Wed. May 22nd, 2024

Gigi Hadid Pakai Gaun Korset yang Dibuat Selama 13.500 Jam dan Zendaya Comeback di Met Gala 2024

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Sejumlah selebriti tampak mencuri perhatian di Met Gala 2024 yang digelar di Metropolitan Museum of Art, New York, Amerika Serikat (AS) pada Senin 6 Mei 2024 waktu setempat, termasuk Zendaya dan Zendaya kembali sukses mencuri perhatian di karpet merah setelah hampir lima tahun absen di Met Gala.

Kini aktris berusia 27 tahun itu hadir tak hanya sebagai tamu tetap tapi juga sebagai co-chair untuk pertama kalinya, sesuai dengan judul dress codenya, “The Garden of Time”, Zendaya memastikan gaunnya serasi. temanya.

Aktris ‘Euphoria’ bekerja sama dengan stylist dan kolaborator dekat Law Roach menghadirkan dua penampilan elegan di Met Gala 2024 dalam pakaian pertamanya, Zendaya tampil sebagai penjahat dongeng di Maison Margiela Artisanal karya John Galliano.

Untuk mewujudkan tampilan tersebut, Zendaya mengenakan gaun Dior tahun 1999. Gaun one-shoulder ini menampilkan rok panjang bergaris diagonal berwarna biru royal dan hijau zamrud.

Uniknya, gaun tersebut dihiasi buah-buahan yang digantung di salah satu sisi pinggangnya. Sedangkan untuk riasan wajahnya, Zendaya menggunakan riasan yang sangat bold dan memakai lip gloss berwarna merah tua dengan sentuhan warna coklat

Tak hanya itu, Zendaya kembali membuat heboh di Met Gala 2024 dengan mengenakan gaun hitam glamor dan kembali tampil di penghujung malam. Ia mengenakan gaun korset strapless dengan lengan panjang di bahu dan rok penuh yang hampir menutupi panjang tangga Met Gala.

Gaun tersebut juga merupakan karya lama John Galliano tahun 1996. Ia melengkapi penampilannya dengan hiasan kepala rancangan Philip Treacy untuk Alexander McQueen pada tahun 2006. Dalam balutan gaun hitam tersebut, Zendaya hanya menggunakan riasan natural dengan alis biru.

Yang tak kalah menarik adalah penampilan Gigi Hadid yang tak pernah absen di Met Gala dari tahun ke tahun. Tahun ini dia mengenakan gaun cantik rancangan Thom Browne. Thom Browne mengatakan di akun Instagram-nya bahwa model papan atas itu mengenakan gaun korset putih yang disulam khusus dengan lebih dari dua juta manik-manik mikrobogle putih.

“Merupakan suatu kehormatan melihat Gigi menjadi hidup. Dia adalah bakat sejati yang bersinar. Saya ingin penampilannya mewujudkan kerapuhan dan karya luar biasa yang Anda lihat di pameran Andrew [Bolton], yang mekar di karpet dan di Metropolitan Museum Seni,” kata Brown tentang Hadid. .

Menurut Vogue, gaun ini dibuat dengan sangat fokus pada setiap detailnya. Keseluruhan tampilan membutuhkan waktu lebih dari 13.500 jam bagi tim yang terdiri lebih dari 70 orang untuk membuat keseluruhan gaun dengan tangan, dan akan disimpan di arsip permanen Brown setelah Met Gala pada tahun 2024.

Tim yang terdiri dari 40 orang membutuhkan waktu 8.500 jam untuk menyulam lapisan luarnya saja. Gaun korset juga memiliki keahlian yang mengesankan; Sebuah tim yang terdiri dari 20 pengrajin menghabiskan 5.000 jam menyulam 2,8 juta manik-manik tabung mikro pada gaun tersebut.

Sementara itu, pengunjuk rasa pro-Palestina berdemonstrasi di dekat Met Gala 2024 di Metropolitan Museum of Art, New York, Amerika Serikat (AS), Senin 6 Mei 2024 waktu setempat. Diketahui, lebih dari seribu pengunjuk rasa mencoba memasuki museum, menjelang acara fashion dan sosial besar Most of Vogue.

Menurut New York Post, pada Selasa (7/5/2024), sekelompok pengunjuk rasa lainnya yang berasal dari Hunter College membakar bendera di depan 177th Infantry Memorial di Central Park. Selain itu, mereka membuat coretan “Gaza” dalam huruf hitam besar dan menutupinya dengan stiker bertuliskan “Hentikan Genosida. Akhiri Apartheid. Bebaskan Palestina,” menurut sumber Kepolisian Regional New York.

Pihak berwenang menangkap sekitar dua lusin orang dalam insiden tersebut, namun tidak mampu mengendalikan massa yang terus bergerak menuju Met Gala. Kerumunan yang semakin banyak bergerak ke utara di Fifth Avenue, memblokir lalu lintas di sepanjang jalan, sebelum polisi menghentikan mereka di East 79th Street Transverse, Central Park.

“Buka, buka, kami tidak akan berhenti, kami tidak akan berhenti,” teriak para pengunjuk rasa sambil mengibarkan bendera Palestina dan mengenakan penutup kepala berwarna kopi.

Meskipun bertujuan untuk mengadakan acara besar yang tampaknya telah lama menjadi sasaran protes, para pengunjuk rasa tidak dapat mencapai museum seni ikonik tersebut karena hambatan polisi. “Apakah itu permadani?” kata salah satu pengunjuk rasa bertanya kepada temannya. “Oh tidak, tapi kami sangat dekat.”

Polisi berhasil mengalihkan kerumunan pengunjuk rasa ke Central Park sebelum memblokir pintu keluar, tempat kelompok tersebut ditahan sebentar. Namun, ratusan di antaranya terus bergerak ke utara menuju Museum Seni Metropolitan.

Para pengunjuk rasa berhasil keluar dari taman dan masuk ke area liputan Met Gala. Namun puluhan petugas polisi membentuk barisan dan menjauh dari dua baris departemen untuk mencegah mereka mendekati lokasi Met Gala. Protes tersebut berhasil diredam dan ditangkap oleh NYPD.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *