Tue. Jul 23rd, 2024

Praktisi Kesehatan Ungkap Manfaat Power Nap Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Kurang tidur atau tidur pendek dapat membantu menjaga kesehatan fisik dan mental, terutama selama perjalanan pulang di hari raya Idul Fitri 2024.

Menurut Ngabila, tidur sekitar 15 hingga 30 menit dapat meningkatkan energi sehingga tubuh kembali bugar dan menghilangkan rasa kantuk sementara.

Tidur siang yang berat atau tidur siang sekitar 15 hingga 30 menit efektif menambah tenaga sehingga badan kembali bugar dan rasa kantuk cepat hilang, kata Ngabila di Jakarta, Sabtu, dilansir Antara.

Kepala Pelayanan Medik dan Keperawatan RS Tamansari Jakarta juga mengatakan agar pengemudi mengoptimalkan tidur pendeknya sambil beristirahat di rest area. Terutama pada siang hari mulai pukul 13.00 hingga 15.00 atau malam hari.

Ngabila mengatakan, banyak manfaat tidur singkat bagi orang yang berkendara. Diantaranya meningkatkan fokus dan konsentrasi, mengurangi kelelahan, meningkatkan energi, memperbaiki mood, dan memperlancar proses pelepasan hormon.

Tidur siang atau tidur siang singkat diklaim memiliki manfaat yang berbeda dibandingkan tidur siang. Pasalnya, tidur singkat membantu tubuh menjalani proses perbaikan jaringan otot dan saraf, menjaga kinerja otak, serta meningkatkan kemampuan fisik dan kognitif.

Jika ingin tidur siang dalam perjalanan pulang di hari raya Idul Fitri, sebaiknya pastikan ruangan/tempat atau suasana mobil tidur dalam keadaan tenang, sejuk dan gelap. Jika ruangan terlalu terang, gunakan masker atau pelindung mata.

“Sebaiknya juga menghindari tidur setelah makan dan mematikan notifikasi dari perangkat elektronik agar tidak mengganggu Anda untuk mendapatkan tidur yang singkat dan berkualitas.” Cara lainnya adalah dengan memposisikan tubuh senyaman mungkin, tarik nafas dalam-dalam atau berdzikir, kata Ngabila.

Namun, Ngabila mengatakan, tidur singkat hanya membawa seseorang melewati siklus tidur tahap pertama hingga kedua. Belum memasuki tahap ketiga yaitu saat tubuh mengalami tidur nyenyak dan tahap keempat yang disebut dengan tahap lengkap atau rapid eye motion (REM).

“Pada tidur tahap kedua, otot menjadi lebih rileks dan fungsi tubuh melambat. Sedangkan REM akan melumpuhkan otot-otot tubuh untuk sementara waktu, ujarnya.

 

Ngabila juga mengingatkan para penumpang, karena waktu singgah di rest area dibatasi hanya sekitar 30 menit saja untuk menghindari kemacetan, maka penumpang diminta memanfaatkan waktu tersebut untuk memenuhi kebutuhan yang paling mendesak, misalnya ke kamar mandi, membeli makanan atau minuman. , berjalan kaki atau melakukan peregangan selama 10 menit -15 menit untuk pengemudi dan tidak ada yang menggantikannya. Waktu ini juga bisa digunakan untuk tidur berkualitas selama 15 atau 30 menit.

Selain istirahat, Ngabila mengingatkan pengemudi untuk menghindari minuman manis seperti kopi, teh, dan minuman berenergi atau minuman takeaway. Minuman tersebut cenderung tinggi gula sehingga tidak baik untuk kesehatan, terutama bagi kesehatan jantung.

“Jangan memaksakan diri, keselamatan adalah yang utama. Jika merasa sangat mengantuk, istirahatlah hingga rasa kantuk hilang dan lanjutkan perjalanan dengan hati-hati, ”ujarnya.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *