Thu. Jun 20th, 2024

Elon Musk PHK 285 Karyawan Tesla di New York AS

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta Perusahaan mobil ternama Amerika, Tesla, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 285 karyawannya di Negara Bagian New York.

Dikutip CNBC International, Kamis (18/4/2024), penangguhan Tesla merupakan bagian dari restrukturisasi umum, menurut pemberitahuan WARN yang dikeluarkan kepada negara.

Karyawan Tesla diketahui banyak yang bekerja di pabrik perusahaannya di Buffalo dan karyawan lainnya bekerja di beberapa toko ritel dan pusat layanan di kawasan tersebut. Awal pekan ini, CEO Tesla Elon Musk mengirimkan memo perusahaan yang mengatakan pembuat mobil listrik akan memberhentikan lebih dari 10% tenaga kerja globalnya. Alasan Tesla

Tesla membagikan sedikit rincian tentang PHK tersebut selain sebagai pengingat bahwa PHK tersebut “akan membantu mempersiapkan perusahaan untuk fase pertumbuhan berikutnya.”

PHK yang diumumkan di Buffalo termasuk pengurangan 14% di New York.

 

Pada tahun 2017, Tesla mengakuisisi pabrik di Buffalo setelah mengakuisisi SolarCity senilai $2,6 miliar.

Akuisisi Tesla atas SolarCity telah banyak dikritik sebagai dana talangan bagi perusahaan tenaga surya yang sedang kesulitan dan memiliki hubungan dekat dengan CEO dan dewan direksi Tesla.

Elon Musk mendanai dan mendirikan SolarCity bersama sepupunya, Lyndon dan Peter Rife, dan menjadi ketua dewan direksi perusahaan.

Perusahaan Musk lainnya, seperti SpaceX, telah membeli obligasi SolarCity, dan jika perusahaan tersebut bangkrut, mereka akan kehilangan investasinya.

 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *