Sun. Jun 16th, 2024

Air Laut Sempat Surut usai Gempa Garut, Kata Warga Pesisir Selatan

matthewgenovesesongstudies.com, Garut – Gempa berkekuatan 6,5 SR yang melanda Garut, Jawa Barat pada Sabtu malam (27/4/2024) disebut tidak mengganggu aktivitas pariwisata di kawasan pesisir selatan Garut.

Kondisi laut yang dinilai normal pasca bencana gempa berkekuatan 6,5 SR memberikan rasa aman bagi pengunjung wisata, meski ada pula yang lebih memilih untuk mudik sesuai rencana.

Kondisi (pantai) sayangnya sudah tidak ada lagi, airnya kering tapi sudah meninggi, tidak ada tanda-tanda tsunami, pengunjung jalan aman, kata Bripka Fasial, anggota Polsek Pameungpeuk, dilansir Antara. gempa berkekuatan 6,5 SR, Minggu (28/4/2024).

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ia mengimbau seluruh pengunjung wisata pantai selatan Garut, termasuk masyarakat setempat, untuk tetap berhati-hati dan berhati-hati.

Hal senada juga diungkapkan Bedi Jubaedi, anggota Polsek Pameungpeuk lainnya. Menurut dia, pascagempa Garut berkekuatan 6,5 SR terjadi, kondisi air laut kembali normal, dan tidak menunjukkan adanya ancaman tsunami.

Alhamdulillah gempa ini tidak ada kerusakan karena air laut datang kembali secara tidak sengaja, tidak menimbulkan tsunami, kalau ada tsunami pasti ada (gelombang air) di tengahnya, jelasnya.

Nurdin, wisatawan asal Kecamatan Karangpawitan, Garut, lebih memilih pulang lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Tadi malam getarannya cukup kuat, meski kami berada di luar pantai, kami semua khawatir lebih baik pulang,” ujarnya.

Beruntung gempa berkekuatan 6,5 SR tersebut tidak menimbulkan tsunami. Bagi sebagian wisatawan, memilih meninggalkan laut lebih awal adalah cara terbaik bagi mereka.

“Agar lebih aman, kami putuskan pulang pagi, dan awalnya kami pulang,” ujarnya.

 Lihat video unggulan ini:

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *