Mon. Jul 15th, 2024

Asuransi Jasindo Untung Rp 102,8 Miliar sepanjang 2023

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta PT Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo meraup laba bersih sebesar Rp 102,88 miliar pada tahun 2023. Berbeda dengan tahun 2022, di mana laba bersih tersebut mencakup penjualan saham yang merupakan bagian dari aksi korporasi dalam rangka keuangan Jasindo. restrukturisasi urusan.

CEO, Direktur Asuransi Jasindo Andy Samuel, secara keseluruhan kinerja perseroan bergerak ke arah positif terlihat dari pencapaian laba bersih tahun buku 2023 yang secara eksklusif menjadi kompetensi inti Asuransi Jasindo. Tahun 2023 juga menjadi tahun dimana Asuransi Jasindo bangkit dari sebelumnya.

Seperti diketahui, pada periode 2020-2021 perseroan sempat krisis dengan RBC berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pada tahun 2022 hingga 2023, perseroan akan fokus pada pemulihan dengan melaksanakan rencana restrukturisasi keuangan (RPK). “Pada tahun 2022, Jasindo osiguranje akan melaksanakan rencana restrukturisasi keuangan (RPK) yang telah disetujui OJK, seperti restrukturisasi produk asuransi kredit yang menjadi akar permasalahan, kemudian penjualan dua saham investasi, serta perubahan pada Proses dan model bisnisnya patut diapresiasi karena dalam setahun perusahaan bisa kembali normal dan pulih, ujarnya, Minggu (28 April 2024).

Selain itu, dalam kurun waktu satu tahun (2022-2023), perseroan berhasil pulih dan memenuhi solvabilitas di atas aturan OJK. Oleh karena itu, lanjutnya, pertumbuhan kinerja Jasindo osiguranje pada tahun 2023 harus dilihat secara menyeluruh, berkesinambungan, dan menyeluruh. Bahwa ada pertumbuhan positif yang merupakan hasil kerja keras bersama warga Jasind dan para pemegang saham. Dapatkan premi

Menurut Direktur Keuangan dan Investasi Jasindo Insurance, Jhon Harlen Butar-Butar, laba asuransi perseroan meningkat 44,30% (YoY) menjadi Rp 420,50 miliar. Sementara pendapatan premi bruto terus tumbuh sebesar 2,43% (year-on-year) menjadi Rp3,17 triliun.

 

Lanjutnya, hasil bisnis pada tahun 2023 juga dikontribusi oleh penjualan lima produk yang tumbuh positif. Misalnya saja produk Marine Hull yang totalnya Rp 166,43 miliar pada tahun 2022 akan meningkat menjadi Rp 275,38 miliar pada tahun 2023.

Untuk produk Energy Offshore totalnya sebesar Rp 570,79 miliar pada tahun 2022, meningkat menjadi Rp 572,62 miliar pada tahun 2023. Begitu pula untuk produk Energy Onshore sebesar Rp 39,62 miliar pada tahun 2022, meningkat menjadi 44, Rp 42 miliar pada tahun 2023.

Demikian pula asuransi satelit yang sebelumnya sebesar Rp129,97 miliar pada tahun 2022 meningkat menjadi Rp283,40 miliar pada tahun 2023, dan produk liabilitas sebesar Rp40,00 miliar pada tahun 2022 meningkat menjadi Rp40,36 miliar pada tahun 2023.

“Pada tahun 2024, Asuransi Jasindo akan semakin memperkuat kompetensi inti perusahaan, khususnya pada aset LoB-LoB, kelautan (kargo dan lambung kapal), energi lepas pantai dan darat, teknologi, produk antariksa dan satelit, serta liabilitas,” tutupnya.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *