Fri. Jul 19th, 2024

Serba-serbi Penyewaan Baju Adat yang Bakal Jadi Salah Satu Seragam Sekolah

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Peraturan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 50 Tahun 2022 menetapkan aturan terbaru tentang penggunaan seragam sekolah. Pakaian adat antara lain diperuntukkan sebagai salah satu seragam sekolah.

Mengutip situsnya, Minggu (28/4/2024), peraturan ini bertujuan untuk menanamkan dan meningkatkan rasa nasionalisme, persatuan, dan persaudaraan di kalangan mahasiswa. Mengenai pakaian adat, menurut ketentuan ini akan dikenakan pada hari atau acara adat tertentu sesuai dengan kewenangan sekolah.

Peraturan ini disambut baik oleh para pelaku usaha persewaan pakaian adat. Pendiri Swarna Indonesia Firmansyah mengatakan pihaknya mendukung keputusan tersebut karena mengenakan pakaian adat yang merupakan bagian dari identitas bangsa berarti memperkenalkan budaya tradisional kepada siswa.

“Kami sedang menggencarkan promosi produk-produk yang kami miliki melalui media sosial,” ujarnya dalam pesan Lifestyle matthewgenovesesongstudies.com pada Sabtu, 27 April 2024, saat ditanya persiapan menyambut pemberlakuan pakaian adat sebagai salah satu produk unggulannya. sekolah. seragamnya.

Cerita serupa juga disampaikan pemilik Sanggar Busana Trisno, Evi Trisno. Ia menyampaikan dalam pesannya pada Kamis, 25 April 2024, “Penetapan pakaian adat sebagai seragam sekolah (salah satu upaya) untuk mendidik anak-anak kita tentang keberagaman budaya Indonesia, dapat menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya sendiri. . “

Evi mengatakan, kondisi usaha persewaan pakaian tradisional kini semakin membaik seiring meningkatnya permintaan. Insya Allah mungkin akan meningkat dengan kebijakan baru Kementerian Pendidikan, tambahnya.

Sementara itu, Firman mengatakan, “Situasi (usaha persewaan pakaian adat) saat ini relatif stabil karena banyak acara instansi pemerintah yang mengharuskan pegawainya mengenakan pakaian adat. Beberapa sekolah juga mewajibkan siswanya mengenakan pakaian adat ke sejumlah acara. permintaan sewa pakaian adat akan meningkat dengan adanya aturan tersebut (menjadi salah satu seragam sekolah).”

Tempat persewaan pakaian adat di Jakarta ini menawarkan pakaian adat dari Sabang sampai Merauke. “Selain menyewakan baju adat, kami juga menyewakan baju tari tradisional dan alat musik tradisional,” kata Firman.

Mengenai tata cara penyewaan pakaian adat, jelasnya, awalnya mereka akan mengirimkan katalog berisi foto model pakaian adat yang tersedia. Pelanggan kemudian dipersilakan untuk mengisi formulir sewa yang telah dibuat. “Jika disepakati, pakaian adat bisa dijemput atau dikirim ke alamat tujuan,” imbuhnya.

Sedangkan untuk tarif sewa pakaian adat, mereka mematok harga berkisar Rp 120.000 hingga Rp 200.000, “tergantung jenis pakaian adat yang akan disewa,” ujarnya.

Tak kalah lengkap, kata Evi, pakaian adat dari 38 provinsi plus suku-suku terkenal ada di Sanggar Busana Trisno. Mengenai tata cara penyewaan, pihak akan terlebih dahulu meminta uang muka pesanan dan pemesan akan melakukan pembayaran pada saat pengambilan pakaian adat yang disewakan.

Jika pakaian adat yang disewa tidak sesuai, mereka menawarkan penukaran tetapi tidak pengembalian uang. “Baju adat diambil pada hari pertama, sedangkan dikembalikan dua hari setelah dipakai,” lanjutnya.

Mereka mematok tarif sewa mulai dari Rp50rb hingga Rp125rb dengan katalog yang bisa diakses melalui hashtag di akun media sosialnya. Mengenai tips menyewa baju adat, Evi menjelaskan, ia menyarankan agar Anda datang sendiri untuk memilih, kemudian mencoba baju adat yang dipilih agar ukurannya pas dan paham cara memakainya.

“Jika menyewa secara online, sertakan ukurannya yang pas agar pas dengan badan,” imbuhnya. “Hal lain yang perlu diperhatikan dan sangat penting adalah pastikan menanyakan nama daerahnya, pakaian adat apa yang akan dikenakan.”

Evi melanjutkan: “Jangan salah dan kenakan dengan santai. (Konsumen) harus paham baju adat apa yang akan dipakai, karena kebanyakan orang (ingin memakai) baju adat Dayak, tapi memakai baju adat Papua dan sebaliknya. Bahkan sering terjadi (orang mau memakai) baju adat Dayak atau Papua, tapi mereka memakai baju adat suku India, padahal orang India bukan bagian dari baju adat Indonesia.”

Sementara itu, Firman menyarankan untuk memilih tempat persewaan pakaian adat yang terpercaya dan memiliki banyak pilihan warna dan ukuran. “Perhatikan juga kebersihan pakaian dan cara merawatnya, karena kami sebagai tempat persewaan pakaian adat sangat mementingkan kebersihan dan penyimpanan produk kami yang baik agar kualitas pakaian kami tetap terjaga”, beliau menjelaskan. .

Dalam profilnya, Firman menjelaskan, Swarna Indonesia merupakan sanggar seni yang menyewakan dan menawarkan pakaian adat, baju tari, musik tradisional, dan rangkaian pertunjukan seni tradisional untuk berbagai acara formal dan non formal. “Kami fokus melestarikan budaya tradisional dengan konsep yang lebih modern agar lebih diminati generasi sekarang,” ujarnya.

Di sisi lain, Sanggar Busana Trisno merupakan usaha turun temurun yang kini telah mencapai generasi ke-3. “Selain mendatangkan langsung baju adat dari 38 provinsi di Indonesia, kami membuat sendiri baju adat tari dan aksesorisnya, baju pahlawan dan lain sebagainya,” tutupnya.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *