Mon. Jul 15th, 2024

Pertamina Goes To Campus, Jadi Jalan Bagi Pertamina Hadapi Trilema Energi

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta Ketahanan Energi, keterjangkauan biaya energi, dan kelestarian lingkungan merupakan serangkaian permasalahan yang harus dihadapi industri energi di Indonesia saat ini. Dalam kaitan ini, PT Pertamina (Persero) mempunyai peran penting dalam menjawab tantangan, dan menghindari ancaman global akibat faktor geopolitik dan fluktuasi pasar yang terus menerus.

Trilema energi saat ini menjadi tantangan besar bagi Pertamina, apalagi sebagai BUMN energi, Pertamina mempunyai peranan penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Trilema energi bertugas untuk meningkatkan pelayanan Pertamina Group, sekaligus memperkuat kerja sama dengan berbagai mitra dari berbagai negara. swasta, pemerintah, termasuk institusi dunia,” kata Vice President Corporate Communications Pertamina Fadjar Djoko Santoso.

Diantaranya, jelas Fadjar, meningkatkan produksi sungai dan meningkatkan produksi kilang Pertamina hingga mampu mengurangi impor. Strategi lainnya adalah memperkuat penggunaan transisi energi seperti penggunaan jaringan gas kota, peningkatan energi panas bumi, dan penggunaan sumber daya tanaman seperti biofuel.

Ia menambahkan, Pertamina sedang mengembangkan seluruh sumber daya manusia untuk mengimplementasikan berbagai strategi yang digunakan Pertamina. Namun, dukungan semua pihak diperlukan agar Indonesia dapat mengatasi tantangan sektor energi secepatnya.

Salah satu yang dilakukan Pertamina untuk meningkatkan pemahaman dan dukungan masyarakat adalah dengan menempuh pendidikan di tingkat universitas, dimana mahasiswa sebagai generasi baru akan terus memegang kekuasaan, kata Fadjar.

Edukasi Pertamina akan dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti Pertamina Goes to Campus 2024 (PGTC) yang akan segera berlangsung di 15 universitas di Indonesia. PGTC merupakan inisiatif Pertamina untuk melakukan diskusi dan memaparkan peran Pertamina di bidang energi dan pembangunan di seluruh kalangan akademisi.

Rangkaian kegiatan PGTC akan dimulai pada Senin, 6 Mei 2024 di Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Kick Off program PGTC. Di ITB, Pertamina akan menyelenggarakan dua acara diskusi bertajuk “Shaping Tomorrow: Empowering Sustainable Activity. Energy Solutions, and Educational Practices for Environmental Sutainability”. Pada sesi pertama, narasumber menghadirkan Direktur Eksekutif PT Pertamina, Rektor ITB Ir. Djuhraeni Wirahadikumah – Wakil Redaktur Harian Kompas, “Powerful Future Leaders” akan menghadirkan Direktur SDM Pertamina Erry Sugiharto, Founder Ayam Tubagus Syailendra dan Duta Lingkungan Hidup sekaligus penyanyi-wirausahawan Tasya Kamila.

 

“Melalui acara PGTC 2024, Pertamina memberikan update terhadap industri energi, dan menciptakan rasa kerjasama antar pelaku industri, akademisi dan tokoh masyarakat, sehingga dapat berkontribusi dalam mendorong inovasi, mendorong pertumbuhan dan mengatasi tantangan kemandirian dan pembangunan energi. ,” kata Fadjar.

Pertamina sebagai perusahaan terdepan di bidang transisi energi berkomitmen mendukung tujuan Net Zero Emissions tahun 2060 dengan terus menggalakkan program-program yang berdampak langsung pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environment, Social and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional Pertamina.

 

 

(*)

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *