Mon. Jul 15th, 2024

Gempa Magnitudo 4,1 Terjadi di Tuban Jatim, Getaran Terasa hingga Bawean

 

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Gempa berkekuatan 4,1 SR melanda kawasan Tuban, Jawa Timur pada Rabu (29/5/2024) pukul 13.38.41 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan lokasi gempa Tuban berada di 5,68° LS; 112,52° BT, pusat gempa terletak 145 km timur laut Tuban, Jawa Timur dan kedalaman laut 10 km.

Daryono, Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, mengatakan gempa Tuban merupakan jenis gempa dalam akibat aktivitas sesar lokal dengan fokus pada lokasi episenter dan kedalaman hiposenter. .

Gempa ini dirasakan di wilayah Bawean II MMI, kata Daryono.

Sejauh ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut. Pada saat yang sama, warga diimbau mewaspadai apa yang terjadi pasca gempa.

Hingga Rabu 29 Mei 2024 pukul 15.00 WIB belum ada laporan adanya gempa susulan.

Hasil pemantauan BMKG menunjukkan gempa ini merupakan rangkaian gempa Bawean M6.0 dan 699 gempa susulan yang terjadi pada Jumat 22 Maret 2024 pukul 22.11.45.

Hal ini harus dilakukan sebelum, segera, dan setelah gempa.

Sebelum:

– Pastikan struktur dan lokasi rumah Anda dapat mencegah bahaya gempa bumi, seperti tanah berguncang atau mencair. Nilai dan tingkatkan bangunan Anda untuk mencegah bahaya gempa bumi.

– Kenali lingkungan kerja Anda: perhatikan letak pintu, elevator, dan tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk bersembunyi.

– Pelajari cara menggunakan pertolongan pertama dan alat pemadam kebakaran.

– Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi jika terjadi gempa.

– Bersiaplah untuk mengencangkan furnitur ke dinding agar tidak terjatuh, terjatuh, atau tergelincir saat terjadi gempa.

– Rencanakan sekencang mungkin pada bagian bawah. Periksa kestabilan tanaman yang bisa tumbang saat terjadi gempa

– Untuk mencegah kebakaran, simpan bahan yang mudah terbakar di tempat yang tidak mudah pecah.

• Selalu mematikan air, gas dan listrik bila tidak digunakan.

– Siapkan barang-barang penting: kotak P3K, senter/senter, radio, suplemen makanan, dan air.

Saat gempa bumi terjadi:

– Jika Anda berada di dalam gedung: bersembunyi di bawah meja, lindungi tubuh dan kepala Anda dari puing-puing konstruksi, carilah tempat teraman dari puing-puing dan getaran, lari ke luar jika memungkinkan.

– Jika Anda berada di luar gedung atau ruang terbuka: Hindari bangunan di sekitarnya seperti gedung, tiang listrik, pepohonan. Perhatikan di mana Anda berdiri, jangan sampai mengoyak tanah.

– Jika Anda mengendarai mobil: keluar, keluar dan tinggalkan mobil jika berubah atau terbakar.

– Jika Anda tinggal atau pernah berada di pesisir pantai: menjauhi laut untuk menghindari bahaya tsunami.

– Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: hindari daerah rawan longsor jika terjadi gempa.

Setelah gempa bumi:

– Jika Anda berada di dalam gedung: keluar dari gedung dengan tertib; jangan menggunakan lift atau elevator, jika ada yang terluka, gunakan tangga umum, berikan pertolongan pertama; Jika Anda atau seseorang di sekitar Anda terluka parah, hubungi atau dapatkan bantuan.

– Periksa keadaan sekitar: apakah ada kebakaran, apakah ada kebocoran gas, apakah ada korsleting listrik. Periksa aliran dan pipa ledeng, cari barang berbahaya.

– Jangan memasuki bangunan yang rusak akibat gempa, karena mungkin masih ada puing-puing.

– Jangan berjalan di daerah gempa, masih ada kemungkinan bahaya tambahan.

– Mendengarkan informasi gempa di radio (jika terjadi gempa). Jangan mudah tersinggung dengan rumor atau berita yang tidak jelas sumbernya.

– Untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi, isi formulir yang disediakan oleh dinas terkait.

– Jangan panik dan ingatlah untuk rutin berdoa kepada Tuhan demi keselamatan dan keamanan kita semua.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *