Tue. Jul 16th, 2024

Sasar Orang Berduit, BSI Tingkatkan Layanan Pengelolaan Aset Syariah

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) membuka cabang baru BSI Prioritas cabang BSI Prioritas Surabaya dan BSI Prioritas membuka cabang Pondok Indah Jakarta.

Hal ini menjadi bukti komitmen BSI dalam memperkuat pengelolaan kekayaan syariah dengan layanan terbaik, khususnya bagi nasabah istimewa yang dapat melakukan transaksi aman, nyaman, dan eksklusif.

Asri Natanegeri, Senior Vice President Wealth Management BSI, mengatakan perseroan terus berupaya mendekatkan akses perbankan syariah kepada masyarakat, salah satunya melalui pembukaan cabang BSI Prioritas. Dalam hal ini, BSI ingin meningkatkan layanan pengelolaan kekayaannya.

Asri menjelaskan, setiap ruangan di gerai BSI Prioritas Area Surabaya dan Jakarta Pondok Indah telah dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan saat bertransaksi. Saat ini BSI Prioritas memiliki 21 cabang prioritas yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

“Outlet BSI Prioritas dirancang khusus dan dilengkapi dengan lounge yang nyaman, musala, ruang konsultasi yang dapat digunakan nasabah untuk berbagai aktivitas perbankan, brankas, layanan pelanggan personal dan transaksi kasir, serta ruang pertemuan. sebaiknya digunakan oleh pelanggan,” kata Asri, Senin (17/6/2024). Manajemen pelanggan

BSI Prioritas berupaya semaksimal mungkin untuk mengelola aset kliennya sesuai dengan prinsip Syariah.

Wealth Accumulation Solutions sebagai agen perdagangan BSI membantu klien mengembangkan asetnya melalui berbagai produk investasi seperti reksa dana, sukuk, emas, dan deposito.

Wealth Protection, Bank Syariah Indonesia sebagai agen penuntun perlindungan untuk meningkatkan perlindungan dan persiapan masa depan anak melalui produk asuransi jiwa, kesehatan dan pendidikan.

Wealth Distribution menyediakan layanan konsultasi Waris Islami. Juga memberikan pembersihan kekayaan, layanan konsultasi ZISWAF dan memfasilitasi distribusi zakat di LAZNAS dan laporan terintegrasi.

 

Sementara itu, hingga kuartal I-2024, segmen pengelolaan kekayaan BSI telah melampaui Rp67 triliun aset kelolaan, dengan volume yang dikelola oleh lebih dari 62.000 klien pilihan, meningkat 14% dibandingkan tahun lalu.

Indeks pengelolaan kekayaan BSI menyumbang pendapatan perseroan sebesar Rp 1,71 triliun pada periode yang sama.

Asri menambahkan, BSI berkomitmen untuk meningkatkan seluruh layanan bagi pelanggan di semua industri. Mulai dari tingkat UMKM, perorangan, korporat, dan manajemen kekayaan juga.

“Karena perbankan atau keuangan syariah itu rahmatan lil alamin, maka dimasukkan. Agar manfaatnya bisa dirasakan semua orang. BSI ingin hadir sebagai sahabat keuangan, sahabat sosial, dan sahabat spiritual.” Pada tahun 2023, zakat perusahaan sebesar Rp 222,7 miliar yang terdiri dari pendapatan perusahaan sebesar Rp 189,7 miliar dan zakat pegawai sebesar Rp 33 miliar,” kata Asri.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *