Fri. Jul 19th, 2024

Sein Farm Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Ragam Varietas Sorgum

matthewgenovesesongstudies.com, Bandung – Direktur Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar mengatakan, Sein Farm yang terletak di Kecamatan Ujungberung selama ini dijadikan pusat penelitian dan pengembangan sorgum.

Pemanfaatan sorgum tidak hanya terbatas pada pakan ternak tetapi juga sebagai bahan pangan manusia. Sorgum dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan seperti tepung, roti, dan makanan ringan.

Gin Gin dalam keterangannya di Bandung (29 Mei 2024): “Sorgum memiliki masa depan cerah sebagai sumber pangan dan pakan. Melalui pengembangan di Sein Farm, kami berharap dapat memaksimalkan manfaat sorgum bagi masyarakat.”

Pemerintah Kota Bandung disebut akan berkolaborasi dengan Universitas Pasundan (Unpas) dan lembaga penelitian lainnya untuk meningkatkan kualitas dan hasil sorgum, serta mengoptimalkan potensi sorgum sebagai tanaman multikultural. fungsi.

“Kami akan mengembangkan berbagai varietas sorgum yang sesuai dengan iklim dan kondisi tanah di Kota Bandung,” akunya. “Ini akan meningkatkan nilai tambah dan mendiversifikasi produk pertanian,” tambah Gin Gin.

Direktur Pascasarjana Unpas Eddy Jusup berharap Sein Farm bisa menjadi contoh sukses budidaya sorgum. Eddy mengatakan, pendirian Sein Farm sebagai pusat pengembangan sorgum di Indonesia merupakan langkah penting dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.

“Dengan berbagai program yang direncanakan, diharapkan Sein Farm dapat menjadi contoh sukses budidaya sorgum berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya. .

 

Mengutip informasi dari laman resmi Buruan Sae Program yang diakses matthewgenovesesongstudies.com (29 Mei 2024), Sein Farm atau Sekelama Integrated Farming merupakan salah satu brand inovasi pertanian terintegrasi di Kota Bandung, yang memadukan unsur pertanian, peternakan, dan perikanan.

Sekelama sendiri diambil dari nama jalan dimana SEIN FARM berada, tepatnya Jalan Sekemala, Kecamatan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung. Kawasan ini merupakan kawasan terluar kota Bandung. Di sana terdapat sawah permanen milik pemerintah kota.

Sein Farm bertujuan untuk mengoptimalkan lahan, khususnya menjaga status lahan pertanian, penyediaan pangan, perawatan kehidupan dan pertanian berkelanjutan.

Elemen pertanian di Sein Farm mencakup sejumlah penerapan teknologi mulai dari tradisional hingga modern. Selain sawah abadi, Sein Farm juga menerapkan teknologi hidroponik dan akuaponik.

Ada pula inovasi pertanian di lahan terbatas yaitu Organic Tower Garden (OTG). OTG adalah tiga tong bekas yang disusun secara vertikal. Badan ember telah dirangkai menjadi lubang tanam sehingga sayuran dapat diproduksi lebih banyak di lahan yang sempit.

Selain sebagai tempat menanam pohon, OTG juga bisa menjadi tempat pengomposan karena di tengahnya terdapat tabung untuk membuat kompos sampah organik.

 

Ayam jopper merupakan salah satu spesialisasi Sein Farm dalam bidang peternakan. Ayam jopper merupakan persilangan antara ayam bangkok dan ayam petelur.

Selain ayam jopper, ada juga jenis hewan ternak lainnya seperti domba Garut. Tujuan dari keberadaan industri peternakan ini adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang proses peternakan yang baik, mulai dari pemeliharaan, pengelolaan proses pengolahan kotoran hewan hingga produksi pakan alternatif seperti silase.

Teknologi bioflok dikembangkan untuk unsur perairan. Teknologi bioflok bertujuan untuk lebih mengontrol aktivitas mikroba di kolam dan memaksimalkan sirkulasi makanan untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan.

Jumlah bioflok yang terdapat di SEIN FARM sebanyak 55 buah dengan volume air maksimal 5000 liter/bioflok, dengan kapasitas tersebut 1 bioflok dapat menampung hingga 2000 ekor ikan lele ukuran kecil.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *