Tue. Jul 16th, 2024

Viral Video Emak-Emak Robohkan Rumah Pelaku Pemerkosaan Siswi SMP di Jeneponto, Ini Kronologinya

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Peristiwa pemerkosaan yang dilakukan pria berinisial A (33) di Jeneponto, Sulawesi Selatan pada Januari 2024 masih menimbulkan kemarahan warga, khususnya para ibu-ibu.

Hal ini menyebabkan mereka merusak rumah yang diyakini milik pelaku. Video tersebut pun viral di Twitter setelah diunggah ke akun @kegblgnunfaedh pada 4 Mei 2024.

Korbannya, remaja berusia 15 tahun yang masih duduk di bangku SMA, merupakan tetangga sebelah pelaku. Meski pelaku sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka sejak Februari, namun warga masih belum puas.

Ibu mereka pun bergotong royong menghancurkan rumah yang ternyata bukan milik pelaku, melainkan milik mertuanya.

Peristiwa vandalisme terjadi pada 1 Mei 2024 sekitar pukul 09.30 Wita. Kapolsek Tamalatea Iptu Suardi menyatakan, aparat belum bisa mengusir massa karena jumlahnya terlalu banyak sehingga hanya bisa berjaga di sekitar lokasi kejadian.

Kanit Reskrim Polres Jeneponto AKP Supriadi Anwar menyayangkan tindakan tersebut karena kasus pemerkosaan tersebut diproses, pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap sejak Februari 2024.

Istri pelaku, MRT pun mengecam tindakan tersebut karena rumah yang dirusak bukan milik keduanya. Mereka hanya tinggal bersama orang tua MRT.

Aksi vandalisme tersebut dilaporkan pihak MRT pada Mei 2024, namun belum ada kejelasan siapa yang melakukan aksi vandalisme tersebut.

Tragedi pemerkosaan yang terjadi pada Januari 2024 itu terjadi di rumah korban di Kecamatan Tamalatea, Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Supriadi menjelaskan, saat kejadian, korban sedang berduaan dengan adiknya. Sedangkan orang tuanya adalah orang Kalimantan.

Perampokan bermula saat pelaku dalam keadaan mabuk dan masuk ke rumah korban melalui pintu samping.

Pelaku kemudian mendorong korban yang hendak buang air kecil ke kamar mandi. Korban kemudian diseret pelaku ke dalam kamar hingga terjadi pemerkosaan.

Usai aksinya, pelaku mencuri dan melarikan diri ke rumah keluarga istrinya. Ini dia videonya guys pic.twitter.com/vXCBT95JXS — Kegoblogan.Unfaedah (@kegblgnunfaedh) 4 Mei 2024

Usai viral di media sosial, aksi perusakan rumah pelaku mendapat banyak dukungan dari warganet.

Hal ini dinilai sebagai sanksi sosial dan bentuk kemarahan warga, khususnya perempuan, terhadap perilaku biadab pelaku.

“Setuju tapi tidak setuju. Setuju karena para ibu-ibu berekspresi menentang kasus pemerkosaan. Tapi sayang kerugian seperti ini sangat disayangkan karena yang pasti bukan hanya pelakunya saja yang terkena dampaknya, tapi ada tetangga yang terkena dampaknya. Tapi ini oke, sudah selesai,” tulisnya. @/akun skyyniverse.

“Saya setuju sekali. Mungkin ibu-ibu ini bosan dengan pemberitaan atau kenyataan bahwa pemerkosa mendapat hukuman yang ringan dan tidak memikirkan nasib korbannya. Jadi mereka melampiaskan segala kekesalannya. Sampaikan pada mereka bagaimana perasaannya jika dianiaya. ,” kata akun @/Iannovita1.

“Ketika aparat tidak berkata dan bekerja sesuai keinginannya, hanya ada satu kata, menganiaya diri sendiri,” tulis akun @/uceis_me.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *