Tue. Jul 23rd, 2024

Yayasan Milik Pangeran Harry dan Meghan Markle Dinyatakan Nakal, Archewell Dilarang Meminta Dana Amal

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Pangeran Harry dan Meghan Markle menghadapi masalah baru. Yayasan yang ia dirikan, Archwell Foundation, dinyatakan “nakal” oleh California Registry of Charities and Fundraisers. The New York Post pertama kali menyampaikan berita tersebut.

Mengutip ORANG, Selasa (14/5/2024), sumber dekat Archwell menginformasikan cek awal sudah dikirim namun belum diterima. Pihak yayasan berharap permasalahan ini dapat segera teratasi. 

Pada tanggal 3 Mei 2024, Jaksa Agung California Rob Bonta mengeluarkan Pemberitahuan Kenakalan kepada Archewell Foundation atas nama California Registry of Charities and Fundraisers. Sebuah surat yang dikirim oleh Departemen Kehakiman California mencantumkan alamat yayasan tersebut di Beverly Hills, California, sekitar dua jam dari rumah Duke dan Duchess of Sussex di Montecito.

Menurut dokumen yang diperoleh ORANG, organisasi tersebut “terdaftar sebagai menunggak dalam Daftar Organisasi Amal dan Penggalangan Dana karena kegagalan menyerahkan laporan tahunan dan/atau biaya perpanjangan yang diwajibkan.” “Organisasi yang terdaftar sebagai nakal tidak bereputasi baik dan dilarang melakukan tindakan yang memerlukan pendaftaran, termasuk permintaan atau pendistribusian dana amal,” jelas surat itu.

“Organisasi juga dapat dikenakan denda dan pendaftarannya dapat ditangguhkan atau dibatalkan oleh Panitera. Jika Anda telah mengirimkan catatan yang salah, Anda akan diberitahu tentang jumlah biaya selanjutnya.”

Menurut sumber yang dekat dengan yayasan, organisasi tersebut mengajukan permintaan tepat waktu, namun cek yang dikirimkan tidak pernah diterima. Pihak yayasan baru mengeluarkan surat pemberitahuan tersebut setelah surat pemberitahuan tersebut diterbitkan. Cek baru telah dikirim melalui pos, dan Archewell Foundation berharap masalah ini dapat diselesaikan dan dicatat dalam tujuh hari kerja ke depan.

 

The Archival Foundation adalah organisasi nirlaba yang didirikan oleh Harry dan Meghan pada tahun 2020 sebagai anggota senior keluarga kerajaan Inggris.

“Misi kami sederhana: Hadir, berbuat baik. Kami memanfaatkan momen ini dengan hadir, mengambil tindakan, dan menggunakan sorotan kami yang tak tertandingi—secara lokal dan global—untuk mengangkat dan menghubungkan komunitas melalui tindakan pelayanan dan kasih sayang,” demikian isi situs webnya.

Ringkasan yang disertakan dalam permohonan awal Archwell Foundation yang diajukan di California pada tahun 2021 terus berlanjut.

“The Archewell Foundation adalah organisasi nirlaba yang didirikan oleh Duke dan Duchess of Sussex. Misi utama Archewell Foundation adalah untuk mengangkat dan menghubungkan komunitas – lokal dan global, online dan offline – sekaligus melakukan tindakan kasih sayang.”

“The Archewell Foundation percaya bahwa belas kasih adalah kekuatan budaya yang menentukan di abad ke-21, dan melalui karyanya, Archewell Foundation mendukung komunitas organisasi mitra yang terus berkembang yang mendorong perubahan budaya sistemik. Di balik cerita dan kata-kata tersebut terdapat tindakan nyata, dan menyoroti hal-hal baru. generasi kepemimpinan,” ujarnya.

Sementara itu, Raja Charles III memicu kontroversi atas kedekatan Pangeran Harry dengan jabatan militer yang dipegang Pangeran William selama tiga dekade. Pada Senin, 14 Mei 2024, Charles menganugerahkan pangkat Kolonel-in-Chief Korps Udara Angkatan Darat kepada putra sulungnya dalam upacara militer di Army Aviation Center di Hampshire, Inggris.

William kemudian terbang dengan helikopter Apache saat dia meninggalkan pangkalan sebagai Panglima Korps Udara Angkatan Darat yang baru. Dengan gelar tersebut, William kini mengepalai resimen tempat adik laki-lakinya Harry bertugas di Angkatan Darat Inggris, menurut ABC News.

Harry, yang kini tinggal di Amerika Serikat, bertugas sebagai perwira di Angkatan Darat Inggris selama 10 tahun. Ketika dinas militernya berakhir pada tahun 2015, Harry naik pangkat menjadi komandan helikopter Apache.

Dikenal di kalangan militer sebagai Kapten Harry Wells, ia dikerahkan ke Afghanistan dua kali, dari tahun 2007 hingga 2008 dan kemudian lagi dari tahun 2012 hingga 2013. Pada tahun 2012, Kementerian Pertahanan Inggris menobatkan Harry sebagai pilot kursi depan, atau co-pilot-gunner terbaik, dari lebih dari 20 pilot helikopter Apache di kelasnya.

 

Upacara tersebut dilakukan kurang dari seminggu setelah Harry melakukan perjalanan ke London untuk menghadiri peringatan 10 tahun Invictus Games, sebuah kompetisi Paralimpiade untuk anggota militer yang terluka yang didirikan pada tahun 2014. Di Katedral St. Paulus pada 8 Mei 2024.

Namun bibi dan pamannya, Putri Diana, tetap hadir di acara tersebut. Pada saat yang sama, Charles menghadiri pesta kebun di Istana Buckingham dan William memimpin upacara penobatan di Kastil Windsor.

Juru bicara Harry mengatakan kepada ABC News pada saat itu bahwa jadwal Charles tidak memberinya waktu untuk bertemu putra bungsunya selama kunjungannya ke London. “Sayangnya hal ini tidak mungkin terjadi karena Yang Mulia memimpin seluruh acara,” kata seorang juru bicara tentang pertemuan antara Harry dan Charles.

“Duke tentu memahami komitmen dan prioritas lain ayahnya dan berharap dapat segera bertemu dengannya.” Juru bicara Buckingham dan Istana Kensington menolak berkomentar lebih lanjut kepada ABC News.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *