Tue. Jul 23rd, 2024

Hubungan Pangeran Harry dan Meghan Markle Disebut Mulai Retak Akibat Bisnis Tak Berjalan Mulus

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Hubungan Pangeran Harry dan Meghan Markle berada di bawah tekanan berat dalam beberapa pekan terakhir. Seorang pakar kerajaan mengatakan kesenjangan antara keduanya semakin lebar.

Berbicara kepada The Mirror US, penulis kerajaan Tom Quinn berkata: “Ada keretakan yang semakin besar antara Harry dan Meghan, yang disebabkan oleh meningkatnya kekhawatiran Meghan bahwa hidupnya tidak berjalan sesuai rencana.”

“Dia menyukai perhatian media dan membenci kenyataan bahwa hasil jajak pendapat menunjukkan bahwa dia dan Harry tidak lagi menarik perhatian publik Amerika,” imbuhnya, dikutip Sabtu, 6 Juli 2024.

Pasangan Sussex ini telah bekerja keras sejak mengumumkan pengunduran diri mereka sebagai anggota senior keluarga kerajaan Inggris dan pindah ke Amerika Serikat pada tahun 2020. Sejak itu, mereka mendapat banyak perhatian, termasuk menandatangani sejumlah kontrak bernilai jutaan dolar.

Namun tak semuanya berjalan mulus, salah satunya ditandai dengan berakhirnya perjanjian eksklusif dengan Spotify. Meski kolaborasi dengan Netflix saat ini masih berjalan, kekhawatiran akan berakhir sama seperti Spotify pun menyusul. 

Meghan dan Harry menandatangani kontrak lima tahun dengan Netflix ketika mereka mundur dari monarki Inggris. Meski Meghan akan segera meluncurkan acara barunya, namun belum jelas apakah kontraknya akan diperpanjang.

The Duchess of Sussex juga meluncurkan merek gaya hidupnya American Riviera Orchard, tetapi belum menjual produk apa pun kepada penggemarnya yang telah menunggu. Quinn berkata: “Dengan berita bahwa kontrak Netflix pasangan itu mungkin dalam bahaya, bersama dengan ejekan yang menyambut peluncuran merek online mereka, Meghan merasa benar-benar dikepung.”

American Riviera Orchard diluncurkan pada Maret 2024, dan hanya sedikit detail yang terungkap tentang apa yang akan dijual Meghan. Belakangan diketahui bahwa Meghan menawarkan peralatan dapur dan barang-barang rumah tangganya sendiri, minyak, selai kacang, selai dan pengawet, serta parfum dan perabotan rumah tangga.

Saat Meghan meluncurkan mereknya, para penggemar sangat antusias. Namun, minat terhadap perusahaan tersebut telah berkurang dan Quinn yakin Meghan akan terpukul karena kurangnya antusiasme.

“Satu-satunya yang salah adalah merek internet baru Meghan, American Riviera Orchard. Meghan menangis saat merek tersebut diluncurkan dan selai barunya banyak diejek karena mahal dan tidak ada yang istimewa,” kata Quinn sebelumnya.

Menurut Quinn, Meghan kini telah mencapai titik di mana semua yang dilakukannya dikritik secara tidak adil. Seperti Harry, lanjut Quinn, dia merasa orang-orang memperlakukannya dengan tidak adil. “Dia tidak mengerti mengapa orang tidak mengagumi karyanya,” ujarnya lagi.

Dia mengklaim Meghan tidak siap menghadapi semua kritik yang mungkin dia hadapi ketika American Riviera Orchard diluncurkan akhir tahun ini. “Dia sangat sensitif terhadap kritik atas gaya hidupnya yang mewah di Amerika Serikat. Dari sudut pandangnya, ini adalah sesuatu yang patut dikagumi, bukan dikritik,” tambah Quinn.

Sebelumnya, Meghan meluncurkan website dan akun Instagram American Riviera Orchard pada 14 Maret 2024. Saat itu, akun tersebut juga membagikan Instagram story dengan video Meghan memetik bunga dan memasak di dapur pedesaan, diiringi lagu “I Wish You Love”. ” oleh Nancy Wilson.

Nama American Riviera Orchard sepertinya merujuk pada Santa Barbara, kota di California tempat tinggal Meghan bersama Pangeran Harry dan kedua anaknya, Pangeran Archie (4) dan Putri Lilibet (2). Menurut Travel & Leisure, Santa Barbara telah dikenal sebagai “American Riviera” selama lebih dari 100 tahun “karena iklimnya yang sejuk dan lanskapnya yang subur, serta budaya makanan dan anggurnya yang kuat”. Logo tersebut juga mencantumkan Montecito, nama lingkungan tempat mereka tinggal.

Permohonan merek dagang yang saat ini tertunda untuk American Riviera Orchard mengungkapkan rencana merek tersebut untuk menjual peralatan makan, perlengkapan minum termasuk decanter, handuk dapur, dan camilan yang dapat dimakan seperti jeli, selai, selai jeruk, dan olesan. Permohonan merek dagang juga sedang meminta persetujuan untuk sebuah buku masak.

Beberapa jam sebelum saudara perempuannya Kate Middleton muncul di Trooping the Color, Meghan Markle meluncurkan lini baru camilan dan selai anjing. Nacho Figueras, teman dekat Meghan dan Pangeran Harry, memposting foto area raspberry dari label gaya hidup baru Duchess of Sussex, American Riviera Orchard, di Instagram Stories-nya.

Figueras juga mengindikasikan bahwa Markle akan membagikan camilan anjing dalam waktu dekat. Dia membagikan foto kedua anak anjingnya, Nina Iggy, di samping botol kaca berisi camilan anjing dengan pita yang sama dengan selai buatan Meghan.

Mengutip NY Post pada Minggu 16 Juni 2024, belum diketahui pasti apakah waktu pengambilan foto tersebut murni kebetulan, karena di saat yang sama Kate Middleton mengumumkan bahwa ia akan menghadiri acara Trooping the Color. Ini adalah penampilan publik pertamanya sejak mengumumkan bahwa ia sedang berjuang melawan kanker.

Selai raspberry dari American Riviera Orchard menjadi salah satu produk baru yang diluncurkan Meghan. Sebelumnya ia meluncurkan produk selai strawberry organik dan membagikannya ke sejumlah tokoh ternama. Rumornya, Markle akan merilis camilan anjing selain selai. 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *