Mon. Jul 15th, 2024

PBB: Lebih dari 100.000 Warga Palestina Melarikan Diri dari Rafah Pasca Invasi Darat Israel

matthewgenovesesongstudies.com, Gaza – Lebih dari 100.000 warga Palestina telah meninggalkan Rafah dalam beberapa hari terakhir. Hal ini dilaporkan pada Jumat (10/5/2024) oleh Badan Anak-anak PBB (UNICEF), sedangkan Badan Kemanusiaan PBB (OCHA) menyebutkan angkanya lebih dari 110.000.

Tentara Israel memerintahkan warga Rafah Timur untuk pergi pada Senin (6/5).

Semua mata tertuju pada Rafa dalam beberapa pekan terakhir. Populasi kota ini bertambah menjadi sekitar 1,5 juta setelah ratusan ribu warga Palestina melarikan diri dari pertempuran di bagian lain Jalur Gaza.

George Petropoulos, kepala sub-kantor OCHA di Jalur Gaza, mengatakan situasi di wilayah yang terkepung telah mencapai tingkat urgensi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Perintah evakuasi terbaru yang kami terima dari pemerintah Israel sehubungan dengan operasi militer di Rafah berarti kini lebih dari 110.000 pengungsi pindah ke utara (Gaza),” ujarnya dalam konferensi melalui tautan video dari Rafah di Jenewa, seperti dikutip oleh CNA. , Sabtu (11/5).

“Kebanyakan dari mereka harus pergi lima atau enam kali.”

Negara-negara di dunia, termasuk sekutu utama Israel, Amerika Serikat (AS), telah mendesak Israel untuk tidak memperluas serangan daratnya di Rafah, dengan alasan tingginya jumlah korban sipil.

Hamish Young, koordinator darurat senior UNICEF di Jalur Gaza, juga menegaskan bahwa Rafah tidak boleh diserang. Dia menyerukan segera distribusi bahan bakar dan bantuan ke Jalur Gaza.

“Kemarin saya berjalan di zona al-Mawasi di mana masyarakat di Rafah disuruh pindah,” ujarnya, berbicara dari Rafah.

“Lebih dari 100.000 orang telah meninggalkan Rafah dalam lima hari terakhir dan aliran pengungsi terus berlanjut. Tempat perlindungan berjejer di perbukitan Al-Mawasi dan sekarang sulit untuk berpindah antara tenda dan terpal.”

Perang di Jalur Gaza dimulai setelah Hamas menyerang Israel selatan pada 7 Oktober 2023, yang diklaim menewaskan sedikitnya 1.170 orang.

Israel, yang bersumpah untuk menghancurkan Hamas, telah melancarkan serangan balasan di Jalur Gaza yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 34.900 orang, menurut pejabat kesehatan setempat.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *