Mon. May 27th, 2024

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Meta, perusahaan induk WhatsApp, terus memperkenalkan fitur-fitur baru pada aplikasi perpesanan terpopuler di dunia tersebut.

Kini, banyak fitur baru WhatsApp yang disebut-sebut dapat melindungi privasi pengguna, seperti memblokir gambar profil.

Selain itu, Meta menguji indikator menyeluruh untuk memberi tahu pengguna apakah percakapan mereka sehat atau tidak.

Nah, kali ini pihak WhatsApp berupaya melindungi pengguna dengan meningkatkan fungsi kunci aplikasinya.

Mengutip WABetaInfo dari Android Authority, Rabu (20/3/2024), pembaruan WhatsApp 2.24.6.20 akan menghadirkan opsi untuk membuka aplikasi.

Opsi untuk membuka kunci WhatsApp mencakup sidik jari, ID Wajah, atau kode sandi seluler.

“Saat pengguna memasukkan kunci aplikasi, mereka dapat menggunakan jari, wajah, atau gerakan khusus untuk membuka WhatsApp,” kata WABetaInfo.

Jika benar fitur ini akan diperkenalkan di WhatsApp, ponsel dengan sensor biometrik yang rusak atau tidak berfungsi dapat membuka kunci perangkat menggunakan metode lain.

WhatsApp saat ini menawarkan dua cara untuk menyimpan obrolan dan aplikasi, yang pertama adalah kunci aplikasi, dan yang kedua adalah kunci obrolan untuk percakapan tertentu.

Jika ingin menyimpan beberapa percakapan, pengguna perlu membuka kuncinya dengan jari atau wajah.

Pembaruan WhatsApp tampaknya hanya berfungsi dengan kunci aplikasi, bukan kunci obrolan. Belum diketahui apakah ini akan diperkenalkan nanti.

Saat ini, pembaruan hanya tersedia untuk beberapa penguji beta dengan harapan dapat diluncurkan ke lebih banyak pengguna dalam beberapa hari mendatang.

Namun, pengguna telah diperingatkan untuk tidak menginstal pembaruan beta ini karena beberapa mengalami crash setelah membuka aplikasi.

Sebaliknya, penguji beta WhatsApp disarankan untuk menunggu pembaruan di masa mendatang, yang mungkin dapat memperbaiki masalah ini.

WhatsApp memperkenalkan fitur baru untuk pengguna Android. Dengan fitur baru WhatsApp ini, pengguna Android akan melihat opsi pemeriksaan keamanan yang dapat digunakan.

Rilisnya fitur baru terkait opsi pencarian di WhatsApp untuk pengguna Android terungkap karena WhatsApp Beta dirilis ke penguji beta dengan fitur tersebut.

Alasan hadirnya WhatsApp baru ini adalah pengguna WhatsApp dan Android bisa mengunci aplikasi perpesanan dengan cara berbeda. Dimulai dengan sidik jari, pengenalan wajah, atau kode sandi telepon.

Ia mengutip artikel Android Topics, Selasa (19/3/2024), sebelum WhatsApp diizinkan mengunci aplikasi melalui otentikasi biometrik. WhatsApp membatasi pengguna yang memilih tindakan keamanan lain di perangkat mereka.

Kini, dengan fitur baru yang dikatakan akan segera hadir ini, WhatsApp berupaya memperkuat keamanan aplikasinya, dan fitur keamanan tersebut tersedia di berbagai jenis perangkat.

Penambahan sistem identitas yang aman merupakan perkembangan penting untuk melindungi privasi pengguna dan informasi pribadi mereka.

Dengan berbagai metode otentikasi, orang yang tidak memiliki izin mengakses akun seseorang tidak dapat mengakses akun WhatsApp lain tanpa sepengetahuannya.

Selain itu, fitur baru ini akan membantu pengguna yang sensor biometrik ponselnya rusak atau bermasalah untuk dapat mengakses WhatsApp secara pribadi.

WhatsApp telah memikirkan cara lain seperti kode sandi perangkat. Dengan begitu, orang yang mengalami masalah serupa tetap bisa mengakses akunnya dengan aman.

Namun, untuk saat ini, dengan versi terbaru, pembaruan dapat menyebabkan perangkat mogok bagi beberapa pengguna. Oleh karena itu, pengguna tidak disarankan untuk menginstal WhatsApp versi beta ini.

Sebab, kemungkinan model ini tidak mendukung semua jenis perangkat. Pengguna harus menunggu pembaruan besar berikutnya yang mungkin datang dan memberikan jawaban atas kerusakan tersebut.

Lalu kapan fitur ini akan hadir untuk semua pengguna? Saat ini pengguna pengujian beta yang telah menginstal pembaruan terbaru dari Google Play Store dapat mengakses fitur ini.

Setelah diaktifkan, fitur biometrik seperti Face ID, Touch ID, atau PIN harus digunakan untuk masuk ke perangkat menggunakan fitur kunci aplikasi.

Jika pengguna khawatir tidak mengizinkan orang mengunggah konten dan informasi pribadi mereka, pembaruan ini bagus dan bermanfaat bagi mereka.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *