Sat. Jul 13th, 2024

Penuhi Kebutuhan LPG Indonesia, Terminal Tanjung Sekong Cilegon Pakai Teknologi Baru

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Provinsi Banten, yang menjadi tulang punggung kebutuhan LPG nasional, terus meningkatkan kinerja dan operasionalnya dengan memasang beberapa teknologi baru untuk mendukung kelestarian lingkungan. Seperti Indonesia. keamanan energi.

Saat beroperasi, terminal ini menyuplai hampir 40 persen kebutuhan LPG Tanah Air dan dioperasikan oleh PT Pertamina Energy Terminal (PET), anak perusahaan PT Pertamina International Shipping (PIS), anak perusahaan Sub Holding Marine Logistics Integrated (SH IML) Pertamina. .

Terminal ini meningkatkan kinerjanya dengan mengintegrasikan sistem berteknologi tinggi seperti sistem otomasi terminal, sistem operasi terintegrasi digital (DIOS), pemanfaatan listrik tenaga surya, dan lain-lain.

“Sebagai pemain kunci di sektor logistik energi di Asia Tenggara, PIS berkomitmen terhadap keunggulan operasional untuk memastikan keandalan Terminal PET dan Tanjung Sekong dalam memenuhi kebutuhan energi Indonesia,” kata Direktur Perencanaan Bisnis PIS Eka Suhendra. dibawa pada hari Minggu. (29/6/2024).

Melalui penerapan teknologi baru ini, terminal Tanjung Sekong mampu mempertahankan tingkat keterisian dermaga (BOR) sebesar 57 persen pada tahun 2024. Hal ini meningkatkan efisiensi 42,5 jam waktu keterlibatan kapal atau Integrated Port Time dengan 284 panggilan kapal.

“Berbagai pencapaian tersebut telah meningkatkan throughput menjadi 1,28 metrik ton atau 11% di atas Rencana Aksi Anggaran Perusahaan (RKAP),” ujarnya.

Eka juga menjelaskan, berbagai investasi teknologi tersebut merupakan upaya untuk memberikan layanan yang lebih terintegrasi, mulai dari layanan maritim hingga logistik. Dengan demikian, aktivitas bisnis menjadi lebih fokus dan mampu memberikan solusi maksimal bagi seluruh rantai pasok.

“Penggunaan teknologi terkini mengantarkan Terminal LPG Tanjung Sekong menjadi terminal LPG tercanggih di Indonesia dalam hal pengelolaan dan pendistribusian LPG, sehingga akan menjadi yang terdepan dalam memberikan pelayanan terbaik di masa depan khususnya dalam hal terminal. layanan. ” katanya.

 

Di sisi lain, Presiden Direktur PET Bayu Prostiyono juga menjelaskan bahwa kunjungan ini menunjukkan peran penting PET dalam mendukung pertumbuhan berkelanjutan bisnis ramah lingkungan SH IML.

“Sebagai pionir terminal ramah lingkungan global, Terminal LPG Tanjung Sekong telah menetapkan protokol keselamatan yang ketat, teknologi tercanggih dan menerapkan berbagai inisiatif lingkungan sesuai standar internasional sebagai bukti komitmen SH IML dan Pertamina terhadap pembangunan berkelanjutan dan Nol Emisi di Indonesia 2060,” jelasnya.

Terminal LPG Tanjung Sekong merupakan salah satu dari enam terminal energi strategis yang dikelola PIS melalui PET. PET mengoperasikan beberapa terminal besar di seluruh Indonesia, antara lain Terminal Terpadu Tanjung Uban (Kepulauan Riau), Terminal BBM Pulau Sambu (Kepulauan Riau), Terminal BBM Kotabaru (Kalimantan Selatan), Terminal BBM Baubau (Sulawesi Tenggara) dan Terminal LPG Pendingin Tuban (Timur). ). Jawa).

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *