Fri. Jun 14th, 2024

Intel Luncurkan Lunar Lake, Prosesor AI PC Generasi Terkini dengan Performa Gahar Tapi Efisien Daya!

matthewgenovesesongstudies.com, Taipei – Intel baru saja menggemparkan dunia teknologi dengan memperkenalkan chip barunya, Lunar Lake. Diumumkan pada acara Intel Technology Tour di Taipei, Taiwan, Lunar Lake diharapkan menjadi chip paling kuat di pasaran saat ini.

Lunar Lake adalah generasi terbaru dari prosesor AI PC mereka dan langkah Intel berikutnya dalam memimpin pengalaman AI pada perangkat seluler seperti laptop.

“Kita semua tahu bahwa AI mengubah dunia, memberi kita alat canggih yang memiliki dampak besar pada cara kita bekerja, hidup, dan bermain,” kata Michelle Johnston Holthaus, wakil presiden dan manajer umum Intel’s Client Computing Group.

Dengan pemikiran ini, Intel berfokus untuk menghadirkan AI ke produk konsumen, mulai dari router hingga pusat data. Perusahaan mengklaim bahwa chipset AI PC-nya dapat membantu konsumen dan perusahaan memanfaatkan potensi AI sepenuhnya.

“Prosesor Lunar Lake yang kecil namun bertenaga ini menghadirkan kinerja x86 yang tak tertandingi dan pengurangan daya SoC sebesar 40 persen dengan teknologi “pulau populasi sekunder berdaya rendah”,” jelasnya.

Chipset Lunar Lake juga mengalami peningkatan signifikan pada kinerja inti karena hadirnya pembaruan “LionCode P-Core” dan “SkyMont E-Core”, sehingga sangat hemat energi.

“Bagi pecinta grafis, Chandra Lake siap memanjakan Anda dengan kemampuan grafis 1,5 kali lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya,” jelas Mitchell.

Peningkatan ini merupakan kabar baik. Intel memperkirakan bahwa 40 persen pengembang akan menjalankan beban kerja mereka pada GPU pada tahun 2025.

“Tahun depan, Intel Core Ultra akan menghadirkan AI pada lebih dari 230 desain dari produsen laptop dan PC di seluruh dunia. Pada tahun 2028, AI akan menguasai 80 persen pasar PC,” jelasnya.

Selain itu, Lunar Lake menawarkan performa AI yang luar biasa. “Platform ini mampu menyediakan platform 120 TOPS, NPU 48 TOPS, dan skalabilitas perangkat lunak yang tak tertandingi,” jelas Mitchell.

Tak hanya fokus pada performa, Intel menggandeng lebih dari 20 mitra untuk memperkenalkan 80 laptop berdesain unik, seperti Acer, Asus, Dell, Compal, dan Wistron.

Intel tidak lupa menekankan komitmennya terhadap keberlanjutan. Proses manufaktur dan rantai pasokannya dirancang untuk meningkatkan masa pakai baterai dan kinerja CPU, NPU, dan GPU secara keseluruhan.

Bagi pengembang, kabar baiknya adalah Intel menyediakan Kit Pengembang PC AI Lunar Lake. Kit ini menawarkan kinerja 120 TOPS pada CPU, GPU dan NPU dan kompatibel dengan prosesor generasi berikutnya.

Dengan segala kelebihannya, Intel optimistis chipset baru ini akan menjadi pemimpin baru dalam performa AI PC.

Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah memperdebatkan pemberian subsidi kepada Intel Corporation sebesar lebih dari 10 miliar dolar atau Rp 157 triliun.

Menurut laporan Bloomberg News yang dikutip Reuters pada Selasa (20/2/2024), pembicaraan sedang berlangsung bahwa paket bantuan Intel akan mencakup pinjaman langsung dan hibah.

Terkait hal ini, Departemen Perdagangan AS, pihak yang mengawasi penyaluran dana CHIPS Act, dan Intel menolak berkomentar.

Sekadar informasi, CHIPS Act merupakan undang-undang yang dirancang untuk meningkatkan daya saing, inovasi, dan keamanan nasional Amerika Serikat.

Departemen tersebut mengumumkan dua hibah CHIPS Act yang lebih kecil, dan Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo mengatakan dia berencana untuk menyediakan sejumlah dana dalam waktu dua bulan untuk program pemerintah senilai $39 miliar guna meningkatkan produksi semikonduktor.

Dana Semikonduktor dimaksudkan untuk mendukung manufaktur chip dan investasi rantai pasokan terkait, dengan penghargaan untuk membantu membangun pabrik dan meningkatkan produksi.

Intel berencana menghabiskan miliaran dolar untuk mendanai pabrik chip di lokasi lamanya di Arizona dan New Mexico, serta lokasi baru di Ohio yang menurut perusahaan Silicon Valley akan menjadi pabrik chip terbesar di dunia.

Namun, Wall Street Journal melaporkan awal bulan ini bahwa Intel berencana menutup pabriknya di Ohio pada tahun 2026 karena perlambatan pasar chip dan lambatnya penyebaran dolar federal.

Tidak jelas apakah masuknya dolar federal tahun ini akan mempercepat rencana tersebut, atau apakah rencana perusahaan manufaktur semikonduktor Taiwan untuk membangun pabrik chip di Arizona juga tertunda.

Micron dan Samsung Electronics juga sedang membangun pabrik chip baru di Amerika Serikat dan telah melaksanakan programnya. 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *