Mon. May 27th, 2024

6 Fakta Menarik Oumuamua yang Sempat Dikira Kapal Alien

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Omuamua merupakan asteroid antarbintang pertama yang mengunjungi tata surya. Asteroid ini ditemukan pada tahun 2017. Asteroid tersebut langsung menarik perhatian para ilmuwan dan astronom.

Disebut juga “kapal alien” karena bentuknya yang istimewa. Omuamua memiliki bentuk yang khas, berupa batuan yang panjang dan datar.

Benda ini bergerak dengan kecepatan hiperbolik 26 km/s (16 mi/s). Arah gerak Oumuamua berada di dekat puncak tata surya, kemungkinan besar merupakan arah dari benda-benda di luar tata surya.

Omuaamua adalah objek pertama yang dilihatnya terbang masuk dan keluar tata surya. Meskipun Oumuamua bergerak secepat komet, namun ia tidak dianggap sebagai komet.

Kecurigaan ini muncul karena Omuamua tidak meninggalkan jejak gas maupun ekor komet. Namun berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan Jennifer Bergner dan Darryl Seligman, asisten profesor astrokimia di Universitas Berkeley, Omuamua telah ditentukan sebagai sebuah komet.

Ia menjelaskan, komet tersebut akan melakukan perjalanan melalui medium antarbintang dan dimatangkan oleh sinar kosmik. Berikut fakta menarik Oumuamu yang dikutip dari NASA Science, Jumat (29/3/2024).

1. Ia tidak berputar mengelilingi matahari

Omuamua pertama kali diamati oleh Robert Verrick pada Oktober 2017 di Observatorium Haleakala di Hawaii. Benda tersebut ditemukan pada jalur hiperbolik yang luar biasa dengan kecepatan 26 km per detik berdasarkan perhitungan Matahari.

Oumumua berputar sangat cepat berlawanan arah dengan orbit planet-planet di tata surya, artinya ia masuk dan keluar lagi. Berdasarkan data tersebut, dapat dipastikan benda luar angkasa tersebut tidak berasal dari Tata Surya, karena tidak mengorbit Matahari.

2. Ia dapat menentukan kecepatan dan arahnya sendiri

Saat pertama kali ditemukan, Omuamua diduga merupakan pesawat alien karena dapat mengatur pergerakannya sendiri. Selain itu, benda ini dapat berubah arah seolah-olah ada pengontrol di dalamnya.

Namun menurut pandangan lain, hal itu bisa jadi disebabkan oleh padatnya kandungan hidrogen di Omuamua. Isi di dalamnya bisa meledak dan seolah-olah mengendalikan kecepatan dan arahnya sendiri.

3. Teleskop Spitzer tidak mendeteksi

NASA melakukan pengamatan lebih lanjut terhadap Omuaamu menggunakan teleskop Spitzer, tetapi tidak menemukan apa pun. Padahal, Spitzer berpotensi mendeteksi dan memberikan petunjuk penting tentang objek luar bumi tersebut.

David Trilling, astronom di Northern Arizona University, menjelaskan alasan Spitzer tidak mendeteksi O’Muamua adalah karena ukurannya yang terlalu kecil.

4. Pernah tergolong komet dan asteroid

Saat pertama kali diamati, Omuamua tergolong komet. Namun jika dilihat lebih jauh, tidak ada tanda-tanda gas atau ekor komet tersebut saat bergerak, sehingga para ilmuwan mengklasifikasikannya sebagai asteroid.

Namun banyak ilmuwan yang masih meragukan statusnya sebagai asteroid. Penyebab utamanya adalah ukuran Omuamua yang diperkirakan memanjang karena sebagian besar asteroid berbentuk bulat dan lebar.

5. Asal Usul Omuaamua

Perhitungan awal orbit, dikutip dari laman Space, Jumat (29/3/2024), menunjukkan Omuamua berasal dari perkiraan arah bintang Vega di konstelasi utara Lyra. Namun, objek antarbintang menempuh perjalanan yang lama.

Bahkan dengan kecepatan 26,4 kilometer per detik. Selain itu, masih ada tanda tanya besar mengenai ukuran tubuhnya.

Omuaamua terlihat sebagai titik cahaya putih di luar angkasa, namun rotasinya yang unik membuat para ilmuwan percaya bahwa benda luar angkasa ini berbentuk oval.

6. Omuaamua bergerak dengan energi matahari

Peneliti Harvard percaya bahwa Omuamua adalah pesawat luar angkasa alien yang ditenagai oleh energi matahari. Ini adalah objek antarbintang pertama yang diamati yang menunjukkan percepatan non-gravitasi akibat efek tekanan radiasi matahari.

Saat sinar matahari menyinari permukaan Omuamua, ia memberikan tekanan kecil yang mendorong benda tersebut. Tekanan ini bervariasi menurut ukuran dan komposisi omuamua.

Selain itu, es di permukaan Omuamua dapat menyublim (langsung berubah wujud padat menjadi gas) jika terkena panas matahari. Gas yang keluar ini dapat menambah daya dorong tambahan pada benda tersebut.

(tiffany)

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *