Tue. Jul 16th, 2024

Teleskop James Webb Temukan 80 Supernova Purba

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – James Webb Advanced Space Telescope (JWST) milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berhasil menemukan ledakan supernova purba. Para astronom telah menemukan 80 peristiwa ledakan bintang sejak awal mula alam semesta, 10 kali lebih banyak dari yang diketahui sebelumnya.

Membuka halaman luar angkasa pada Selasa (18/6/2024), sekitar 80 supernova yang baru-baru ini ditemukan oleh Teleskop James Webb meledak saat alam semesta baru berusia 2 miliar tahun. Sekadar informasi, alam semesta saat ini diperkirakan berusia sekitar 13,8 miliar tahun, menjadikan temuan tersebut sebagai salah satu supernova tertua yang pernah ditemukan.

Supernova adalah ledakan dahsyat yang terjadi ketika sebuah bintang mati. Peristiwa ini melepaskan energi dalam jumlah besar seiring dengan runtuhnya inti bintang karena kehabisan bahan bakar.

Ketika bintang induknya berukuran masif, supernova sering kali meninggalkan katai putih untuk membentuk lubang hitam, bintang neutron, atau bintang yang lebih kecil. Sebelum Teleskop Luar Angkasa James Webb diluncurkan ke luar angkasa, hanya beberapa supernova purba yang ditemukan.

Salah satu supernova Webb yang baru ditemukan meledak ketika alam semesta baru berusia 1,8 miliar tahun. Peristiwa ini menjadikannya supernova terjauh dan tertua yang pernah ditemukan.

Temuan ini akan membantu para astronom mempelajari perbedaan supernova di alam semesta awal dengan supernova masa kini. Tidak hanya itu, tapi bagaimana pengaruhnya terhadap pembentukan bintang dan planet awal.

 

Pada akhir tahun 2023, Teleskop James Webb berhasil menemukan sisa-sisa ledakan supernova yang sangat menarik. Teleskop ini mampu menemukan pecahan kaca di kegelapan alam semesta.

Pecahan kaca tersebut merupakan sisa supernova Cassiopeia A (Cas A). Cassiopeia A, sisa supernova di konstelasi Cassiopeia, bagaikan lukisan kosmik yang megah.

Kombinasi warna cerah dan struktur kompleks menjadikannya salah satu benda langit yang paling banyak dipelajari oleh para astronom. Ledakan dahsyat yang memunculkan Cassiopeia A diperkirakan terjadi sekitar 340 tahun lalu, namun cahayanya kini sudah mencapai Bumi.

Cassiopeia A berjarak sekitar 11.000 tahun cahaya. Sisa-sisa supernova ini ibarat kapsul waktu yang berisi petunjuk tentang kehidupan dan kematian bintang masif.

Melansir laman NASA, Selasa (18/6/2024), Teleskop Luar Angkasa James Webb milik NASA berhasil menangkap gambar Cassiopeia A dengan detail yang belum pernah dilihat sebelumnya. Gambar tersebut mengungkapkan struktur kompleks sisa supernova, termasuk gas panas, filamen debu, dan partikel berenergi tinggi.

Para ilmuwan menggunakan gambar-gambar ini untuk mempelajari berbagai fenomena kosmik seperti proses ledakan bintang, pembentukan unsur-unsur baru, dan evolusi galaksi. Cassiopeia A memberikan pemahaman tentang siklus hidup bintang dan perannya dalam memperkaya alam semesta dengan unsur-unsur penting.

Pandangan NIRCAM (Kamera Inframerah Dekat) James Webb pada Cas A menunjukkan ledakan bintang ini pada resolusi yang sebelumnya tidak dapat dicapai pada panjang gelombang ini. Tampilan resolusi tinggi ini memperluas cangkang materi dan mengungkap detail rumit tabrakan dengan gas yang tertinggal sebelum bintang meledak.

Cas A adalah salah satu sisa supernova yang paling banyak dipelajari di seluruh alam semesta. Selama beberapa tahun terakhir, observatorium berbasis darat dan luar angkasa, termasuk Observatorium Sinar-X Chandra milik NASA, Teleskop Luar Angkasa Hubble, dan Teleskop Luar Angkasa Spitzer yang sekarang sudah tidak digunakan lagi, telah mengumpulkan gambar multi-panjang gelombang dari sisa-sisa objek tersebut.

Namun, para astronom kini telah memasuki era baru dalam studi Penyebab A. Pada bulan April 2023, MIRI (Instrumen Inframerah Tengah) James Webb mengungkapkan fitur-fitur baru dan tak terduga di dalam selubung sisa supernova.

(Tiffany)

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *