Mon. Jul 15th, 2024

Bukan di Indonesia, VinFast Lebih Pilih Bangun Pabrik Baterai di India

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Produsen kendaraan listrik Vietnam VinFast akan membuka fasilitas manufaktur pertamanya di India. Lokasi pabriknya sendiri berada di negara bagian Tamil Nadu di India bagian selatan. Hal tersebut dibocorkan oleh tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut, dilansir Reuters, Kamis (1/4/2024).

Perusahaan tersebut akan membuat baterai untuk kendaraan listrik di sebuah pabrik di kota Thoothukudi, kata salah satu sumber, seraya menambahkan bahwa hal ini terpisah dari rencana yang diumumkan sebelumnya untuk merakit kendaraan yang sebagian dikirim dari Vietnam.

Sementara itu, VinFast enggan berkomentar mengenai hal ini. Pengumuman perusahaan mengenai pabrik baru tersebut diperkirakan akan dilakukan dalam beberapa hari mendatang.

VinFast sendiri menyatakan akan mengumumkan rencana detail pabrik baterainya pada waktunya nanti.

Juru bicara pemerintah Tamil Nadu tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai rencana VinFast.

“Beberapa pejabat VinFast telah mengunjungi distrik Thoothukudi di Tamil Nadu untuk memeriksa lokasi tersebut,” kata sumber keempat, seorang pejabat senior, yang mengetahui rencana tersebut.

Sebelumnya, Reuters juga melaporkan bahwa VinFast telah mulai merekrut staf penjualan, hukum, dan administrasi di India pada September lalu. Belum jelas berapa besar investasinya atau kapan pabrik VinFast di Tamil Nadu akan beroperasi.

Produser asli Vietnam, VinFast, akan berinvestasi sebesar 400 juta dolar atau setara 6,25 miliar di india dan India. Dana ini akan dialokasikan untuk produksi kendaraan di kedua negara tersebut dengan skema yang sepenuhnya runtuh.

Asia Nikkei melaporkan dalam pengajuan sekuritas bahwa VinFast telah mengoptimalkan rencana belanja modal (capex) untuk manufaktur, yang akan menghemat sekitar $400 juta.

Dana ini akan dibagi rata antara pembangunan pabrik tahap pertama di india dan India.

“Penghematan ini diharapkan dapat digunakan untuk membangun pabrik CKD di Indonesia, negara dengan populasi terpadat di Asia Tenggara, dan di India, pasar otomotif terbesar ketiga di dunia,” tulis perusahaan tersebut, Minggu (10/8/). 2023).

Dengan skema CKD, VinFast kemungkinan akan mengirimkan unit mobil dengan komponen lengkap namun belum dirakit dari Hai Phong, Vietnam. Nantinya model ini akan diproduksi di Indonesia dan India dengan kapasitas produksi hingga 50 ribu unit mobil listrik per tahun per pabrik.

Produksi kemungkinan akan dimulai pada tahun 2026, dan pada Mei 2023, VinFast mengatakan pabrik-pabrik tersebut akan menjual kendaraan listrik di pasar Asia Tenggara, Eropa, dan Kanada.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *