Sat. Jun 15th, 2024

5 Alasan Sidik Jari Manusia Berbeda-Beda

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Sidik jari merupakan kumpulan garis-garis di permukaan jari yang membentuk pola berbeda-beda. Sidik jari dapat digunakan sebagai alat identifikasi antar manusia.

Menariknya, semua orang mempunyai sidik jari yang berbeda satu sama lain. Hal tersebut diungkapkan peneliti James D Glover dalam jurnal Cell.

Mengutip artikel di Science Alert, Senin (29/4/2024), James D Glover melaporkan mekanisme sinyal kimiawi diaktifkan ketika janin membentuk jari pada usia 13 minggu. Hal ini membuat pola sidik jari setiap orang berbeda-beda.

Inilah serangkaian alasan mengapa sidik jari orang berbeda-beda.

1. Sidik jari terbentuk di dalam rahim

Sidik jari muncul sejak masa janin, ketika lapisan bawah janin mengembang dan akhirnya menyusut. Lapisan ini akhirnya terlipat di atas lipatan kulit saat janin berusia 17 minggu.

Inilah saatnya sidik jari mulai terbentuk dengan benar.

2. Pengaruh gen dan DNA

Jari setiap orang berbeda karena kombinasi kompleks antara faktor genetik dan lingkungan. Pertama, sidik jari dipengaruhi oleh gen yang diturunkan dari orang tua, yang berperan dalam menentukan ciri dan struktur tubuh, termasuk sidik jari.

Gen ini mempengaruhi pola garis, lekukan dan pori-pori pada kulit ujung jari dan kaki. Selain gen, DNA juga mempengaruhi sidik jari.

DNA individu adalah unik dan berbeda, bahkan pada kembar identik. Perbedaan DNA ini juga berkontribusi terhadap variasi pola sidik jari.

Inilah sebabnya mengapa orang kembar identik sekalipun mempunyai sidik jari yang berbeda. Studi tersebut menemukan bahwa kemungkinan anak kembar memiliki sidik jari yang identik hanya 1 dari 64 miliar.

 

3. Dampak lingkungan

Di dalam kandungan, pergerakan janin, tekanan darah ibu, nutrisi, kadar oksigen, posisi janin, kekentalan cairan ketuban dan faktor lainnya mempengaruhi pembentukan sidik jari. Faktor-faktor ini bersifat acak dan tidak berulang sehingga menghasilkan pola sidik jari yang unik.

Perbedaan tekanan rahim pada jari tangan dan kaki seiring perkembangan janin juga menimbulkan pola sidik jari yang berbeda pada setiap jari tangan. Gerakan janin dapat mempengaruhi sidik jari.

Tekanan dari gerakan ini dapat mengubah bentuk epidermis.

4. Sidik jari tidak dapat diubah

Pada dasarnya sidik jari merupakan bagian yang dapat membedakan seseorang dengan orang lainnya. Pola cincin utama dan lingkaran pada sidik jari terbentuk 3 kali sebelum lahir, sehingga tidak berubah.

Meskipun jari Anda mungkin rusak dan bentuk jari akan hilang, namun jari tersebut akan kembali dalam waktu satu bulan, sehingga tidak akan hilang.

5. Jari manusia mirip dengan koala

Setiap sidik jari Anda tampak unik. Namun ternyata sidik jari manusia mirip dengan sidik jari hewan seperti koala sehingga membuatnya memiliki tampilan fisik yang unik.

Ada contoh evolusi konvergen yang mengakibatkan koala memiliki sidik jari yang hampir identik dengan sidik jari manusia. Tentu saja persamaan tersebut tidak sepenuhnya sama, sehingga masih terdapat perbedaan antara sidik jari manusia dan sidik jari koala.

(Tiffany)

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *