Mon. Jul 15th, 2024

Listing Perdana, Saham Gunanusa Eramandiri Mentok ARA

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta Saham PT Gunanusa Eramandiri Tbk dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Selasa 9 Juli Resmi diperdagangkan dengan kode GUNA pada hari Selasa 2024. Dalam perdagangan pertamanya, Saham GUNA mencapai puncak penolakan otomatis (ARA).

Saham GUNA naik 34,67 persen menjadi 202 segera setelah dimulainya perdagangan, menurut data RTI. Pada saat artikel ini ditulis, frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 3.784 kali. Sebanyak 18,4 juta saham senilai Rp 3,72 miliar diperdagangkan.

Pada awalnya, Antusiasme masyarakat terlihat dari penawaran umum saham GUNA yang dilakukan pada 2-5 Juli 2024 yang mencatat 26,7 pemesanan atau kelebihan permintaan. Dalam IPO kali ini, GUNA telah mengakuisisi 500.000.000 saham baru atau 13.374.994.800 lembar saham atau maksimal 20% saham masyarakat.

Harga saham yang dipatok dalam IPO kali ini adalah Rp 150 per saham, sehingga GUNA mampu mendapatkan pendanaan baru sebesar Rp 75 miliar. Dalam aksi korporasi ini, Perseroan bertindak sebagai penjamin emisi dengan PT Panin Sekuritas Tbk.

“Melalui IPO ini, kami selalu ingin memberikan dampak positif, karena kami adalah perusahaan terkemuka dalam industri ini di kawasan dan ASEAN, dan kami ingin terus memberikan layanan tingkat tertinggi dalam produksi dan perdagangan makanan dan kacang-kacangan. di Indonesia,” ujarnya. Selasa (9/7/2024) Direktur Utama PT Gunanusa Aramandiri Tbk Ivan Kokro Saputra pada Upacara Pencatatan Saham GUNA. Momentum kritis

Evan menjelaskan, IPO ini merupakan momen penting bagi perseroan dalam transisi dari bisnis kecil keluarga menjadi perusahaan publik.

Kini setelah perusahaan memiliki akses terhadap jaringan keuangan dan bisnis yang luas, perusahaan mampu mengoptimalkan peluang pasar yang berkembang pesat. Khususnya untuk kebutuhan pelaku usaha dan masyarakat agar lebih efektif dan efisien.

Seluruh dana yang diperoleh dari penawaran umum perdana saham ini akan digunakan Perseroan untuk membiayai kebutuhan operasional Perseroan, termasuk pembelian kacang almond dan bahan bakunya, setelah dikurangi seluruh biaya emisi. kacang kacangan .

 

Pertimbangan mendasarnya adalah perseroan akan menggunakan dana hasil IPO untuk membeli bahan baku kacang almond dan kacang tanah yang keduanya merupakan bahan baku utama perseroan.

Almond dipanen hanya setahun sekali, yaitu pada bulan Agustus hingga Oktober, saat harga almond paling rendah, kata Evan. Demikian pula kacang tanah hanya dipanen dua kali dalam setahun, panen pertama pada bulan Februari dan panen kedua pada bulan September dan Oktober.

Oleh karena itu, pembelian bahan baku yang dilakukan perusahaan sangat penting untuk memenuhi permintaan pelanggan, sehingga pembelian bahan baku yang dilakukan perusahaan adalah membeli bahan baku sebanyak-banyaknya dengan biaya yang serendah-rendahnya untuk memenuhi permintaan pelanggan, kata Evan.

Perusahaan tersebut merupakan perusahaan nasional yang bergerak di bidang industri makanan ringan olahan kacang tanah. Perusahaan telah fokus pada pengolahan kacang tanah selama lebih dari 2 dekade. Perusahaan terus menambah varietas kacang-kacangan yang diproduksi di 3 pabrik dengan luas total 14.885 m2 untuk pasar nasional yang berbeda.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *