Sat. Jul 13th, 2024

Harga Naik di Luar Kebiasaan, Bursa Pelototi Saham NFC Indonesia

matthewgenovesesongstudies.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau pergerakan saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX). Hal ini menyusul kenaikan harga saham NFCX yang tidak biasa (aktivitas pasar yang tidak biasa/UMA).

Informasi yang dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (7 September) menyebutkan: “Terkait dengan tidak normalnya aktivitas pasar saham NFCX, perlu kami sampaikan bahwa bursa sedang memantau perkembangan pola perdagangan pasar saham tersebut” /2024). .

Pengumuman adanya aktivitas pasar yang tidak normal belum tentu menunjukkan adanya aktivitas ilegal di kawasan pasar modal.

Saham PT NFC Indonesia Tbk ditutup menguat 20% menjadi 2.520 poin pada Senin (7 September), menurut data RTI. Saham NFCX berada di zona hijau sejak 27 Juni 2024. Saat ini saham NFCX diperdagangkan pada 1.120 poin dan saat berita ini ditulis mencapai 2.690 poin pada harga sekitar pukul 14.50 WIB.

Dalam sepekan, harga saham NFCX naik 88,77%. Namun saham NFCX sudah melemah 33,58% secara year-to-date atau year-to-date (YTD).

Menanggapi terungkapnya UMA di saham NFCX, Bursa mengimbau investor memperhatikan respons emiten besar terhadap verifikasi Bursa. Kami juga fokus pada kinerja dan keterbukaan informasi emiten.

Investor juga sebaiknya mengkaji action plan emiten jika belum mendapat persetujuan rapat umum pemegang saham. Dan mempertimbangkan berbagai pilihan yang mungkin muncul di masa depan sebelum mengambil keputusan investasi.

Sebelumnya, PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) menyiapkan belanja modal (capex) hingga Rp 250 miliar. Pada kuartal I 2023, belanja modal sudah terserap sebesar Rp16 miliar.

Zefanya Angeline, Head of Investor Relations Team NFC Indonesia, mengatakan sebagian besar belanja modal digunakan untuk investasi dan pengembangan di bidang teknologi, khususnya di bidang energi bersih.

“Pada kuartal I 2023 belanja modal mencapai Rp16 miliar. Untuk target setahun penuh 2023, belanja modal kita Rp200 miliar hingga Rp250 miliar,” kata Zefanya dalam keterangan publik, Rabu (14 Juni 2023). ). dalam pidatonya

Selain itu, NFC Indonesia menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 15% hingga 20% pada tahun 2023. Sejalan dengan itu, dealer sepeda motor merek Volta semakin giat melakukan ekspansi di Indonesia.

Direktur NFC Indonesia Ivan Ekancono mengatakan pihaknya sangat aktif dalam dua bulan terakhir dengan mengerahkan vendor di seluruh tanah air.

“Jadi kami turun ke tingkat daerah di provinsi. Di sana kami sudah mulai menyusun dan membangun surat penunjukan mitra dealer, dengan tujuan untuk mendekati konsumen yang ingin menggunakan sepeda motor listrik merek Volta,” ujarnya. ,

Ia berharap distribusi yang semakin luas ini bisa membawa Volta sampai ke tingkat daerah.

“Ke depan memang kita akan adakan konferensi nasional. Kita sudah menjangkau daerah sekitar Papua. Kita punya mitra di sana. Nanti kita kembangkan dan bawa ke tingkat daerah,” ujarnya. ,

Tak hanya itu, Zefanya menambahkan, untuk memperlancar ekspansi, perseroan juga akan menambah sekitar 100 hingga 200 stasiun sistem penukaran baterai (SGB) SGB untuk sepeda motor listrik Volta setiap tahunnya. ,

Ia juga mengatakan kehadiran anak usaha baru di bidang persewaan baterai akan membantu keuntungan perusahaan. ,

“Dalam tiga tahun ke depan, tingkat kontribusi laba kotor NFC akan mencapai setidaknya 50% dalam dua hingga tiga tahun ke depan.”

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *