Tue. Jul 16th, 2024

Pembangkit Tak Hanya Jaga Pasokan Listrik, tapi Sejahterakan Warga Sekitar

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta PT PLN Indonesia Power Plant berkomitmen memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar pembangkit listrik dengan menerapkan beberapa program berkelanjutan yang terbukti meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Direktur IP PLN Edwin Nugraha Putra mengatakan kehadiran fasilitas pembangkit listrik PLN Indonesia tidak hanya menjamin keandalan pasokan listrik, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“PLN IP hadir untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa, baik dalam memenuhi kebutuhan listrik maupun kesejahteraan masyarakat,” kata Edwin.

Menurut Edwin, PLN Indonesia Listrik telah melaksanakan beberapa program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, antara lain eksplorasi masyarakat dan konservasi alam mangrove (MENAMA BRAYA) dan ketahanan pangan rumah tangga (KETAPANG KUNING).

“Kedua program ini akan membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat baik dari segi kesehatan, pendidikan, dan perekonomian,” kata Edwin.

PLN Indonesia Power juga telah meraih berbagai penghargaan pada CSR dan Sustainable Rural Development Awards (PDB) 2024 atas kontribusinya terhadap pengembangan lingkungan sekitar pembangkit listrik milik perseroan.

“Penghargaan ini tidak hanya membuat kita puas dan bangga atas segala prestasi yang telah kita raih, namun juga harus memberikan semangat bagi kita untuk bekerja lebih baik lagi,” kata Edwin.

Dalam sambutannya, Ma’ruf Amin menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama perusahaan dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat selama ini.

“Apalagi setelah adanya Undang-Undang Kesempatan Kerja, BUM desa akan didorong untuk memiliki badan hukum sehingga dapat mengelola sumber pendapatan desa dengan lebih baik, dengan bantuan dan pendampingan CSR yang profesional, sehingga perekonomian pedesaan dapat tumbuh lebih cepat.” – kata Mairouf Amin.

PT PLN (Persero) resmi mengoperasikan Jalur Transmisi Tegangan Tinggi Tambahan (SUTET) Muara Enim-Gumawang yang didukung oleh dua Stasiun Pembangkit Listrik Tegangan Tinggi (GITET), untuk mengoptimalkan pasokan listrik kepada masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. keandalan listrik di Sumatera Selatan. lampung.

Yang terpenting, dalam pembangunan, PLN mengutamakan komponen dalam negeri (TKDN) yang mencapai 90,92% SUTET dan 70% GITET.

Melalui Divisi Pembangunan Induk Sumsel (UIP SBS), PLN memulai commissioning SUTET 275 kV yang menghubungkan Muara Enim – Gumawang pada Senin 7 Mei 2024.

Direktur PLN Dharmawan Prasudjo mengatakan perseroan akan terus mendorong pembangunan Tol Sumatera Listrik, salah satu proyek strategis negara. Pembangunan infrastruktur ini menjadi bukti PLN dan pemerintah terus berupaya menyediakan listrik yang andal dan mencukupi bagi seluruh masyarakat Tanah Air.

“PLN akan terus berinovasi dan berupaya menghadirkan listrik yang berkualitas, andal, dan ramah lingkungan kepada gereja,” kata Dharmava. “Sebagai salah satu kebutuhan pokok masyarakat, kami berharap listrik dapat mendorong perkembangan perekonomian masyarakat dan industri dalam negeri.” Seperti dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (10/5/2024).

Dharmawan mengatakan, pengoperasian SUTET dan GITET 275 kV akan menjadi tulang punggung ketenagalistrikan di Sumsel dan Lampung. Dengan demikian, ia yakin kemampuan yang ada saat ini dapat memenuhi kebutuhan setiap masyarakat.

Dharmavan menambahkan, “Operasi utilitas listrik dilakukan dengan aman dan andal. Kami berharap ketenagalistrikan di Pulau Sumatera akan semakin andal di masa depan.

Pembangunan 275 KV Muara Enim – Gumawang SUTET juga akan didukung oleh dua infrastruktur pendukung, yaitu GITET Muara Enim 275 KV dan GITET Gumawang 3 x 250 Mega Volt Ampere (MVA) 275 KV.

General Manager PLN UIP SBS Wahidin, SUTET Muara Enim – Pembangunan Gumawang 275kV terdiri dari 325 tower, sistem akan mencakup jalur pengisian Sumatera 275kV dan seluruh Kabupaten Muara Enim, Kabupaten OKU dan Kabupaten OKU Timur. Target tersebut mendukung Subsistem SUTET Sumsel yang berkapasitas maksimal 2.512 megawatt (MW).

Beliau menyampaikan, “Dengan adanya operasional SUTET, GITET ini akan menambah kapasitas pasokan listrik Kumagang 275 KV sebesar 3 x 250 MVA. “Selain meningkatkan keandalan pasokan listrik, hal ini juga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan investasi.”

Wahidin menambahkan, pengembangan SUTET dan GITET mengutamakan penggunaan perlengkapan rumah yang bernilai TKDN.

Pembangunan penyerahan dan penukaran ini berjalan lancar dengan penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara berkesinambungan. PLN Grup juga berkolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait dan masyarakat dalam kiprahnya.

“PLN berupaya semaksimal mungkin untuk berkoordinasi dengan pemangku kepentingan guna memastikan kerja sama yang baik untuk menyelesaikan pekerjaan,” tutup Wahidin. Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak untuk menjaga infrastruktur ketenagalistrikan tetap berfungsi dengan baik.”

 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *