Mon. May 27th, 2024

ChatGPT Makin Personal dengan Memori Digital, Bisa Ingat Percakapan dan Buat Interaksi Lebih Intim

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – ChatGPT, chatbot atau chatbot yang dikembangkan oleh OpenAI kini lebih canggih dan personal dengan kemampuan barunya.

Kini chatbot AI ChatGPT OpenAI dapat mengingat percakapan atau interaksi sebelumnya dengan Anda, dan menggunakannya sebagai referensi untuk percakapan di masa mendatang.

Hal ini berkat “memori digital” yang diperkenalkan oleh OpenAI, dimana teknologi ini memungkinkan chatbot OpenAI mengingat informasi tentang Anda dan percakapan selama percakapan berlangsung.

Fitur memori digital ini bertujuan untuk menjadikan ChatGPT lebih personal dan ramah pengguna, serta membuat Anda seolah-olah sedang berbicara dengan teman atau kenalan.

Menurut The Verge, (15/2/2024), memori digital ChatGPT bekerja dalam salah satu dari dua cara, memberi tahu chatbot untuk mengingat sesuatu yang istimewa tentang Anda.

Misalnya apakah Anda selalu menulis kode dengan JavaScript, mengingat nama atasan Anda saat mengirim email, atau apakah chatbot ini dapat mengingat alergi anak Anda terhadap suatu hal.

Cara lainnya adalah ChatGPT dapat mengumpulkan detail ini seiring berjalannya waktu, menyimpan informasi tentang Anda, dan merespons secara langsung bila diminta.

Selain itu, setiap GPT khusus yang Anda gunakan memiliki memorinya sendiri. OpenAI memberikan contoh, ketika GPT Books diaktifkan, maka secara otomatis mencantumkan judul dan genre buku yang telah dibaca dan disukai.

Fitur dalam memori OpenAI untuk mengidentifikasi pengguna mungkin tampak mengejutkan, namun kenyataannya banyak perusahaan teknologi menggunakan pendekatan ini.

Banyak layanan dan platform media sosial menggunakan hal serupa untuk mempelajari kebiasaan penjelajahan web pengguna, seperti apa yang mereka sukai, penelusuran di situs e-commerce, dan banyak lagi.

Berdasarkan data tersebut, perusahaan akan membuat profil dari waktu ke waktu, untuk kemudian dipresentasikan kepada pengiklan.

Menurut OpenAI, pengguna diberi kendali atas memori ChatGPT dan sistem dilatih untuk tidak mengingat hal-hal sensitif seperti informasi kesehatan Anda.

“Anda selalu dapat bertanya kepada ChatGPT apa yang diketahuinya tentang Anda, dan memberitahu bot untuk melupakan atau menghapus sesuatu menggunakan menu Kelola Memori Digital,” kata perusahaan itu.

OpenAI juga memperkenalkan fitur obrolan sementara sebagai bagian dari Mode Penyamaran, sebuah cara bagi pengguna untuk mengobrol tanpa memengaruhi memori ChatGPT pada Anda.

Secara default, memori digital akan diaktifkan, dan OpenAI mengatakan fitur ini akan digunakan untuk melatih modelnya di masa depan.

Untuk saat ini, fitur tersebut masih sebatas uji coba dan terbuka untuk “sejumlah kecil” pengguna.

Namun, tidak lama lagi fitur memori digital ini akan menjadi bagian mendasar dalam cara kita berinteraksi dengan ChatGPT, baik atau buruk.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *