Fri. Jul 19th, 2024

Daftar Lokasi Perpanjangan SIM Mobil dan Motor Hari Ini

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Pengemudi mobil atau sepeda motor harus memiliki surat izin mengemudi atau SIM. SIM mempunyai masa berlaku; jika hilang, pemilik SIM harus mengajukan SIM baru.

Bagi yang berdomisili di Jakarta dan ingin memperbarui SIM hari ini, Selasa (30/1/2024), Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menawarkan layanan SIM Keliling di 5 lokasi.

Anda harus mengikuti prosedur kesehatan saat mengunjungi situs SIM seluler. Wajib memakai masker dan menerapkan penjarakan fisik.

Seperti yang diunggah akun @tmcpoldametro pada X, Selasa (30/1/2024), SIM keliling berfungsi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya hanya berfungsi untuk perpanjangan SIM A (mobil) dan C (sepeda) yang dapat diselesaikan sebelum masa berlakunya habis. Syarat dan harga

Sekadar informasi, harga tetap sesuai PP No. 60 Tahun 2016 tentang Pajak Penghasilan Negara sebesar Rp 80.000 untuk perpanjangan SIM A dan Rp. 75.000,- untuk perpanjangan SIM C.

Persyaratan perpanjangan SIM A atau C adalah sebagai berikut:

1. Copy KTP yang masih berlaku

2. Fotokopi Surat Izin Mengemudi asli dan Surat Izin Mengemudi asli

3. Bukti diagnosis

Setiap orang yang berkendara di jalan raya harus mempunyai Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis kendaraan yang dikendarainya. Ketentuan yang berlaku bagi pengemudi yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi diatur dalam Pasal 281. Berikut lokasi SIM keliling di wilayah DKI Jakarta: Jakarta Timur: Grand Cakung Mall. Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata. Jakarta Utara: LTC Glodok. Jakarta Barat: Mal Citraland. Jakarta Pusat: Kantor Pos Planteng.

Di Indonesia, Surat Izin Mengemudi (SIM) dibagi menjadi beberapa kategori. Meski sama-sama mengendarai mobil, namun para pengemudi di Indonesia harus menyesuaikan kategorinya dengan mobil yang dikendarainya.

Grup SIM yang berlaku di Indonesia khusus roda empat atau lebih dibagi menjadi enam grup. 6 SIM tersebut antara lain SIM A, A Umum, B I, B I Umum, B II dan B II Umum.

Untuk masing-masing kelompok, perbedaannya didasarkan pada jenis kendaraan dan muatan yang ada di dalam kendaraan.

Untuk SIM yang diwajibkan bagi seluruh pengemudi di Indonesia pada kendaraan tunggal harus memiliki SIM A sebagai syarat berkendara.

Untuk lebih jelasnya, menurut Perpol No. 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandatanganan Surat Izin Mengemudi, berikut klasifikasi pengemudi di Indonesia:

1. YA A, berlaku untuk mengemudikan kendaraan Ranmor dengan berat izin paling banyak 3.500 kg (tiga ribu lima ratus kilogram) berupa penumpang dan suku cadang mobil penumpang;

2. SIM Umum A, berlaku untuk mengemudikan kendaraan dengan berat paling banyak 3.500 kg (tiga ribu lima ratus kilogram), berupa penumpang dan perlengkapan umum;

3. SIM BI, berlaku untuk mengemudikan kendaraan Ranmor dengan berat lebih dari 3.500 kg (tiga ribu lima ratus kilogram) berupa truk dan muatan;

4. SIM BI Umum, berlaku untuk mengemudikan kendaraan dengan berat lebih dari 3.500 kg (tiga ribu lima ratus kilogram), berupa bus umum dan kendaraan umum;

5. Surat Izin Mengemudi BII, berlaku untuk mengemudikan kendaraan Ranmor berupa kendaraan berat, truk, dan truk pengangkut penumpang atau kendaraan penumpang berizin berat untuk mobil penumpang atau truk dengan berat lebih dari 1.000 kg (seribu kilogram);

6. Surat Izin Mengemudi Umum BII, berlaku untuk mengemudikan kendaraan Ranmor berupa kendaraan berat, truk dan kendaraan derek atau kendaraan angkutan umum dengan berat yang diperbolehkan untuk truk atau trailer di atas 1.000 kg (seribu kilogram).

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *