Thu. Jul 18th, 2024

Unilever Indonesia Sebar Dividen Final Rp 77 per Saham, Cek Jadwalnya

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) akan membagikan dividen final sebesar Rp 2,93 triliun untuk tahun buku 2023.

Pembagian dividen Unilever Indonesia setara dengan Rp77 per saham. Dividen tersebut akan dibagikan perseroan dengan memperhitungkan data keuangan hingga 31 Desember 2023. Selain itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp3,19 triliun dan total ekuitas sebesar Rp3,38 triliun.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditulis Sabtu (22/6/2024), PT Unilever Indonesia Tbk membagikan total dividen sebesar Rp 5,34 triliun untuk tahun 2023. Sebelumnya, perseroan membagikan dividen interim sebesar Rp 63 per saham. saham senilai total Rp 2,40 triliun pada 8 Desember 2023.

Benji Yap, Presiden Unilever Indonesia, mengatakan pihaknya fokus memperkuat dan mendorong pertumbuhan yang mendukung bisnis perusahaan. 

“Upaya berkelanjutan kami dalam menghadapi krisis eksternal mulai membuahkan hasil pada tahun ini, dan kami berterima kasih atas dukungan yang tiada henti dari pelanggan, mitra, dan pemangku kepentingan pada tahun 2023,” kata Benji pada Kamis, 20 Juni 2024. Jadwal pembagian dividen

Jadwal pembagian dividen Unilever Indonesia adalah sebagai berikut: tanggal ex-dividen pasar umum dengan tanggal efektif 20 Juni 2024 dan tanggal ex-dividen yang dibicarakan pasar tanggal 28 Juni 2024. 2 Juli 2024 2024 Tanggal ex-dividen di pasar tunai 3 Juli 2024 2 Juli 2024 Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai 18 Juli 2024 16.00 Tanggal pembayaran dividen

Sebelumnya, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dalam Rapat Umum Tahunan (RUPST) pada Kamis 20 Juni 2024 menyetujui pembagian dividen final sebesar Rp77 per saham untuk tahun buku 2023. Dengan demikian, total dividen Unilever Indonesia mencapai 2,93 triliun rupee. 

Dividen final ini diambil dari laba bersih tahun 2023 dan saldo pendapatan tahun-tahun sebelumnya. Dividen final akan dibayarkan setelah tanggal 18 Juli 2024. 

Pada tanggal 8 Desember 2023 pukul 16:00 WIB, Unilever Indonesia membagikan dividen interim sebesar Rp63 per saham atau seluruhnya Rp2,40 triliun tahun buku 2023 kepada para pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan. 

Dengan demikian, total dividen tahun buku 31 Desember 2023 sebesar Rp140 per saham atau total Rp5,34 triliun. Jumlah dividen tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sama dengan jumlah dividen yang dibagikan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

Benji Yap, Presiden Unilever Indonesia, mengatakan pihaknya fokus memperkuat dan mendorong pertumbuhan yang mendukung bisnis perusahaan. 

“Upaya terus-menerus kami dalam menghadapi krisis eksternal mulai membuahkan hasil pada tahun ini dan kami berterima kasih atas dukungan yang tiada henti dari pelanggan, mitra, dan mitra pada tahun 2023,” kata Benji, Kamis (20/6/2024). 

Pada tahun 2023, perseroan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp38,6 triliun, laba bersih sebesar Rp4,8 triliun, dan margin kotor meningkat 346 basis poin dibandingkan tahun 2022.

 

Sebelumnya, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mampu mencatatkan laba bersih Rp 1,4 triliun dari total penjualan bersih Rp 10,1 triliun pada kuartal I 2024. Meski pertumbuhan pendapatan dalam negeri meningkat menjadi 24,7 persen dari kuartal IV pada tahun 2023. Angka ini melemah 4,7 persen tahun-ke-tahun dibandingkan kuartal pertama tahun 2023. 

Benji Yap, Presiden Unilever Indonesia, mengatakan tingkat penjualan Maret 2023 di saluran-saluran utama perseroan telah pulih ke level kuartal III-2023. Sementara itu, pangsa pasar bulanan Unilever Indonesia terus tumbuh dibandingkan titik terendahnya. Diposting pada bulan Desember 2023. 

“Perusahaan juga berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar di lebih dari 80 persen kategori tempat kami beroperasi. Hasil positif ini merupakan upaya implementasi prioritas strategis perusahaan secara efektif,” ujarnya dalam laporan kinerja keuangan petugas Unilever Indonesia. Pada triwulan I tahun 2024 diperingati pada Rabu (24/4/2024).

Berdasarkan laporan kinerja keuangan tersebut, emiten bersandi UNVR ini melaporkan peningkatan laba sebelum pajak (PT) sebesar 131 basis poin dan 18,4 persen atau 844 basis poin dibandingkan kuartal IV 2024.

Sementara itu, margin kotor meningkat 61 basis poin secara tahunan menjadi 49,9 persen, lebih tinggi 156 basis poin dibandingkan kuartal keempat tahun 2023.

“Hal ini didorong oleh beberapa inisiatif penghematan, antara lain pengelolaan harga komoditas, otomatisasi pabrik dan restrukturisasi biaya, serta berbagai penyederhanaan untuk memastikan efisiensi dalam pengelolaan biaya,” tambah Benji. 

 

Di sisi lain, beban iklan Unilever Indonesia juga meningkat sebesar 107 basis poin year-on-year, dari 8,0 persen pada kuartal pertama tahun 2023 menjadi 9,0 persen pada kuartal pertama tahun 2024.

“Kami terus memastikan tingkat belanja iklan kami memadai untuk mendukung inovasi merek kami. Pada kuartal pertama tahun ini, kami meningkatkan belanja iklan sebesar 107 basis poin menjadi 9,0 persen dari penjualan,” tutup Benji.

Pada penutupan perdagangan Rabu 24 April 2024, harga saham UNVR naik 2,58 persen menjadi Rp 2.390 per saham. Harga saham UNVR naik 20 poin menjadi Rp 2.350 per saham. Saham UNVR sempat tertinggi Rp 2.420 dan terendah Rp 2.350. Total frekuensi perdagangan sebanyak 3.951 kali dengan volume perdagangan 146.897 lembar saham. Nilai transaksi Rp 35,1 miliar.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *