Sat. Jul 13th, 2024

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Penetrasi smartphone di seluruh dunia terus meningkat. Hampir semua orang dari segala usia memiliki smartphone saat ini.

Meskipun kemunculan ponsel pintar telah membuat kehidupan dan pekerjaan menjadi lebih nyaman bagi penggunanya, masalah baru muncul ketika perangkat tersebut digunakan oleh anak-anak. Misalnya saja ketika bermain terus menerus menggunakan smartphone.

Untuk itu para ahli dan pihak berwenang mulai memperhatikan kesehatan fisik dan mental anak, serta perhatian anak pada saat belajar.

Belum lama ini, pemerintah Inggris masuk dalam jajaran negara yang mengatur penggunaan ponsel pintar. Pada Kamis (22 Februari 2024), pemerintah Inggris menerbitkan pedoman yang membatasi penggunaan ponsel pintar oleh siswa di sekolah.

Dulu, negara-negara Eropa seperti Perancis dan Italia menerapkan peraturan yang melarang penggunaan ponsel pintar di sekolah.

Banyak sekolah di Inggris memiliki peraturan serupa untuk siswanya. Pemerintah mengeluarkan arahan yang melarang siswa membawa ponsel pintar di sekolah dalam upaya mencapai pembelajaran holistik.

Menteri Pendidikan Gillian Keegan mengatakan langkah ini bertujuan untuk:

“Mencapai kejelasan dan konsistensi dalam praktik akan mendukung kepala sekolah dan pemimpin serta membangun kepercayaan diri guru untuk mengambil tindakan,” ujarnya.

Ia menekankan, “Anak-anak masa kini hidup di dunia yang semakin kompleks, dan kehidupan mereka sangat terhubung secara online dan offline. Hal ini membawa banyak peluang menarik, namun juga tantangan.”

Keegan mengatakan dengan membatasi penggunaan ponsel pintar, sekolah dapat menciptakan lingkungan yang tenang dan mencegah gangguan, sehingga semua siswa dapat memperoleh pendidikan yang layak.

Pemerintah Inggris juga mengundang sekolah-sekolah untuk mengembangkan kebijakan mereka sendiri dan memberikan sejumlah pilihan utama untuk dipilih.

Pedoman yang dikeluarkan oleh pemerintah Inggris menawarkan beberapa pilihan: pilihan pertama dan utama adalah melarang sepenuhnya penggunaan telepon seluler di kampus dan sekolah. Namun arahan tersebut juga mengatakan bahwa larangan total terhadap penggunaan ponsel pintar dapat menimbulkan risiko bagi siswa saat bepergian ke dan dari sekolah. Opsi kedua adalah sekolah mengumpulkan ponsel pintar dari siswa ketika mereka tiba di sekolah. Hal ini akan mencegah penggunaan ponsel pintar mengganggu pembelajaran di kelas. Hal ini juga memastikan bahwa siswa tetap dapat membawa ponsel saat mereka bepergian ke dan dari rumah. Sekolah juga memiliki opsi untuk mengizinkan siswanya menyimpan ponsel di loker pribadi. Mereka yang memiliki ponsel pintar tidak akan bisa menggunakannya di lingkungan sekolah, termasuk saat istirahat. Pilihan terakhir adalah memperbolehkan siswa untuk menyimpan ponselnya di dalam tas, namun ponsel tersebut sebaiknya dimatikan dan tidak digunakan sama sekali.

,

Pedoman pemerintah juga merekomendasikan agar sekolah mendidik siswanya tentang bahaya yang dapat ditimbulkan oleh ponsel pintar.

Pasalnya, banyak penelitian yang menunjukkan bahwa media sosial bisa berbahaya bagi kesehatan mental anak muda.

Pemerintah Inggris yakin ketergantungan pada media sosial harus diatasi dengan membatasi penggunaan ponsel pintar. Hal ini sekaligus akan meningkatkan konsentrasi siswa, meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler dan waktu interaksi teman sebaya secara langsung.

Bagi orang tua yang ingin menghubungi anaknya, pihak bimbingan menyarankan untuk menghubungi pihak sekolah secara langsung dan tidak melalui smartphone siswa.

Para orang tua juga disarankan berdiskusi dengan anak mengenai potensi bahaya penggunaan ponsel pintar.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *