Mon. Jul 15th, 2024

Jurgen Klopp Kritik Manchester City, Chelsea, dan Manchester United dalam Acara Perpisahan

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menyampaikan pemikirannya kepada beberapa rival klubnya pada acara perpisahan “Danke, Jurgen” yang digelar di M&S Bank Arena Liverpool. Klopp, yang meninggalkan pekerjaannya hanya sembilan hari setelah kemenangan 2-0 mereka atas Wolves di Anfield, telah dituduh melakukan pelanggaran keuangan oleh pemilik Manchester City, Chelsea dan manajer Manchester United Jadon Sancho.

Klopp, 56, yang memenangkan tujuh trofi utama selama sembilan tahun di Liverpool, termasuk Liga Champions pada tahun 2019 dan Liga Premier pada tahun 2020, kembali ke kota itu untuk acara emosional tersebut. Selama masa jabatannya, Liverpool dua kali kehilangan gelar liga dari Manchester City pada satu titik.

Manchester City saat ini menghadapi dakwaan 115 pelanggaran peraturan keuangan Liga Premier dan akan diadili dalam waktu dekat. Komedian John Bishop, salah satu pembawa acara, bercanda: “Anda meninggalkan klub yang memenangkan Liga Premier satu kali. Itu bisa menjadi perintah pengadilan yang berarti Anda telah memenangkan Liga Premier tiga kali. .. “Klopp berkata:” Bagaimana lamakah waktu yang dibutuhkan jika kamu mengadakan parade bus?”

Jurgen Klopp pun menegaskan dirinya tidak menyesali kegagalan Liverpool mendatangkan pemain bintang seperti Kylian Mbappe, Jude Bellingham, dan Erling Haaland, dengan alasan hal itu bukan bagian dari filosofi klub. “Bayangkan Kylian Mbappe datang ke sini. Bayangkan Bellingham datang ke sini, Haaland. Itu bukan kami, itu bukan pilihan yang tepat. Kami telah mendapatkan uang kami dan kami melakukannya seperti Liverpool. Kami melakukan percakapan yang sulit, dll. klub hilang.

Dalam sebuah pernyataan, Klopp memuji dukungan pemilik Liverpool selama masa jabatannya dan menyebut beberapa klub lain, terutama Chelsea, atas pendekatan mereka terhadap manajer.

“Kami seharusnya senang bahwa kami memiliki para pemilik ini, bukan orang-orang yang membeli klub di London dan sebagainya,” kata Klopp. “Saya tidak akan bertahan di Liverpool selama satu tahun di bawah kepemimpinan mereka. ‘Kemajuan bagus tapi tidak cukup, singkirkan dia!’ Setahun kemudian: ‘Keluarkan dia’. Lalu akhirnya mereka bermain sepak bola di mana orang mengira mereka akan kembali dan mereka memecat manajernya.

Selain itu, Klopp mengkritik Manchester United atas hubungannya dengan Jadon Sancho, yang bergabung dengan Borussia Dortmund pada 2021 tetapi berselisih dengan manajer Erik ten Hag dan dipinjamkan kembali ke klub Jerman tersebut.

“Ketika seluruh dunia kehilangan keyakinan dan kepercayaan terhadap para pemain, manajer harus berada di belakang para pemain,” kata Klopp. “Saya tidak bisa menerima bahwa dia ‘tidak berguna’ seperti klub lain yang membeli pemain seharga £80 juta dan kemudian meminjamkannya,” kata Klopp.

Dalam acara perpisahan kali ini, Klopp tak hanya mengucapkan selamat tinggal kepada klub yang dipimpinnya dengan penuh dedikasi, namun juga memberikan pandangan tajamnya mengenai dinamika dan tantangan dunia sepakbola modern.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *