crypto sebelum membeli atau menjual. matthewgenovesesongstudies.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Kamis (13/6/2024) terjadi pergerakan harga beragam untuk Bitcoin dan mata uang kripto terkemuka lainnya. Sebagian besar kurs kripto teratas terpantau kembali berada di zona hijau.

Bitcoin (BTC), mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, kembali menguat, menurut data dari Coinmarketcap. Bitcoin naik 1,38 persen dalam 24 jam, namun masih turun 4,08 persen dalam seminggu.

Saat ini harga Bitcoin adalah USD 68.280 atau setara Rp 1,10 miliar (berdasarkan kurs Rp 16.236). Ethereum (ETH) juga memperoleh kekuatan. ETH naik 1.84 persen di hari terakhir, namun masih terkoreksi 7.40 persen untuk minggu ini. Saat ini ETH berada di harga Rp 57,84 juta per koin. 

Kripto berikutnya, Binance coin (BNB) kembali mendapatkan kekuatan. BNB naik 2.27 persen dalam 24 jam terakhir, namun masih turun 11.11 persen untuk minggu ini. Ini setara dengan Rp 10,04 juta per koin di BNB. 

Cardano (ADA) kemudian kembali ke zona hijau. ADA naik 3.85% dalam 24 jam terakhir, namun masih turun 5.14% untuk minggu ini. Ini menghasilkan ADA Rp 7109 per koin.

 

Sementara itu, Solana (SOL) kembali kuat. SOL naik 3,77 persen untuk hari ini tetapi tetap lemah di 10,65 persen untuk minggu ini. Saat ini harga SOL adalah Rp 2,51 juta per koin. 

XRP terpantau masih berada di zona hijau. XRP naik 2,20 persen dalam 24 jam, namun masih turun 6,66 persen dalam seminggu. Hal ini membuat XRP bernilai Rp7.971 per koin. 

Koin meme Dogecoin (DOGE) kembali kuat. DOGE naik 5,13% pada hari terakhir, tetapi masih turun 10,65% untuk minggu ini. Ia memperdagangkan DOGE dengan harga Rp 2.365 per token.

Stablecoin Tether (USDT) dan koin USD (USDC) naik 0,01 persen hari ini. Artinya harga keduanya masih $1,00

Sementara itu, Binance USD (BUSD) naik 0,01 persen dalam 24 jam terakhir menjadi $1,00.

Sementara total kapitalisasi pasar mata uang kripto saat ini sebesar USD 2,49 triliun atau setara Rp 40,427 triliun. 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *