Thu. May 23rd, 2024

Cari Tahu Potensi Pasanganmu Berselingkuh dari Tipe Kepribadian MBTI

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Perselingkuhan merupakan masalah serius yang dapat menghancurkan hubungan dan menimbulkan penderitaan bagi semua pihak yang terlibat. Untungnya, Anda bisa menilai peluang Anda untuk selingkuh dengan mengetahui tipe kepribadian MBTI pasangan Anda.

Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) adalah alat yang digunakan untuk memahami kepribadian seseorang. MBTI didasarkan pada kesukaan, kesukaan, ketidaksukaan, kekuatan dan kelemahan seseorang.

Isabel Briggs Myers dan ibunya Catherine Briggs mengembangkan MBTI berdasarkan teori psikiater Carl Jung.

Jung mengidentifikasi empat tipe kepribadian: Ekstraversi (E) dan Introversi (I): Cara seseorang berinteraksi dengan dunia luar. Sensasi (S) vs Intuisi (N): Cara seseorang memahami informasi. Berpikir (T) vs. Perasaan (P): Cara seseorang mengambil keputusan. Judgement (J) dan Perception (P): Cara seseorang berinteraksi dengan dunia luar.

Kombinasi keempat tipe ini menghasilkan 16 tipe MBTI yang berbeda.

Dalam laporan Best Life, ada 5 tipe MBTI yang mudah ditipu. 1. ESFJ

Sebuah survei yang dilakukan oleh aplikasi kencan So Syncd menemukan bahwa orang dengan tipe kepribadian ESFJ (ekstrovert, sensitif, jujur, dan reflektif) lebih cenderung selingkuh.

Dalam survei terhadap 1.000 pengguna, 38% ESFJ mengaku berselingkuh. Jessica Alderson, pendiri So Syncd dan pakar hubungan, mengaitkan hal ini dengan keinginan ESFJ untuk terhubung dengan orang lain.

Seperti yang dijelaskan Alderson, ESFJ adalah: ketika mereka tidak bahagia dan tidak diterima dalam suatu hubungan, mereka cenderung berbuat curang. Karena kepribadiannya yang ramah, bertemu orang baru sangatlah mudah.

Menurut survei So Syncd, tipe kepribadian ESFP (Extroverted, Sensory, Feeling and Perceive Oriented) yang kedua adalah yang paling menipu.

Berbeda dengan ESFJ, ESFP lebih berpendirian keras daripada menghakimi, sehingga membuat mereka fleksibel dan mudah beradaptasi.

Berdasarkan survei, 33% ESFP mengaku pernah berselingkuh. Alderson menjelaskan bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh keinginan ESFP untuk “hidup pada saat ini” apapun konsekuensinya.

“ESFP selalu mencari pengalaman baru dan tertarik pada aktivitas,” kata Alderson.

Tipe kepribadian ESTP dikenal dengan kepribadian ekstrover, spontan, dan sensasional.

Menurut Sandra Myers, pakar hubungan dan pendiri Select Date Society, ESTP suka mencari kesenangan dan mudah bosan dengan rutinitas.

Sifat mereka yang spontan dan impulsif dapat membuat mereka mengambil keputusan yang terburu-buru bahkan dalam hal hubungan.

Seperti yang dijelaskan Myers, ESTP adalah: Berorientasi pada tindakan dan bertindak tanpa banyak berpikir. Impulsif dan mudah tergoda dengan hal-hal baru. Ini mungkin melibatkan rayuan dan lelucon, namun belum tentu selingkuh.

Satu-satunya tipe introvert dalam daftar ini, INTJ juga bersifat intuitif, bijaksana, dan suka menghakimi. Berbeda dengan ekstrovert, INTJ tidak menyukai norma dan aturan sosial seperti monogami dan pernikahan.

Menurut pakar kencan dan hubungan Callisto Adams, INTJ mungkin tidak setuju dengan konstruksi masyarakat seputar hubungan. Hal ini bisa membuat mereka berpikir tentang perselingkuhan atau menyerah pada “pikiran nakal” pasangannya.

Saat terjadi perselingkuhan, INTJ bisa dengan halus menunjukkan tanda-tandanya. Anda mungkin menjadi menarik diri secara emosional atau kurang kasih sayang.

Adams menjelaskan bahwa INTJ adalah orang yang cerdas, sehingga mereka cenderung menunjukkan tanda-tanda ketidaksadaran daripada kekurangan yang terlihat jelas, seperti membawa pulang parfum orang lain.

Orang dengan tipe kepribadian ENFP dikenal sebagai orang yang supel, keren, dan sosial.

Menurut Shashank Verma, pendiri Reboot Love Life, kombinasi ekstroversi, intuisi, dan perasaan membuat ENFP menawan, supel, dan tidak suka mengikuti aturan.

Sifat-sifat positif ini membantu ENFP dengan mudah bertemu orang baru dan mendapatkan banyak teman.

Namun, sifat-sifat ini juga dapat meningkatkan risiko perselingkuhan: ENFP tidak suka berfokus pada satu orang, sehingga mereka mungkin merasa bahwa pasangannya bukanlah prioritasnya. Mencoba membujuk seorang ENFP berisiko menyebabkan dia memberontak dan berbuat curang.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *