Mon. Jul 15th, 2024

Terungkap, Ini Kronologi di Balik Batalnya Manchester United Pecat Erik ten Hag

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Manchester United baru-baru ini mengambil keputusan mengejutkan terkait masa depan pelatih Erik Ten Haag. Setelah santer diberitakan bakal melepas juru taktik asal Belanda itu, Setan Merah justru mengambil taktik berbeda dengan mempertahankannya di Old Trafford pada musim depan.

Untuk lebih jelasnya, Ten Hagyts mengaku puas dengan kampanye keduanya bersama MK. Mantan pelatih Ajax itu gagal mempertahankan prestasi musim lalu yang berakhir di peringkat ketiga turnamen final Liga Inggris 2023/2024.

Di bawah kepemimpinannya, Manchester United justru finis di peringkat 8 klasemen Liga Inggris 2023/2024, mencatatkan finis terburuk yang pernah mereka alami.

Kecuali mereka mengalahkan rival sekota dan juara bertahan Manchester City di final Piala FA pada 25 Mei, peluang Setan Merah untuk lolos ke kompetisi Eropa mana pun musim depan akan kecil.

Rentetan hasil buruk tersebut membuat Manchester United diyakini siap memecat Erik ten Hag pada musim panas 2024. The Sun mengabarkan, petinggi klub Setan Merah pun sepakat memecat pelatih botak itu saat melakukan pertemuan dengan petinggi klub. Monako.

Melihat kembali pertemuan petinggi MU di Monaco, sejumlah nama besar hadir saat itu, antara lain Direktur Sir Dave Brailsford, CEO Interim Jean-Claude Blanc, dan Direktur Teknik Jason Wilcox.

The Athletic melalui The Sun mengklaim pertemuan mereka menghasilkan kesepakatan bulat bahwa Eric ten Haag harus dipecat. Kekalahan 0-4 Manchester United melawan Crystal Palace membuat manajemen MU sangat khawatir.

Tak berhenti sampai di situ, beberapa momen lain juga dinilai menjadi indikator Ten Haag tak fit melanjutkan karier bersama Setan Merah. Pimpinan MU prihatin dengan strategi kepelatihan pelatih asal Belanda itu setelah klubnya kalah di semifinal Piala FA setelah unggul 3-0 melawan Coventry.

Lebih lanjut, laporan yang sama mengungkapkan bahwa Erik ten Hag hampir dikeluarkan dari lapangan sebelum pertandingan Manchester United melawan Arsenal pada 12 Mei.

Pelatih sementara itu juga dipandang sebagai pengganti sementara juru taktik botak itu. Di sisi lain, Manchester United juga dikaitkan dengan beberapa kandidat potensial.

Thomas Tuchel dan Roberto De Zerbi termasuk di antara pelatih yang dikaitkan dengan MU karena prospek menggantikan pelatih asal Belanda itu.

Namun perubahan dimulai setelah Manchester United mengalahkan Newcastle (16 Mei 2024) dan Brighton (19 Mei 2024). Saat itu, MU menunda eksekusi pemecatan sepuluh Hag.

Setelah itu, mantan juru taktik Ajax itu justru berhasil mengamankan gelar juara Piala FA 2023/2024 usai mengalahkan rival sekota Manchester City di final pada 25 Mei lalu. Hal ini menyebabkan Setan Merah lolos ke Liga Europa musim depan, yang juga menandai peningkatan pundi-pundi klub.

Hanya saja Erik ten Hag harus rela menerima pemotongan gaji sebesar 25 persen akibat bertahan di Old Trafford. Hal itu, menurut ESPN, akibat anak asuhnya gagal lolos ke Liga Champions.

Meskipun mereka memenangkan Piala dan lolos ke Liga Eropa FA, kegagalan United di papan atas Liga Champions berarti gaji Ten Haag sebesar £9 juta per tahun akan turun menjadi £6,75 juta.

Hal seperti ini bukan kali pertama terjadi di klub, Cristiano Ronaldo dikabarkan juga memprotes pemotongan gaji sebesar 25 persen setelah Setan Merah gagal lolos ke Liga Champions dan berakhir di peringkat keenam pada 2021/22. musim.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *