Tue. Jul 16th, 2024

Kate Middleton Kirim Surat Permintaan Maaf pada Pasukannya Jelang Gladi Resik Trooping the Colour 2024

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Kate Middleton kembali angkat bicara di tengah proses pengobatan kankernya. Dia baru-baru ini mengirimkan surat permintaan maaf kepada Irish Guardian. Princess of Wales dikenal sebagai seorang kolonel di angkatan darat.

Dalam postingan di media sosial, Garda Irlandia membagikan video pembacaan surat mengharukan yang disaksikan anggotanya pada Sabtu, 8 Juni 2024. Surat itu ditulis pada selembar kertas monogram.

“Saya menulis surat ini untuk memberi tahu Anda betapa bangganya saya terhadap seluruh pasukan sebelum Peninjauan Kolonel dan Pasukan Warna. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang terlibat dalam Pasukan Warna tahun ini yang telah melakukan pelatihan berbulan-bulan dan berjam-jam untuk memastikan seragam mereka. berdedikasi. Pelatihannya menyeluruh.” Baca suratnya, dikutip dari Hello Newspaper, Minggu (9/6/2024).

Ratu Wales dihormati sebagai kolonel tentara. Ia menyesal tidak bisa menghadiri Colonel’s Review tahun ini, sebuah gladi bersih tentara sebelum acara utama.

“Tolong sampaikan belasungkawa saya kepada seluruh kontingen. Saya berharap dapat mewakili kalian semua sekali lagi dalam waktu dekat. Mohon sampaikan doa dan harapan terbaik saya kepada semua yang terlibat,” tulisnya dalam surat tersebut.

Di akhir suratnya, ia menambahkan kalimat latin bertuliskan ‘quis separabit’. Artinya ‘Siapa yang akan memisahkan (kita)?’. Para prajurit yang mendengarkan bertepuk tangan atas isi surat itu.

Mereka menanggapi surat Kate dengan menulis, “Pengawal Irlandia sangat terharu pagi ini menerima surat dari Kolonel kami, Yang Mulia Agung Wales. Kami terus mendoakan kesembuhan Yang Mulia dan mengirimkan harapan terbaik kami.” Mereka juga menandatangani surat ‘Quis Separabit’ yang mengungkapkan perasaan mereka terhadap Putri Kate.

Sebelum pesan tersebut dibacakan, beredar rumor kemungkinan Kate akan menghadiri upacara Trooping the Color. Namun rumor tersebut hingga saat ini belum terkonfirmasi oleh negara. Yang pasti dia akan melewatkan agenda peninjauan kolonel yang biasa digelar untuk mengecek status prajurit yang hadir dalam program tersebut.

Jika benar Kate tidak hadir, ini menjadi pertama kalinya Putri Wales tidak menghadiri acara resmi kerajaan. Pada tahun 2023, ia terlihat di balkon Istana Buckingham bersama ketiga anaknya, Pangeran George, Putri Charlotte, serta Pangeran Louis dan Pangeran William. Ini juga merupakan pertama kalinya acara tersebut tidak dihadiri Ratu Elizabeth II sejak ia meninggal pada September 2022.

Tahun ini, Raja Charles III kembali menghadiri acara tersebut meski masih menjalani pengobatan penyakit kanker. Istana Buckingham telah mengkonfirmasi kehadiran raja, mengutip BBC. Dia memutuskan untuk meninjau pasukannya dari kereta Ascot bersama Ratu Camilla, daripada menunggang kuda seperti yang dia lakukan tahun lalu. 

Upacara yang akan berlangsung pada 15 Juni 2024 ini akan menyambut keluarga kerajaan dari balkon Istana Buckingham. Acara tersebut diadakan untuk merayakan ulang tahun resmi Raja.

Meghan Markle dan Pangeran Harry tidak lagi diundang ke acara tahunan minggu depan, lapor People, Rabu 5 Juni 2024. Orang-orang mencatat bahwa ini adalah kedua kalinya Pangeran Harry tidak diundang ke Trooping the Color pada masa pemerintahan ayahnya, Raja Charles III.

Tahun lalu, Harry dan Meghan bahkan tidak menerima surat undangan ke Trooping the Color yang pertama sejak ayah mereka naik takhta. Trooping the Color terakhir yang akan dihadiri Pangeran Harry adalah pada tahun 2022, bertepatan dengan perayaan platinum mendiang Ratu Elizabeth II. Namun, saat itu dia tidak terlihat berada di balkon istana.

Hingga tulisan ini dibuat, belum ada kabar dari Pangeran Harry atau Istana Buckingham. Meski tak mendapat surat undangan acara kemeriahan tersebut, ada kebahagiaan lain bagi Pangeran Harry dan istrinya. Anak bungsu mereka, Putri Lilibet, berulang tahun ke tiga pada 4 Juni 2024 dan merayakannya di rumah mereka di Montecito, California, Amerika Serikat.

Di sisi lain, teori konspirasi liar tentang kondisi kesehatan Kate Middleton kembali beredar. Pasalnya, ibu tiga anak ini sudah beberapa bulan tidak terlihat publik.

Spekulasi semakin meningkat setelah beredar cerita bahwa istri Pangeran William “tidak akan pernah kembali” menjalankan tugas kerajaan sebelum pengobatan kankernya selesai. “Saya pikir kita mungkin perlu mempertimbangkan kembali kemungkinan bahwa dia (Kate) telah meninggal selama enam bulan,” kata salah satu pengguna Twitter X menanggapi tweet dari artikel NY Post.

Dalam peluncuran situs tersebut pada Jumat, 7 Juni 2024, tertulis bahwa perjuangan Kate melawan kanker dapat membuatnya tidak terlihat oleh publik untuk waktu yang lama, namun juga berpotensi menggoyahkan perannya dalam keluarga kerajaan. Dia tidak terlihat di depan umum sejak mengumumkan diagnosis kankernya pada Maret 2024.

“Dia mungkin tidak akan kembali ke peran yang pertama kali dilihat orang,” kata seorang sumber kepada Us Weekly. Orang dalam tersebut menambahkan bahwa ibu dari tiga anak ini sedang ‘mengevaluasi kembali apa yang dapat dia lakukan ketika dia kembali’ setelah menjalani kemoterapi setelah diagnosis kankernya.

Juru bicara Kerajaan Richard Fitzwilliams mencatat bahwa jika Kate kembali bekerja, hal itu akan dilakukan atas saran medis dan akan “diatur dengan sangat hati-hati”. Laporan tersebut muncul hanya beberapa minggu setelah sebuah sumber mengklaim bahwa pria berusia 42 tahun itu tidak akan terlihat di depan umum tahun ini sebagai penjabat raja Inggris.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *