Mon. Jul 15th, 2024

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Oppo akhirnya meluncurkan seri Reno12 miliknya tadi malam di Eropa. Smartphone ini hadir dengan sejumlah perbedaan dibandingkan versi China. 

Seri Oppo Reno 12 hadir dengan chipset hemat energi, fungsi AI, dan fitur komunikasi darurat. Kumpulan chipnya

Mengutip Gizchina, Rabu (19/6/2024), pembeda utama Oppo adalah penggunaan chipset Dimensity 7300-Energy. Chipset ini berasal dari kolaborasi MediaTek dan Oppo yang disebut-sebut menghadirkan efisiensi daya tinggi. 

Dimensity 7300 memiliki arsitektur inti 4x ARM Cortex-A78 dengan kecepatan clock 2,5GHz untuk menangani berbagai tugas. Selain itu, terdapat pula 4x core ARM Cortex-A55 dengan clock speed 2GHz untuk efisiensi energi. Chipset ini menggunakan GPU Mali G615 MC2 untuk menunjang grafis. 

Oppo Reno 12 hadir dengan RAM 12GB (dengan RAM virtual 12GB) dan pilihan memori internal 256GB atau 512GB. Selain itu, Reno 12 juga mendukung ekspansi memori dengan slot kartu microSD. 

Baik Reno 12 maupun Reno 12 Pro sama-sama mengusung layar OLED berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz dan resolusi FHD+ (20:9). Layarnya mendukung HDR10+ dengan kecerahan maksimum 1200 nits. 

Di sisi lain, Oppo Reno 12 Pro menawarkan perlindungan Gorilla Glass Victus dan Reno12 menawarkan perlindungan Gorilla Glass 7i. 

Oppo Reno 12 Pro didukung kamera yang lebih baik. Salah satunya adalah dukungan lensa Sony LYT600 50MP dengan aperture f1.8 dan OIS. 

Smartphone ini juga memiliki lensa ultra lebar 8MP, tipe sensor IMX355. Lalu ada sensor Samsung JN5 50MP. 

Lensa selfie 50MP, lebar 21mm. Kombinasi ini memungkinkan Oppo berperan sebagai Portrait Expert, di mana kedua kameranya mampu merekam 4K dengan kemampuan merekam pada 30fps. 

Di sisi lain, Oppo Reno 12 mendukung kamera ultra lebar dan kamera utama yang sama, namun tanpa lensa telefoto. 

Sedangkan kamera selfienya beresolusi 32MP dan lensa 21mm dengan deteksi fase otomatis. 

Berbicara soal dukungan AI, perangkat seri Reno12 menawarkan fitur AI seperti AI Clear Face. Fitur ini bekerja dengan memperbaiki kontur wajah, rambut, alis. 

Oppo juga mengembangkan AI Eraser, fitur berbasis AI yang memungkinkan ponsel mendeteksi objek dan memungkinkan pengguna menghapusnya. 

Untuk teks dan ucapan, Oppo Reno12 didukung AI Toolbox yang mencakup kemampuan AI Write, AI Speak, dan AI Summarization. Semua kemampuan AI ini didukung oleh model Gemini Google. 

Pada aplikasi perekaman, Oppo juga menyediakan fitur ringkasan perekaman AI yang dapat membuat ringkasan dan menyusunnya menjadi catatan yang berfokus pada kemampuan melakukan sesuatu, waktu, lokasi, dan informasi penting lainnya. 

Baik Reno 12 maupun Reno 12 Pro sama-sama didukung baterai berkapasitas 5.000mAh dengan pengisian daya SuperVOOC 80W. Tidak ada satu pun yang memiliki pengisi daya, sehingga pengguna di Eropa harus membeli pengisi daya khusus yang mendukung pengisian daya tersebut. 

Reno 12 memiliki tebal 7,6 mm dan berat 177 gram. Reno 12 Pro memiliki ketebalan 7,40 mm dengan pilihan warna Nebula Black (180 gram) dan 7,45 mm untuk pilihan warna Nebula Silver (181 gram). 

Keduanya didukung sertifikasi IP65 untuk ketahanan terhadap debu dan air.  Harga di Eropa

Oppo Reno12 dibanderol Euro 500 (Rs 8,7 jutaan) untuk varian Astro Silver dan Black Brown dengan pilihan RAM 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB. 

Sementara itu, Oppo Reno 12 Pro dibanderol dengan harga €600 (Rp 10,5 juta) untuk RAM 12GB dan penyimpanan 512GB dengan pilihan warna Nebula Black dan Nebula Silver. 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *