Fri. Jul 19th, 2024

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Epic Games Store akan membagikan game AAA (triple-A) gratis untuk menyambut acara diskon mereka yaitu. Penjualan Besar 2024.

Kali ini Epic Games menggratiskan game Dragon Age: Inquisition Game of the Year Edition mulai sekarang hingga tanggal 23 Mei 2024 atau selama satu minggu.

Buat kamu yang ingin menambah koleksi game AAA ke koleksi perpustakaan Epic Games Store, gamers bisa memanfaatkan momen Mega Sale 2024 hingga tanggal 13 Juni.

Kali ini pihak perusahaan akan membagikan sederet game menarik yang bisa diminati secara gratis dan permanen.

Dragon Age: Inquisition sendiri merupakan game yang dikembangkan oleh BioWare dan pertama kali diterbitkan oleh perusahaan Electronic Arts pada bulan November 2014 atau 10 tahun yang lalu.

Dragon Age: Inquisition merupakan game bergenre action RPG dan merupakan kelanjutan dari seri Dragon Age II tahun 2011.

Kisah permainan ini mengikuti karakter pemain yang dikenal sebagai Inkuisitor dalam perjalanan untuk menyelesaikan perang saudara di benua Thedas dan menutup celah misterius di langit yang disebut “Pelanggaran”.

Karena itu, berbagai jenis setan berbahaya bermunculan di dunia. Gameplay Dragon Age: Inkuisisi mirip dengan pendahulunya, meskipun terdiri dari beberapa dunia semi terbuka untuk dijelajahi pemain.

Pemain mengontrol Inkuisitor atau rekan-rekannya terutama dari sudut pandang orang ketiga, meskipun sudut kamera dari atas ke bawah juga tersedia di PS3, PS4, Windows, Xbox 360, dan Xbox One.

Epic Games dikabarkan berencana menghadirkan toko aplikasi sendiri ke perangkat atau ponsel Android.

Dikutip dari Android Authority, Sabtu (23/3/2024), perusahaan akan memperkenalkan game populernya Battle Royale, Fortnite, dan game Android menarik lainnya di platform Epic Games Store.

Mengunggah akun Epic Games Store di X (dulu Twitter), mereka memberikan bocoran mengenai peluncuran app store mereka di iOS dan Android.

Namun hingga unggahan ini, pihak perusahaan belum membeberkan jadwal ketersediaan Epic Games Store di ponsel Android.

Tak hanya di Android, Epic Games berencana merilis Epic Games Store di iOS juga. Namun mengingat Epic saat ini masih berselisih dengan Apple, peluncuran Epic Games Store di iOS masih terkendala. 

Kehadiran Epic Games Store di Android pun disebut-sebut bisa memberikan angin segar bagi para pengembang game.

Pasalnya, setiap keuntungan yang diperoleh dari unduhan game atau transaksi di platform Epic Games, pengembang akan menerima 88% dari total pendapatan. Kemudian sisanya akan diberikan kepada Epic Games. 

Kondisi ini juga disebut menjadi masalah bagi Google. Pasalnya raksasa internet tersebut mengenakan biaya 15% untuk setiap juta dolar pendapatan awal yang diperoleh pengembang game Android setiap tahunnya. 

Setelah ambang batas ini tercapai, biaya ini akan meningkat hingga 30%. 

Baru-baru ini, Apple memblokir akun pengembang Epic Games sehari setelah iOS 17.4 mengizinkan toko aplikasi pihak ketiga untuk diinstal di perangkat iPhone.

Engadget mencatat, Apple kini mengizinkan pengguna menginstal aplikasi dari toko aplikasi pihak ketiga.

Hal ini dilakukan untuk mematuhi regulasi Digital Markets Act (DMA) yang dikeluarkan Uni Eropa. Epic segera merespons dengan menyebut langkah tersebut sebagai “pelanggaran DMA yang serius.”

Epic beralasan alasan pelarangan tersebut karena kekhawatiran Apple bahwa Epic tidak akan menghormati perjanjian kontrak terkait akuisisi akun pengembang.

 CEO Epic Games, Tim Sweeney, angkat bicara mengenai perubahan yang dilakukan Apple pada App Store regional Uni Eropa dan menyebutnya sebagai “contoh baru yang licik mengenai kepatuhan yang berbahaya”.

Sweeney mengatakan bahwa Apple secara teknis mematuhi DMA, tetapi hal ini tidak membuat segalanya lebih mudah bagi toko aplikasi pihak ketiga.

CEO Epic Games menyebut Apple memiliki skema anti-persaingan yang penuh dengan biaya pengunduhan yang tidak masuk akal dan kebijakan pajak baru Apple atas pembayaran yang belum diproses.

Setelah Sweeney secara terbuka mengeluhkan aturan toko aplikasi baru, Phil Schiller dari Apple mengirim email ke Epic Games pada tanggal 23 Februari meminta “jaminan tertulis” bahwa perusahaan akan memenuhi janjinya.

Surat itu berbunyi: “Dengan jelas dan tegas, tolong beri tahu kami mengapa kami harus mempercayai Epic kali ini.” 

Sweeney menanggapi surat tersebut dengan menyatakan bahwa Epic dan anak perusahaannya bertindak dengan itikad baik dan akan mematuhi semua ketentuan perjanjian saat ini dan di masa depan dengan Apple. 

Apple mengambil pandangan berbeda. Dalam pernyataan yang diterbitkan oleh 9to5Mac, mereka menyalahkan pelanggaran berat yang dilakukan Epic terhadap kewajiban kontrak perusahaan yang dipublikasikan.

Pembuat iPhone menambahkan bahwa mereka berhak menghentikan salah satu atau seluruh anak perusahaan, afiliasi, dan/atau entitas yang dimiliki sepenuhnya Epic Games kapan saja berdasarkan kebijakan Apple sendiri.

 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *