Mon. Jul 15th, 2024

Metro Sepekan: Sempat Dapat Perlawanan, Ratusan Lapak PKL di Puncak Bogor Dibongkar Satpol PP

matthewgenovesesongstudies.com, Batavia – Penindakan pedagang kaki lima (PKL) yang dilakukan Satuan Polisi Administrasi Umum (Satpol PP) di kawasan Gunung Mas Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat diwarnai dengan perlawanan dari para pedagang.

Para pedagang dihadang polisi yang hendak meratakan ratusan bangunan jalan komersial dengan alat berat, pada Senin pagi 24 Juni 2024. Faktanya, beberapa pemilik kandang tampaknya mendorong mereka untuk berlatih di luar keinginan mereka.

Penertiban PKL ini diperintahkan Bupati Bogor Asmawa Tosepu yang mengatasnamakan ratusan pedagang di kawasan Puncak untuk memenuhi lapak-lapak yang disiapkan Pemkot Bogor yakni rest area Gunung Mas. Asmawa Tosepu juga hadir memandu kegiatan.

Sementara itu, polisi mendeteksi adanya dugaan penipuan terkait video YouTube tersebut. Dia diduga terlibat dalam keterlibatan warga negara Indonesia (WNI) di Kamboja.

Hal itu terlihat dari keterangan EO (47) dan SM (29). Keduanya berstatus tersangka dan telah ditangkap dalam kasus ini.

Kepala Badan Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kompol Ade Safri Simanjuntak mengatakan ada seseorang berinisial D yang memerintahkan penggeledahan rekening tersangka.

Berita populer lainnya pekan lalu di sub-channel Megapolitan News matthewgenovesesongstudies.com adalah polisi sedang menyelidiki penyebab suara dan kebakaran panggung di Area Lapangan Pasar Kemis, Tangerang saat konser Fast Festival yang disebabkan oleh penonton. Minggu malam 23 Juni 2024.

Sebab, selain kerumunan di tanjakan yang menyebabkan panggung dan sistem terbakar, kendala dalam acara ini juga diduga menjadi mangsa penonton.

Menurut Kapolsek Pasar Kemis AKP Ucu Nuryandi, kejadian bermula pukul 19.00 WIB, penonton melihat tidak ada sutradara di area panggung dan kondisi panggung masih gelap. Padahal, konser di Tangerang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dari acara tersebut.

Berikut daftar news metrics yang paling banyak dicari pembaca matthewgenovesesongstudies.com pada minggu lalu:

Para pedagang telah mendaftar ke Satuan Polisi Negara (Satpol PP) untuk memantau pedagang kaki lima (PKL) di Gunung Mas Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor.

Para pedagang dihadang polisi yang hendak meratakan ratusan bangunan jalan komersial dengan alat berat, pada Senin pagi 24/06/2024. Faktanya, beberapa pemilik kandang tampaknya mendorong mereka untuk berlatih di luar keinginan mereka.

Penertiban PKL ini atas perintah Bupati Bogor Asmawa Tosepu yang mengatasnamakan ratusan pedagang di kawasan Puncak untuk memenuhi lapak-lapak yang disiapkan Pemerintah Dewan Administratif Bogor, yakni rest area Gunung Mas. Asmawa Tosepu juga hadir memandu kegiatan.

Keputusan tersebut juga bertujuan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan mencegah pembuangan sampah sembarangan di sembarang tempat yang dapat menyebabkan banjir dan pencemaran lingkungan.

 

Lagi…

Pihak berwenang telah mengungkap dugaan penipuan yang melibatkan video YouTube. Dia diduga terlibat dalam keterlibatan warga negara Indonesia (WNI) di Kamboja.

Hal itu terlihat dari keterangan EO (47) dan SM (29). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap dalam kasus ini.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kompol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, di balik kejahatan itu ada seseorang yang berinisial D. Ia memerintahkan agar rekening tersangka digeledah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan forensik para tersangka, Tersangka D merupakan warga negara Indonesia yang berdomisili di Kamboja. Terkait dengan skema penipuan yang canggih, kami sedang mendalami apakah Tersangka D atau pihak lain terlibat. D adalah keinginan Anda, kata Ade. dalam surat tertanggal Kamis 27 Juni 2014.

 

Lagi…

Polisi kini mendalami pembakaran alat tata suara dan panggung yang dilakukan penonton saat konser Festival Prapaskah di Area Area, Tangerang, Minggu malam, 23 Juni, Tangerang.

Sebab, selain massa yang membakar panggung dan sistem, penghambat dalam hal ini juga ditengarai juga merupakan mangsa dari penonton.

Acara dimulai pada pukul 19.00 WIB, penonton melihat belum ada penyelenggara di area panggung dan panggung masih terlihat gelap. Padahal, konser di Tangerang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB sejak acara berlangsung.

Kemudian massa yang mencurigakan mulai berteriak di mana artis tersebut berada dan kapan mulainya, kata Kapolsek Pasar Kemis, AKP Ucu Nuryandi, Senin, 24 Juni 2024.

 

Lagi…

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *