Tue. Jun 25th, 2024

Hermes Digugat Pelanggan karena Praktik Jual Tas Birkin Kelewat Eksklusif

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Gugatan telah diajukan terhadap rumah mode mewah Hermès dengan tuduhan melakukan “praktik bisnis tidak adil” dalam penjualan koleksi tas Birkin miliknya. Penggugat California menuduh bahwa Hermès mengharuskan pelanggan untuk membeli “barang tambahan” lainnya untuk membeli tas Birkin.

Mengutip laman New York Post Kamis 21 Maret 2024, para pecinta tas Hermès bisa berbelanja barang lain seperti sepatu, syal, ikat pinggang, perhiasan, dan perlengkapan rumah untuk mendapatkan kesempatan membeli tas tangan impiannya. untuk membeli produk tersebut. Koleksi tas tersedia dalam warna, ukuran, dan bahan habis pakai terbatas yang hanya tersedia di butik Hermès.

Keluhan tersebut menyatakan bahwa untuk diperbolehkan membeli Birkin, pelanggan harus memiliki “riwayat pembelian yang memadai” dengan merek Prancis tersebut. Setelah hal itu tercapai, Birkins ditawarkan kepada “pelanggan yang dianggap memenuhi syarat” yang diduga tidak dipajang di toko, menurut pengaduan tersebut.

“Popularitas tas Birkin yang unik, permintaan yang luar biasa, dan pasokan yang rendah memberikan para Tergugat kekuatan pasar yang luar biasa,” tulis para pengacara dalam gugatannya.

Gugatan yang diajukan pada Selasa, 19 Maret 2024, menuduh dugaan praktik “keterikatan” Hermès melanggar undang-undang antimonopoli AS. Gugatan tersebut juga menuduh rumah mode tersebut merancang sebuah “konspirasi” untuk menggunakan kekuatan pasarnya untuk menaikkan harga Birkin dan meningkatkan keuntungan. di dalam

Lebih lanjut, penggugat menekankan struktur kompensasi bagi penjual. Mereka dilaporkan tidak menerima komisi dari Birkins dan menerima komisi dari penjualan tas “ekstra” dan non-Birkin.

Komisi Perdagangan Federal mengatakan penjualan “paket” seperti itu dapat membatasi pilihan pembeli. Sekalipun pembeli ingin membeli satu produk, perlu dibeli produk sekunder yang mungkin kurang diminati, sehingga pembeli tidak boleh membeli kecuali jika diperlukan.

Salah satu penggugat, Tina Cavalleri, mengklaim dia “dipaksa” membeli barang lain senilai “puluhan ribu dolar” dari merek tersebut untuk membeli Birkin. Namun, ketika dia bertanya tentang kemungkinan membeli tas ikonik tersebut pada tahun 2022, dia mengaku diberitahu bahwa tas tersebut hanya akan dijual kepada “pelanggan yang secara konsisten mendukung bisnisnya”.

Sementara penggugat lainnya, Mark Greenoga, mengaku beberapa kali mencoba membeli tas Birkin pada tahun lalu. Namun, rekan penjualan saya menyarankan saya untuk membeli produk Hermes lainnya terlebih dahulu untuk mendapatkan tas tersebut. Penggemar Hermes berspekulasi bahwa inilah cara untuk mendapatkan Birkin.

Menurut beberapa perkiraan, harga tas Birkin sekitar US$10.000 atau setara Rp157 juta dan membutuhkan waktu beberapa tahun untuk mendapatkannya. Bahkan ada rumor tentang daftar klien potensial, namun menurut Vogue, hal tersebut tidak pernah terwujud. di dalam

Namun merek ultra-mewah tersebut menyangkal praktik bisnis yang oleh penggugat disebut sebagai perilaku anti-kompetitif dan ikatan. “Hermès melarang keras penjualan produk tertentu sebagai syarat pembelian produk lain,” kata rumah mode tersebut sebelumnya kepada Business of Fashion.

Namun, CEO Hermès Axel Dumas sebelumnya mengungkapkan bahwa butik tersebut hanya memeriksa calon pembeli dan menjual tas kepada pelanggan “asli”, lapor outlet tersebut. Peningkatan pengawasan terhadap pelanggan terjadi di tengah upaya untuk menindak pasar penjualan kembali barang-barang mewah, sebuah bisnis senilai $50 miliar. Itu karena pengecer menawarkan pelanggan setianya kesempatan untuk melewatkan waktu menunggu lama untuk membeli tas idaman mereka.

Sebelumnya, Hermès juga menjadi perbincangan hangat di dunia maya setelah menjual barang dengan harga selangit. Merek fesyen mewah asal Prancis itu menjual amplop kertas tersebut dengan harga sekitar US$125 atau setara Rp1,9 juta.

Dikutip dari New York Post, Kamis 4 Januari 2024 Merek mewah ini menawarkan beragam alat tulis dengan harga menggelikan. ​Dimensi amplop kertas oranye Hermès A5 adalah panjang 21 x lebar 14,8 cm.

Amplopnya terbuat dari sutra. Informasi di halaman tersebut juga menyatakan bahwa amplop Perancis dapat digunakan kembali atau didaur ulang.

Situs web Hermès UK menjelaskan: “Kenang-kenangan ini juga dapat dikirimkan sebagai undangan khusus atau surat cinta, mengubah momen spesial menjadi kenangan yang lebih indah.”

Amplop ini dapat ditemukan di menu “Petit Ache” di situs resmi Hermès. Ada total 154 item yang tersedia di menu. Misalnya, Compact Mirror berharga £1.780 (Rp35 juta) dan MM Photo Album berharga £780 (Rp15,3 juta), hingga band teratas. – Aksesoris pendukung £135 (6 juta rupiah).

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *