Tue. Jul 23rd, 2024

18 Juni 1928: Amelia Earhart Jadi Wanita Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Hari ini, hampir 80 tahun lalu, tepatnya 18 Juni 1928, Amelia Earhart menjadi wanita pertama yang melintasi Samudera Atlantik sebagai penumpang pesawat Fokker yang diterbangkan Wilmer Stultz dan Louis Gordon.

Lahir di Atchison, Kansas, pada tahun 1897, Earhart baru mulai terbang setelah pindah ke California pada tahun 1920.

Setelah mengikuti pelajaran dari pionir penerbangan Neta Snook di atas kapal Curtiss Jenny, Earhart memecahkan rekor ketinggian penerbangan wanita pada tahun 1922, demikian dilansir laman NASA Selasa (18/6/2024).

Sejak itu, Earhart terus mendukung perempuan dalam dunia penerbangan dan pada tahun 1928, ia menjadi wanita pertama yang melintasi Samudra Atlantik. Earhart, yang pilotnya Wilmer Stultz dan Louis Gordon menjadi penumpang pesawat Fokker Friendship, menjadi lebih dikenal setelah berhasil menyelesaikan penerbangan tersebut.

Pada bulan Mei 1932, Earhart menjadi wanita pertama yang terbang sendirian melintasi Atlantik. Sedangkan pada tahun 1935, ia berhasil menyelesaikan perjalanan solo pertamanya dari Hawaii ke California.

Sementara itu, Earhart terus mempromosikan penerbangan dan membantu mendirikan kelompok Ninety-Nine, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk penerbang perempuan.

 

Pada tanggal 1 Juni 1937, Earhart dan navigatornya Fred Noonan meninggalkan Miami, Florida, dalam penerbangan keliling dunia. Namun mereka dan pesawatnya, Lockheed Electra, menghilang setelah mendarat di Lae, New Guinea, pada 29 Juni 1937. Saat itu, misi Earhart hanya berjarak 7.000 mil dari penyelesaian yang berhasil.

Keadaan hilangnya Earhart meninggalkan misteri. 

Ada berbagai teori tentang nasib penerbang tersebut. Pertama kali diklaim bahwa dia jatuh dan tenggelam.

Sementara klaim lain menyebutkan Amelia Earhart jatuh di Pulau Gardner atau yang kini disebut Nikumaroro.

Teori terakhir ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh International Group for Historic Aircraft Restoration (TIGHAR).

TIGHAR mendapat informasi bahwa kolonel Inggris Gerald Gallagher, yang memiliki lisensi pilot, mengirimkan pesan pada tahun 1940.

Dia menemukan kerangka bersama dengan kotak tua di bawah pohon di sisi sepi dari landmark di Pulau Gardner.

Gerald Gallagher diperintahkan untuk mengembalikan jenazahnya ke Fiji, dan pemeriksaan rinci terhadap tulang-tulang tersebut dilakukan pada tahun 1941.

Akibatnya, tulang-tulang tersebut diduga milik laki-laki. Namun pada tahun 1998, analisis para antropolog terhadap data pengukuran mengungkapkan sesuatu yang berbeda.

Analisis tersebut mengatakan kerangka itu milik seorang “wanita jangkung dan berkulit terang keturunan Eropa Utara”. Sayangnya, kerangka tersebut sudah lama hilang di Fiji.

TIGHAR juga menemukan sejumlah artefak yang diyakini milik pesawat Electra yang dipiloti Amelia Earhart.

 

Sementara itu, sebuah foto yang ditemukan di Arsip Nasional AS memicu spekulasi lain: Wanita pemberani itu selamat dari pendaratan di Kepulauan Marshall, namun kemudian ditangkap oleh Jepang.

Acara History Channel “Amelia Earhart: The Lost Evidence” menampilkan foto seorang wanita yang mirip Amelia Earhart dan seorang pria yang mirip kopilotnya, Fred Noonan. 

Dalam foto tersebut, seorang wanita berambut pendek, sangat mirip dengan potongan rambut Amelia Earhart, sedang duduk di dermaga dengan punggung menghadap kamera.

Seorang pria yang nampaknya adalah Noonan terlihat berdiri tepat di belakang wanita tersebut.

Pakar pengenalan wajah Kent Gibson menganalisis foto tersebut. Dia mengatakan dalam program History Channel bahwa foto itu adalah “bukti yang sangat meyakinkan” tentang Noonan.

“Garis rambutnya adalah ciri paling khasnya. Hidungnya juga sangat mancung.” dia menjelaskan.

Meskipun banyak misteri menyelimuti hilangnya Amelia Earhart, kontribusinya terhadap isu-isu penerbangan dan perempuan telah menginspirasi banyak orang selama 80 tahun.

Maka, 45 tahun kemudian, tepatnya pada 18 Juni 1983, Sally Ride membuat sejarah baru setelah Earhart dan menjadi wanita pertama di Amerika Serikat yang terbang ke luar angkasa.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *