Tue. Jul 23rd, 2024

Vidio Raih Posisi 10 Besar di GenAI Hackathon Asia Pasifik, Hadirkan Layanan Chatbot yang Bisa Deteksi Bahasa Daerah

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Vidio meraih hasil gemilang pada GenAI Hackathon APAC Edition 2024 dengan masuk sepuluh besar. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Google Cloud dan Hack2Skill untuk menampilkan perkembangan terkini dalam teknologi kecerdasan buatan AI.

Dalam kompetisi yang diikuti lebih dari 38.000 peserta yang mengirimkan 2.400 ide, Vidio Vidio mendemonstrasikan chatbot AI yang mampu melakukan komunikasi personal dua arah layaknya manusia.

Dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (10/5/2024), keunggulan chatbot terletak pada kemampuannya mendeteksi bahasa daerah di Indonesia sehingga menjadi alat untuk menjembatani keberagaman dan keterbatasan literasi di negara berkembang.

Tak hanya itu, Vidio Chatbot AI juga dapat memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi, mulai dari topik layanan pelanggan hingga rekomendasi film, serial, dan game yang sesuai dengan preferensi pengguna.

Layanan AI chatbot Vidio juga mampu melayani jutaan pengguna secara bersamaan, bahkan saat streaming, sehingga tetap menjamin kelancaran interaksi tanpa gangguan.

“Solusi inovatif mereka menunjukkan bakat dan dedikasi yang luar biasa, dan kami berharap mereka dapat menjadi bagian dari perjalanan Vidio di masa depan,” kata Fanly Tanto, Country Director Google Cloud Indonesia.

Hendyanto Cheng, Vice President of Engineering Vidio, mengatakan pencapaian tersebut menggarisbawahi komitmen perusahaan terhadap inovasi dan memanfaatkan teknologi AI untuk menciptakan interaksi yang bermakna dengan pengguna.

“Video ChatBot AI merupakan terobosan besar dalam membangun keterlibatan pelanggan, memberikan pengalaman mulus serupa dengan berinteraksi dengan manusia, bahkan dalam bahasa daerah, dan dapat dipersonalisasi untuk disesuaikan dengan masing-masing individu,” ujarnya.

Tim produk dan teknik Vidio yang mengikuti kompetisi tersebut antara lain Tito Pandu Brahmanto, Herbert Abdillah Notowidjoyo, Pinto Luhur Karsanda dan Muhammad Zaid Dzulfikar.

Vidio berhasil masuk 10 besar finalis yang menjadikannya sebagai pembicara pada Google Cloud Summit di Jakarta pada 28 Mei 2024.

Pada acara ini, Vidio akan berbagi informasi tentang bagaimana mereka memanfaatkan AI generatif Google Cloud untuk menjadi platform OTT di Indonesia.

Vidio sebelumnya mengumumkan kemitraan strategis dengan penyedia solusi hiburan dalam penerbangan Tripper. Kemitraan ini merupakan langkah maju yang besar dalam meningkatkan kualitas hiburan siaran.

Menurut Asia Pacific Video and Broadband Industry Report 2024 dari Media Partners Asia (MPA), Vidio sendiri saat ini dikenal sebagai platform OTT (Over-the-Top) dengan jumlah pengguna terbesar di Indonesia dan juga mengungguli perusahaan global lainnya. dan platform OTT regional.

Vidio bekerja sama dengan Tripper akan memberikan pengalaman hiburan gratis kepada penumpang yang terbang dengan maskapai tertentu termasuk Batik Air, Pelita Air, dan Super Air Jet.

“Dengan akses konten hiburan eksklusif Vidio melalui sistem inflight entertainment Tripper, penumpang dapat menikmati hiburan favorit dan meningkatkan kenyamanan penerbangan setiap penumpang,” kata Yoseph Christianto, Vice President Business Development Vidio, dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat . 5 Oktober 2024).

Nantinya, pengguna program Tripper hanya akan memiliki akses ke berbagai pustaka konten Vidio. Konten yang ditawarkan beragam dan mencakup banyak kategori populer seperti Serial Asli, FTV, Olahraga, Sinetron, Miniseri, Konser, dan Berita.

“Konten Vidio yang kini hadir di program Tripper dapat memberikan hiburan tersendiri kepada penumpang selama terbang dan tentunya penumpang tidak akan bosan selama perjalanan karena konten Vidio membuat hiburan menjadi lebih beragam,” ujar Tripper S. Kareen, Director, Content Acquisition. Mahtani.

Aplikasi Tripper sendiri kini tersedia di App Store, Google Play Store, dan Huawei App Gallery. Alhasil, pengguna bisa lebih mudah mengakses beragam konten video eksklusif saat terbang.

Andy Adrian, chief marketing officer di Tripper, mengatakan: “Vidio di aplikasi Tripper memprioritaskan aspek penting dari kebutuhan pengguna aplikasi Tripper, dan tentu saja meningkatkan penawaran hiburan dalam penerbangan, sehingga Vidio di aplikasi Tripper dapat menjadi tambahan yang bagus untuk mereka yang bepergian melalui udara. Memberikan pengalaman baru kepada penumpang.”

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *