Tue. Jul 16th, 2024

Medco Energi Siapkan Dana Rp 400 Miliar untuk Lunasi Obligasi

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) akan menyiapkan pembiayaan permanen senilai Rp 400 juta di IV. Tingkat 2021 seri A.

Laporan keuangan terakhir pendapatan PT Medco Energi Internasional Tbk per 9 September 2024.

Perseroan menyatakan bahwa dana yang dikeluarkan Perseroan diterbitkan dalam rangka IV Obligasi Berkelanjutan. Tahap I. Tahun 2021 merupakan sejumlah besar Seri A dengan sertifikat yang beredar. Jumlah pokok obligasi tersebut sebesar Rp 400 miliar dengan jatuh tempo 9 September 2024.

“Dana pembayaran pokok Pembayaran Berkelanjutan Tahap IV Seri I Tahun 2021 Seri A telah ditempatkan di rekening giro Perseroan, dan pembayaran tunai telah ditempatkan di rekening giro Perseroan,” ujar Global Finance Director Medco Energi, Anthony R .Matias.

Perseroan mengumumkan obligasi permanen IV seri 2021 A. Pendanaan V 2024 Tahap II. bahwa mereka telah menarik diri dari penerbitan obligasi berkelanjutan pada bulan Februari 2024.

Obligasi berkelanjutan V Tahap II 2024 senilai Rp 1,5 triliun. Dana hasil obligasi tersebut akan digunakan untuk membayar obligasi Rupee perseroan pada tahun 2024 IV. Fase tahun 2021 mencakup pembayaran keberlanjutan seri A.

“Perusahaan berkomitmen penuh untuk melakukan pembayaran Seri IV Seri A Tahun 2021 pada tanggal 9 September 2024 dan sampai dengan surat ini ditulis, perusahaan tidak mempunyai niat untuk mengubah keputusan atau hal-hal lain terkait pembayaran tersebut,” tulis Anthony. menulis. . .

Sebelumnya, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) akan membeli saham dengan batas pembelian Rp 200 miliar atau setara USD 12,50 miliar (mengambil dollar AS pada harga Rp 16.000).

Berdasarkan informasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 April 2024 (23-04-2024), PT Medco Energi Internasional Tbk memperkirakan jumlah saham yang akan diakuisisi sebanyak 100 juta lembar saham atau perseroan akan menerbitkan 0,398 persen. . modal Oleh karena itu, tidak akan melebihi 10 persen saham, termasuk saham Perseroan saat ini.

“Dana yang digunakan untuk menyelesaikan pembelian saham Perseroan bukanlah dana yang diperoleh dari penawaran umum dan bukan merupakan dana yang timbul dari segala bentuk pinjaman atau utang,” tulis perseroan.

Medco Internasional menyatakan langkah akuisisi tersebut untuk meningkatkan return on equity (ROE) perseroan. Selain itu, pembelian saham akan memberikan keleluasaan bagi Perseroan dalam mengelola permodalan dan menambah jumlah pemegang saham.

“Mengingat berlanjutnya ekspansi bisnis Perseroan, penjualan kembali saham juga akan memfasilitasi pengembalian kas dan setara kas kepada pemegang saham secara lebih efisien dan efektif,” tulis perseroan.

Selain itu, saham yang diperoleh dari pembelian tersebut juga dapat digunakan oleh Perseroan untuk keperluan program kepemilikan saham oleh karyawan dan manajemen Perseroan. Perseroan akan mengikuti aturan terkait pengalihan saham akibat akuisisi.

Selain itu, perseroan berharap tidak ada dampak material negatif yang dapat mengakibatkan penurunan pendapatan dari pembelian saham tersebut. Hal ini dikarenakan Perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk melakukan akuisisi.

 

Periode pembelian saham akan berlangsung untuk jangka waktu 12 bulan terhitung sejak tanggal 31 Mei 2024 sampai dengan tanggal 30 Mei 2025 setelah tanggapan RUPS atas persetujuan pembelian saham tersebut. Perseroan akan menggelar rapat umum tahunan (RUPS) pada 30 Mei 2024.

Guna menyelesaikan akuisisi tersebut, Medco Energi Internazionale telah menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas untuk membeli saham Perseroan melalui perdagangan di BEI.

Pada penutupan perdagangan 23 April 2024, harga saham MEDC berada di Rp 1.480 per saham. Harga saham MEDC dibuka menguat lima poin ke Rp 1.485 per saham. Saham MEDC berada pada harga tertinggi Rp 1.500 dan terendah Rp 1.465 per saham. Total frekuensi perdagangan sebanyak 4.954 kali dengan volume perdagangan 248.098 lembar saham. Nilai perdagangan Rp 36,8 miliar.

 

Laporan keuangan terkini mengenai pendapatan PT Medco Energi Internasional Tbk pada 31/12/2019.

Laporan keuangan terbaru pendapatan PT Medco Energi Internasional Tbk melaporkan pendapatan sebesar 2,24 miliar dolar AS di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pendapatan turun 2,7% dari periode 2022 menjadi US$ 2,31 juta.

Pendapatan dan biaya langsung lainnya meningkat sebesar 14,02 persen dari $1,06 miliar pada tahun 2022 menjadi $1,21 miliar pada tahun 2023. Oleh karena itu, laba kotor menurun sebesar 17,04 persen dari $1,03 miliar pada tahun 2023 menjadi $1,24 miliar pada tahun 2022.

Perusahaan mengalami penurunan laba sebelum pajak sebesar 30,42% dari operasi yang dilanjutkan pada tahun 2023 menjadi $727,85 juta dari $1,04 miliar pada tahun 2022. EBITDA perusahaan akan turun menjadi $1,25 miliar pada tahun 2023 dari $1,59 miliar pada tahun 2022. .

PT Medco Energi Internasional Tbk membukukan laba sebesar 345,76 juta dollar AS pada tahun 2023, turun 37,29 persen dari tahun 2022 sebesar 551,41 juta dollar AS.  

Medco meyakini laba dan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) pada tahun 2023 akan lebih rendah dibandingkan tahun 2022, didorong oleh harga komoditas. Selain itu, kontribusi keuntungan Amman Mineral International (AMMN) juga menurun akibat hujan lebat dan tertundanya izin ekspor.

Oleh karena itu, laba per saham aktual yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk akan menjadi USD 0,01321 pada tahun 2023 dari USD 0,02123 pada tahun 2022.

Aset perseroan naik 16,02 persen menjadi 2,02 miliar dolar pada 2023. Sementara pada tahun lalu, saham perseroan sebesar 1,74 miliar dolar. Utang perusahaan meningkat sebesar 99,8 persen menjadi $5,44 miliar pada tahun 2023 dari $5,18 miliar pada tahun 2022.

 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *