Tue. Jul 16th, 2024

Restart Smartphone Ternyata Penting Buat Keamanan, Ini Alasannya

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Saat ini smartphone sudah menjadi kebutuhan pokok yang membantu banyak orang dalam beraktivitas. Pengguna mengandalkan smartphone untuk berkomunikasi, mengakses informasi, mendapatkan hiburan, membuat konten atau melakukan berbagai tugas.

Karena bergantung pada perangkat tersebut, seringkali pengguna tidak mematikan ponsel cerdasnya. Namun, Badan Keamanan Nasional AS (NSA) baru-baru ini menyebutkan pentingnya memulai ulang ponsel pintar demi alasan keamanan.

Mengutip Gizchina, Sabtu (1/6/2024), informasi tersebut berdasarkan dokumen bertajuk “NSA Cybersecurity Practices”. Dokumen tersebut merekomendasikan tindakan keamanan yang tampaknya sederhana namun penting, yaitu mematikan dan menghidupkan ponsel cerdas (reboot) setidaknya seminggu sekali.

Dikatakan bahwa memulai ulang ponsel cerdas tidak hanya akan memperbaiki kerusakan atau masalah kinerja apa pun, tetapi juga melindungi perangkat dari potensi ancaman keamanan siber.

Memulai ulang sepenuhnya akan mematikan semua proses dan aplikasi. Aktivitas tersebut berpotensi mengganggu aktivitas berbahaya yang mengintai di latar belakang.

NSA belum menyelidiki rincian teknisnya, namun para ahli yakin bahwa menyalakan ulang perangkat secara rutin akan mengganggu proses yang sedang berlangsung, sehingga dapat dimanfaatkan oleh jenis serangan siber tertentu.

Selain itu, memulai ulang ponsel cerdas Anda seminggu sekali dapat melindungi dari dua serangan dunia maya, seperti spear phishing dan eksploitasi zero-click.

Serangan spear phishing adalah serangan yang menargetkan individu melalui email atau pesan pribadi dan dirancang untuk mengelabui mereka agar mengungkapkan informasi sensitif atau mengklik tautan berbahaya.

Mengganggu proses latar belakang yang sedang berjalan dapat mengganggu upaya spearphishing. Upaya spearphishing ini mengandalkan pemeliharaan koneksi atau eksploitasi malware yang sudah dimuat sebelumnya.

 

Sementara itu, eksploitasi zero-click merupakan serangan yang lebih berbahaya. Sebab, serangan ini tidak memerlukan interaksi pengguna apa pun untuk mengakses perangkat.

Aplikasi yang rentan dapat dieksploitasi hanya dengan mengunjungi situs web yang disusupi. Meskipun pembaruan aplikasi penting dalam mitigasi ancaman, memulai ulang perangkat secara rutin dapat membatasi jendela kerentanan yang dapat dieksploitasi oleh pengeksploitasi dengan menghapus file atau proses sementara.

Meskipun memulai ulang itu penting, pengguna ponsel cerdas harus selalu memperbarui perangkat lunak, mewaspadai tautan atau lampiran yang mencurigakan, dan berhati-hati saat memasang aplikasi dari sumber tidak resmi.

 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *