Tue. Jul 16th, 2024

Bandara Heathrow Kacau, Penumpang Tertahan di Pesawat Selama Berjam-Jam

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Bandara Heathrow di London, Inggris sedang mengalami kekacauan. Penumpang menunggu berjam-jam di Bandara Heathrow karena gangguan teknologi informasi (IT). Mengutip The Sun, Rabu (26/6/2024), para penumpang mengaku sesak di dalam pesawat dan kembali tanpa membawa barang bawaan pada Selasa, 25 Juni 2024 malam.

Warga negara Inggris Richard White (59) menceritakan kepada The Sun bagaimana dia terjebak di bandara selama satu jam dalam penerbangan British Airways. Dia berkata: “Jadi kami berada di landasan selama lebih dari satu jam setelah mendarat. Pilot ingin para penumpang mengenakan sabuk pengaman karena kami dapat bergerak kapan saja.”

Masalahnya, banyak orang yang ingin ke toilet. Suatu saat pilot harus memindahkan pesawat dalam waktu singkat ketika ada beberapa orang di toilet. Itu sangat sulit.

Dia menambahkan: “Karena kami hanya membawa tas tangan, kami baik-baik saja. Namun kami melihat banyak orang yang sangat kesal menunggu koper mereka. Tampaknya kacau.”

Dalam video yang diunggah di media sosial, terlihat pemandangan sangat ricuh di ruang kargo bandara dengan antrian penumpang yang tak ada habisnya. Richard yang tinggal di Kopenhagen mengatakan, terjadi kekacauan di pengambilan bagasi di Terminal 5 (T5).

Dalam postingan di Twitter atau

 

Penumpang marah karena menunggu tanpa diberi tahu apa masalahnya. “Kami harus mengambil bagasi, tapi tidak bisa. Akan lebih baik jika ada informasi nyata, tapi tidak ada yang mengatakan apa yang terjadi.”

Yang lain menambahkan: “Hai @HeathrowAirport, di mana barang bawaan saya? Saya menunggu BA929 dari Tirana di terminal 5 tetapi tidak ada yang terkirim. Anda mengirimi saya pesan aneh yang mengatakan kami harus menunggu 2 jam untuk mengisi formulir. TANGAN APA?”

Traveler memposting pesan kepada penumpang di Heathrow. Dikatakan: “Karena masalah teknis dengan sistem pemisahan bagasi kami di Heathrow, dengan menyesal kami informasikan kepada Anda bahwa kami tidak dapat menjamin bahwa Anda akan dapat membawa tas Anda. Kami memiliki informasi lebih lanjut dan akan terus mengirim email kepada Anda. “

Penumpang lain juga membagikan pesan yang berbunyi: “Ini kecelakaan, kami kembali dari Siprus. Saya terjatuh dari kursi yang dipesan dan berbayar, jadi kaki saya kosong, lalu 30 menit sebelum stand, tidak ada bagasi, saya bisa pergi ke A. @E untuk meditasi, paket saya dapat dikirimkan dalam 2-3 hari atau kembali.”

 

Seorang juru bicara Heathrow mengatakan: “Kami mendukung British Airways dengan masalah teknis pada sistem alokasi mereka. Kami menyarankan penumpang untuk memeriksa BA sebelum melakukan perjalanan ke bandara. Penumpang BA di Terminal 5 mungkin terpengaruh dan disarankan untuk menghubungi BA untuk mendapatkan bantuan. Tidak ada maskapai penerbangan lain yang tidak terpengaruh.”

Sementara itu, juru bicara British Airways mengatakan: “Kami meminta maaf kepada pelanggan yang tidak dapat melakukan perjalanan dengan bagasi mereka karena masalah teknis sementara di luar kendali kami. Masalah ini telah teratasi dan kami telah mendatangkan rekan tambahan untuk mendukung tim kami. Silakan kembali tasnya ke pelanggan kami sesegera mungkin.”

Beberapa hari sebelum kejadian kacau ini, terjadi pemadaman listrik besar-besaran di Bandara Manchester. Saat itu, penerbangan menjadi kacau. Sekitar 90.000 penumpang terkena dampak pembatalan penerbangan dan perubahan jadwal kedatangan.

Dalam keterangannya kepada BBC, Rabu (26/06/2024), Direktur Otoritas Bandara Chris Woodruff mengatakan “kesalahan pada kabel menyebabkan lonjakan listrik yang mengganggu sistem keamanan dan pemeriksaan bagasi”.

Antrean besar terjadi ketika seperempat dari seluruh penerbangan dari bandara harus dibatalkan. Penumpang yang melakukan perjalanan melalui Terminal 1 dan 2 diimbau untuk menjauh. Cirium, sebuah perusahaan analisis penerbangan, mengatakan 66 penerbangan keluar dan 50 penerbangan masuk telah dibatalkan pada jam makan siang.

Kelvin Knaver, dari St Helens, Merseyside, dijadwalkan terbang ke Amsterdam dengan EasyJet sebelum penerbangannya dibatalkan. Dia mengatakan kepada BBC North West Tonight: “Ini berantakan. Ada simpanan yang perlu waktu lama untuk diselesaikan.”

Orang-orang yang terkena dampak kekacauan tersebut memposting gambar di media sosial tentang antrian panjang saat check-in dan pemeriksaan paspor dan mengeluhkan kurangnya komunikasi dari staf. Gambar dan kamera video memperlihatkan antrean panjang orang, bahkan ada yang menunggu dalam kegelapan.

Woodruff mengatakan sebelumnya bahwa listrik telah pulih, namun tidak akan ada keberangkatan dari terminal mana pun selama sisa hari itu. Pihak bandara mengatakan kepada BBC bahwa penerbangan masuk dialihkan “karena pesawat tidak dapat lepas landas” karena terbatasnya ruang.

Di antara mereka yang terkena dampak, penerbangan dari Houston, AS, terpaksa dialihkan ke London Heathrow, sedangkan penerbangan lainnya dari Singapura terpaksa mendarat di London Gatwick.

Listrik cadangan bandara dinyalakan ketika sistem utama mati, namun situasinya diperumit dengan beberapa kali pemadaman listrik. Maskapai mengatakan masalah penanganan bagasi membuat pelanggan hanya bisa naik pesawat dengan tas jinjing. Dalam sebuah pernyataan, Jet2 mengatakan petugas tidak dapat memuat tas ke dalam pesawat karena pemadaman listrik.

 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *